Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Wanita tua licik


__ADS_3

" Kamu tidak perlu pikirin hal itu, kamu harus dengerin kata mama supaya kamu bisa mendapatkan Raka seutuhnya. Dan caranya hanya satu kamu harus bisa mengandung anak Raka! Apa kamu mengerti"ucapnya dengan penuh percaya diri.


karena Maria Sangat yakin secinta-cintanya Raka pada Desi tapi pasti jauh didalam lubuk hati putranya itu ia juga mengharapkan hadirnya sosok anak dihidupnya! Tapi Desi tidak akan pernah bisa memberikannya hanya Jessi lah harapannya. Jadi Maria akan berusaha membuat Jessi hamil karena dengan Jessi hamil maka dunia hanya akan Mengetahui bahwa ibu dari pewaris tunggal kekayaan BRAMANTYO adalah Jessica Bloesper Alexander dan raka lambat laun akan mencintai wanita yang dipilihnya! Wanita yang telah memberinya keturunan dan melupakan Desi.itulah yang selalu ada dibenak wanita paruh baya itu.


"Tapi ma, apa jika Jessi hamil,mas Raka akan kembali mencintai ku" tanyanya dengan nada sendu penuh drama


" Ya, kamu tahu sebenarnya Raka juga sangat menginginkan hadirnya seorang anak dihidupnya tapi karena istri mandulnya itu, ia harus mengubur harapannya itu dalam-dalam.jadi dengan kamu hamil mama yakin lambat laun Raka juga pasti mencintai mu lagi" ucapnya penuh keyakinan.


" Baiklah ma, Jessi akan mendengar semua perkataan mama" balas Jessi.


Membuat Maria tersenyum puas pilihannya memang sangat tepat selain cantik Jessi juga penurut dan itu akan memudahkan rencananya.pikirnya


Sedangkan dalam hati Jessi.


' saat ini aku akan mendengar semua perkataan mu tapi tunggu saja setelah Raka kembali mencintai ku aku akan segera mendepak mu dari kehidupan kami. Dasar wanita tua licik' batinnya dengan seringai licik diwajahnya yang secepat kilat ia ubah saat mertuanya itu melihat kembali kearahnya.


***


" Bagaimana dok, apa ada luka serius yang dialami istri saya" tanya Raka setelah dokter itu selesai memeriksa istrinya.


Sedangkan Desi memutar bola matanya jengah, melihat Raka terlalu lebay. Baginya luka ini tidak lah terlalu parah hanya luka memar yang akan segera sembuh jika diolesi obat merah atau salep.


" Anda tenang saja tuan, istri anda baik-baik saja, luka ini akan sembuh dalam beberapa hari yang penting jangan lupa untuk selalu mengoleskan salep kulit agar nanti tidak meninggalkan bekas." Ucap dokter itu sambil tersenyum melihat betapa khawatirnya pria tampan itu pada istrinya.


" Tuh kamu dengarkan! Aku tidak apa-apa hanya luka ringan doang,kamu aja yang terlalu lebay" sahut Desi ketus.


Raka hanya bisa menghela nafasnya mendengar perkataan istrinya yang hari ini setiap ucapan yang keluar dari mulutnya begitu tajam dan berhasil memancing emosinya! tapi Raka berusaha untuk menahan agar ia tidak kelepasan lagi sehingga mereka tidak kembali bertengkar.


" Dok apa saya sudah boleh pulang" tanya desi pada dokter wanita yang tadi memeriksanya.


" Ia boleh, karena luka nyonya juga tidak terlalu para, jadi setelah saya menulis resep obatnya! suami anda bisa menembusnya di apotik." Sahut dokter itu


"Terimakasih dok" ucap Desi saat dokter itu memberikan resep obat dan memeriksanya sekali lagi.

__ADS_1


" Sama-sama nyonya! Kalau begitu saya keluar dulu masih banyak pasien yang harus saya periksa"


" Baiklah sekali lagi terimakasih Dok"


Setelah dokter itu keluar dari ruangan tinggallah sepasang suami-istri yang hanya bisa saling diam dengan pikiran masing-masing, Hingga Desi membuka suara memecah keheningan yang sempat tercipta.


" Aku mau pulang"


" Baiklah,aku akan tebus obat ini setelah itu kita langsung pulang" sahut Raka


Mereka pun berjalan keluar dari ruangan itu.


***


" Kamu tunggu disini aku tebus obat kamu dulu" ucapnya pada sang istri


Tapi Desi hanya diam saja tidak mengiyakan ataupun menolak perkataan suaminya, membuat Raka lagi-lagi hanya bisa menghela nafas panjang dan berlalu meninggalkan Desi untuk menembus obat itu di apotik.


Setelah menembus obatnya Raka pun kembali ketempat dimana ia meninggalkan istrinya tapi ia tidak menemukan dimana pun keberadaan istrinya itu, membuat Raka mengumpat kasar lagi-lagi wanita itu membantahnya.


" Kenapa kamu tidak menunggu ku?" Ucapnya saat sampai di depan sang istri


" Aku hanya ingin cepat pulang" sahut Desi


Raka menghela nafas untuk yang kesekian kalinya" baiklah ayo kita pulang" ucapnya setelah meredam kekesalan dihatinya.


Ia membuka pintu mobil untuk istrinya setelah itu ia juga masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah sakit besar itu.


***


Setelah satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai juga kerumah, hari yang sudah semakin larut membuat suasana rumah terlihat sepi hanya ada dua satpam yang masih berkeliaran menjaga kediaman mereka.


" Selamat malam tuan, nyonya" sambut pak Iyan satpam yang bertugas malam ini.

__ADS_1


" malam pak" sahut Desi sedangkan Raka Hanya menanggapinya dengan deheman-nya.


Setelah itu Raka dan Desi pun berjalan masuk kedalam rumah.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Next Sampai sini dulu ya gays 🄰😌

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Votenya šŸ„°šŸ˜šŸ™


__ADS_2