Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Kilasan Masa lalu


__ADS_3

"Jessi apa yang sedang kamu lakukan?dari tadi Mondar-mandir tidak jelas" seru Nyonya Maria kesal melihat tingkah menantunya itu yang membuat kepalanya pusing.


Mendengar perkataan mertuanya itu, dengan segera Jessi mendekat kearah dimana ibu mertuanya itu duduk ia pun kemudian ikut duduk disamping sang mertua


" Aku sedang menunggu mas Raka ma" ucapnya


" Loh, Raka kan lagi dinas keluar negri" tanya nyonya Maria terkejut


" Ia,tapi mas Raka udah kembali ma, tadi disiarkan di TV ko kalau mas Raka sudah sampai bahkan tadi ia sudah turun dari pesawat! Tapi hari sudah gelap mas Raka belum sampai juga seharusnya ia sudah sampai dari tadi" sahutnya menjelaskan kegelisahannya.


Sedang nyonya Maria yang mendengar penjelasan dari menantunya,terlihat diam seperti berpikir sesuatu.


Hingga beberapa menit kemudian nyonya Maria bersuara


" Apa jangan-jangan...."


" Jangan-jangan apa ma?" Potong Jessi


" Raka sudah tahu keadaan Desi itu lah mengapa ia kembali dan tidak sampai kerumah sampai sekarang pasti karena Raka langsung kerumah sakit tempat Desi dirawat" timpal nyonya Maria panjang lebar


Membuat Jessi yang mendengar itu mengepalkan tangannya geram, bagaimana tidak ia sudah sibuk bersiap dan menunggu dari tadi! Tapi ternyata yang ditunggu malah sedang berada di tempat lain.


***


-Penggunaan AKDR, Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu metode KB yang memiliki efektivitas tinggi, tapi penggunaannya harus hati-hati karena AKDR dapat menyebabkan infeksi panggul jika tidak dilakukan dengan baik dan benar." Jelas Dian panjang lebar,dan selama itu pula Raka menyimaknya dengan serius


" Dan gejala yang dialami oleh nyonya Desi itu dikarenakan terlalu banyak pikir, kurang istirahat dan juga pola makan yang tidak teratur membuat keadaanya sempat drop, yang menyebabkan terjadinya uterus abnormal"


Mendengar kelanjutan ucapan dokter Dian Raka pun mengepalkan tangannya geram,ia tahu sedikit banyak apa yang menimpa istrinya saat ini itu karena sikap dan perbuatannya membuat sang istri merasa tertekan dan banyak pikir.sehingga stress.


" Lalu bagaimana kondisi istri ku sekarang" tanyanya


" Keadaannya sudah membaik walau sempat kritis karena kehilangan banyak darah tapi kami masih bisa menyelamatkannya, tapi aku tidak menjamin jika hal ini terjadi lagi" balasnya


Raka yang mendengar hal itu menghela nafas lega dan mengangguk paham mendengar kalimat dokter didepannya itu.


" Apa sudah selesai,jika sudah aku akan keluar untuk menemui istriku" tanyanya


" Tunggu! Raka kali ini aku akan berbicara bukan sebagai dokter pribadi nyonya Desi atau sebagai bawahanmu tapi hari ini aku akan berbicara sebagai seorang teman masa kecilmu aku hanya ingin mengatakan jangan sampai kamu kehilangannya lagi, karena ambisi dan keegoisanmu cukup jadikan pengalaman yang lalu sebagai pelajaran?" Ucap dokter Dian dengan nada penuh penekanan tanpa ada rasa takut.


Ya dian merupakan salah satu dokter pribadi milik keluarga BRAMANTYO selain Zein yang saat ini berada diSingapura karena ditugaskan oleh Raka untuk mengobati seseorang. Tapi Selain menjadi dokter pribadi Dian memiliki hubungan lain dengan Raka yaitu teman masa kecil jadi tidak heran jika Dian berani berbicara frontal pada Raka.

__ADS_1


Raka yang mendengar perkataan terakhir dari Dian pun menghentikan langkahnya untuk keluar dari ruangan itu, tanpa membalik tubuh ia menjawab ucapan teman masa kecilnya.


