
"Ka sepatu ku mana"Teriak Byeol
"La tadi kamu taro dimana ko tanya kaka"
"sapa tahu kaka lihat trus nyimpen"
"Dih emang Kaka Cowo apa ap ha Make septu gila gitu"jawab Chen dg nada kesel
"Aku kan ga ngomong Kaka make cuma ngomong tahunya kaka nyimpen atau jangan jangan" Goda yeol sambil lari kebutik
"yeoooooool ... Awas yh Kamu "teriak Chen
kesal denhan sang adik tapi adiknya malah cengengesan
["MyNeul"]
yeol Gwe ada pemotretan temenin gwe yah
__ADS_1
[ Yeol ]
Oh gwe Kesana sekarang
yeol sampai di tempat pemotretan dan benar Neul sekarang menjadi model saat yeol dan Neul duduk mereka terkejut melihat Hwan sedang melakukan sesi pengambilan Foto ditempat yang sama dengan pemotretan Neul sontak Neul melihat ke arah yeol dan melihat mata yeol yang basah
"Maaf Kalo saja aku tahu aku ga akan ajak kamu kesini" ucap Neul sambil mebelai pundak tangang Yeol tak ada jawaban dari yeol langsung menyeka air mata itu dan tersenyum " Ta apa Masalalu biarkan saja"
Bingung mau description sapa Hwan Jadi aku pilih foto ini aja šš
yeol dusuk sendiri di ujung tempat pemotretan dengan memainkan kotak pesegi panjang nya tanpa di sadari seseorang menghampiri Yeol
" Yeol Byeolkan "tanga pria itu
sontak membuat Yeol menghentikan aktifitasnya dan melirik keatas tarrlihat lah pria yang dia rindukan dia nanti didepan nya mata yeol mulai merah dan basah membuat tangan kekar sang pria dengan lembut mengusap pipi yeol
" Yeol kamu Kemana aku mencari cari kamu tapi tetap tak ada hasil" ucap Hwansambil memegang kedua tangan yeol.yeol yang terdiam bangkit " Emang kamu masih ingat dengan aku Ha kemana Kamu saat aku butuh kemana kamu saat aku kesepian dimana kamu saat aku terpuruk .Aku menunggu kamu menyimpan menjaga perasaan ini tapi apa yang aku lihat Kamu malah sudah punya keluarga. Ha bego nya gwe" teriak yeol "loe ngomong Bakal Jemput gwe bakal bahagiain gwe tapi apa ha" teriakan yeol membuat semua orang kaget dan Neul pun menghentikan pemotretan melihat keadaa yeol tapi yeol tak ada pergi "Yeol sayang yang kamu lihat itu salah itu salah paham yeol dengarkan penjelasan ku" ucap Hwan tak dihiraukan yeol yang pergi meninggal kan Hwan " loe ...Kalo sampe terjadi sesuatu dengan yeol loe yang gwe cari " ancaman Neul sambil mencengram kerah Hwan. Hwan hanya menunduk diam dia sendiri tak tahu bagaimana harus menjelaskan semua nya sedangkan dia sangat merindukan Byeol selama bertahun tahun tak bisa melupakan Byeol " Byeol Aku sangat menyayangi kamu"batin Hwan
Neul yang sedari tadi mencari keberadaan Yeol pun Berhenti ketika melihat yeol duduk di tepi danau
__ADS_1
" Yeol" ucap Neul lembut tak ada jawaban dari Yeol
" Menangislah sini " sambil memeluk dan mengusap ujung kepala yeol
" Aku gagal Neul bagaimana Aku menjadi seperti ini Aku sudah berusaha membentengi perasaan ini tapi disaat melihatnya benteng ini runtuh seketika aku harus gimana " isakan yeol membuat Neul sedih dan mengerat kan pelukan
" yang kamu lihat waktu itu benar Hwan" tanya Neul memastikan
"ya Neul dia mengendong anak itu dan menghampiri perempuan ibu dari anak yg digendong Hwan tak lama anak itu pun memanggil Hwan Dedy " isakan yeol
" sudah sudah yuk pulang aku antar " ucap Neul menenangkan
diruma Neul memang dingin terhadap Chen tapi Chen telah menyadari kedinginan dari sikap Neul bahwa dirinya mulai mencintai Neul
Neul memang akhir ini sering mendapatkan perhatian dari Chen membuat cinta dihati Neul sulit padam " Jangan kamu tambah lagi perasaan yang hanya akan menyakitkan ku" batin Neul dan pergi setelah mengantarkan yeol tapi sebuah tangan menghentikan Neul
" Ada apa Ka Tolong lepasing tangan saya ga enak dilihat saya juga lagi buru buru" ucap Neul dingin berbanding terbalik dengan hatinya yang berdegup kencang
" Neul aku mau bicara sebentar" ucap Chen
"Maf ka saya buru buru" baru satu langkahan kaki Neul membeku tertangan dg kedua lengan kekar yang mengunci pergerakan Neul tangan kekar Chen melingkar dipinggang Neul menahan agar Neul tak pergi seraia membisikan
__ADS_1