Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
20


__ADS_3

Pelukan hangat yang selama ini yeol rindukan


"Kamu kenapa yeol " Ucap Hwan


" Tak apa " yeol membulatkan Mata saat tangan Hwan membelai pipi Yeol yang basah akan Air mata


" Dari dulu kamu tuh ga pinter bohong " Ucap Hwan " Aku ingin Bicara sama kamu ikut aku " sambil menarik tangan Yeol kesuatu tempat


" Yeol selama ini kamu kemana saja "Tanya Hwan


" Aku ga kemana mana kok tetap disini " jawab Yeol dengan nada dingin


"Kenapa kamu berubah Semenjak pertwmuan pertama kita Kamu seakan akan menghindar dari ku kenapa Yeol " sambil memegang tangan Yeol " Kamu tahu Aku mencari kamu aku seakan gila ketika kamu tak bisa ku temui kemana mana kerumah kamu yang dulupun tak ada kamu tahu aku takut aku sangat takut kehilangan kamu " lirih Hwan sendu memeluk Yeol yang saat itu hanya diam dengan prilaku Hwan


" Sudah cukup hentikan Hwan kita sudah tak bisa lagi bersama semua ini salah "Ucap Yeol dengan nada sedikit meninggi melepaskan pelakan nya hendak bangun dari duduk nya tapi tangan hwan menghentikan pergerakan Yeol


" Apa yang salah yeol tolong jelas kan Apa yang salah dari hubungan kita " Tanya Hwan mengerat kan Pelukan nya


" Kamu udah ga sendiri lagi kita tidak bisa bersama seperti dulu lagi kamu sudah berkeluarga " Yeol meluapkan semua emosi yang ia pendam selama ini


" Yeol yeol Yeoool " Teriak Hwan saat Yeol berlari pergi meninggalkannya


__ADS_1


sekembalinya ketempat penginapan Yeol hanya diam mengurung diri " Tuhan kenapa" tariak Yeol Lia yang mendengar itu berlari menuju kamar Yeol


"Bu ibu tak apa " Wajah yang penuh khawatir


" Aku tak apa Li istirahat lah maf mengganggu" Ucap Yeol berat menahan isakan nya agar Lia tak semakin hawatir karna yeol tahu saat ini lia pasti khawatir dengan keadaan yeol


"Bu kalo ada yang mau ibu bicarakan bicara saja pada ku " ucap lia diluar pintu kamar yeol


" Tak apa aku hanya lelah mau istirahat "


" Baik bu " lia langsung pergi menuju kamarnya


yeol dan lia pun kembali ke Soul kembali ber aktifitas seperti biasa hari Ahir pekan Yeol hanya bersantai nonton tv di rumah nya



" Ngapain kamu kesini " Ucap Yeol dingin


" Aku hanya ingin meluruskan kesalah pahaman kita " Ucap Hwan


"Tidak ada kesalah pahaman antara kita semua sudah jelas"


" Yeol dengar kan dulu kasih kesempatan aku bicara " menunjukan wajah yang penuh harap

__ADS_1


"Baik lah cepat katakan aku tak punya waktu "Ucap yeol dengan nada yang sama


"Dari siapa kamu tahu Bahwa aku sudah Berkeluarga "Tanya Hwan


" Aku melihat nya sendiri di bandara waktu kepulangan mu seorang perempuan menghampirimu dan seorang anak memeluk mu dan dengan jelas nya berkata Dady pada mu " Tutur Yeol mendengar penjelasan Yeol Hwan menarik nafas lalu membuang nya denfan kasar


"Kamu salah paham " tangan Hwan meraih tangan yeol dan menggenggam nya menjelaskan bahwa selama ini Yeol salah paham


" Perempuan yang kamu lihat adalah Kaka sepupu ku dan anak kecil itu adalah Keponakan ku dia memanggilku dengan sebutan dedy karna sedari kecil selalu bersama ku " penjelasan Hwan membuat Hati yeol tenang sebenar nya bahagia karna masih tetap setia tapi yeol harus jaga image nya Hatinya bahagia tapi wajah nya masih datar


" Aku tak percaya orang jelas jelas aku melihatnya " Ucap Yeol merajuk


" Yeol ku mohon percayalah padaku apa perlu aku antar kamu bertemu dengan mereka " memohon memperlihatkan wajah imut nya membuat Yeol tak kuat menahan tawa akhirnya yeol tertawa setelah sekian lama


" Haaaa . Wajah mu jelek haaa" Tawa yeol Hwan yang melihat tawa Yeol tersenyum langsung menarik Yeol kepelukan nya


" Berarti sekarang Kita masih bisa bersama lagikan ho ho " Ucap Hwan


" Ekhm ekhm Ka kata siapa"seraya memlingkan wajahnya yang memerah malu


Hwan yang melihat wajah merah Yeol gemas melihat nya langsung Menarik tengkuk Yeol dan mencium nya melumat Bibir Yeol


Yeol membalas ciuman Hwan Ciuman Hwan tak sadar akan lehadiran seseorang

__ADS_1


" Ekhm Ekhm " suara deheman mengagetkan Yeol dan Hwan langsung melepaskan Ciuman mereka


__ADS_2