" Aku tahu apa yang aku lakukan, jadi kamu tidak perlu menghawatirkan masalah rumah tangga ku" balasnya lalu berjalan keluar dari ruangan Dian.


Dian hanya bisa menghela nafas panjang mendengar jawaban dari Raka, ia hanya merasa kasian dengan kondisi Desi dan Dian yakin pasti penyebab semua ini adalah Raka teman masa kecilnya.Ia teringat kembali kejadian 2 tahun yang lalu,kejadian yang membuatnya berada ditempat ini sekarang.


Flashback on


"Dr.Dian" panggil seorang perawat pada sosok wanita cantik yang baru keluar dari ruangan setelah memeriksa pasien.


" Ya, ada apa?" Tanyanya


" Ada seseorang yang mencari anda, sekarang beliau menunggu diruangan anda dok" sahut perawat itu


"Baiklah saya akan segera kesana menemuinya" balas dokter wanita itu yang bernama Dian, ia berlalu dari hadapan perawat itu.


Sesampainya diruangan miliknya Dian pun melihat seorang pria duduk membelakanginya.


" Maaf apa benar Anda mencari saya?" Tanya Dr. Dian saat sampai didepan pria asing tersebut


Yang membuat pria itu langsung menatapnya, dapat Dian lihat pria itu terlihat tampan tapi juga agak garam dengan tatapan tajamnya


" Ya" jawab pria itu singkat membuat Dr. Dian tersenyum kaku


" Tujuan saya mencari anda adalah karena perintah dari tuan muda saya, ini kartu nama beliau! Tuan saya ingin mencari dokter yang bisa merawat nona muda kami agar bisa cepat pulih dan imbalan yang akan anda terima tidak sedikit" jelas thom membuat dok Dian sedikit tertarik bukan dengan imbalannya tapi karena alasan tuan dari thom Yang menurutnya sedikit unik bukankah diluar sana pasti banyak dokter yang lebih baik darinya.tapi kenapa dirinya yang terpilih itulah yang ada dibenak Dr. Dian saat itu sehingga akhirnya ia pun setuju.


" Baiklah"


Setelah itu mereka pun berangkat menggunakan pesawat pribadi milik Raka karena memang keadaan saat itu sangat genting,thom menjelaskan secara rinci kronologi apa yang menimpa istri tuanya yaitu kasus kecelakaan.


Sesampainya di rumah sakit tempat tuannya berada Thomas dan Dr. Dian pun segera berjalan menuju tempat dimana Raka sedang duduk didepan ruang operasi menunggu.


" Tuan muda"


" Thom! Bagaimana apa kamu sudah mendapatkan dokternya"


" Sudah tuan, beliau adalah dokter spesialis bedah saraf terbaik di Singapura" terang thom sementara Dr. Dian sudah masuk keruang operasi bersama salah satu suster yang sudah menunggu dari tadi.


Sebenarnya ada banyak dokter yang sudah ada diruangan itu termasuk dokter Zein tapi Raka masih menyuruh thom mencari dokter wanita yang nantinya khusus memantau istrinya. Biasalah si Raka posesifnya minta ampun


Setelah melewati beberapa jam kemudian lampu didepan ruang operasi mati menandakan Operasi telah selesai

__ADS_1


Terlihat beberapa dokter mulai keluar dan juga termasuk diantaranya dokter Dian.


" Bagaimana keadaannya" tanya Raka cepat pada dokter Zein dan juga Dian sementara yang lain sudah berlalu atas perintah thom.


" Alhamdulillah Operasinya lancar tuan. Tapi..."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Note


Hay guys maaf yah author udah lama nggak up soalnya author mau revisi ulang cerita ini, dan Alhamdulillah udah selesai jadi kalian yang mau baca silahkan author hanya mengubah beberapa alur cerita tapi tetap masih ada yang separuh author gunakan.


author mulai revisinya episode 22-50 jadi kalian nggak usah baca episode diatas lima puluh karena itu sudah author hapus tapi nggak bisa jadi nanti lanjutannya baru kalian bisa baca saat author update lagi jadi jangan heran ya jika nanti author up eps 51 yang sudah direvisi kalian boleh baca lanjutannya☺️🙏


ok itu aja yang ingin author sampai.

__ADS_1


jangan lupa untuk terus dukung Karya author ya☺️🙏


__ADS_2