Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Hadiah untuk Veon


__ADS_3

Vera dan Dion balik ke Jakarta..


" Sayang kita mampir ketoko mainan dulu ya,aku mau membelikan sesuatu untuk Veon.." ucap Vera.


" Baik sayang.." ucap Dion sambil menghentikan mobilnya didepan toko mainan.


Vera dan Dion masuk kedalam toko mainan..


" Sayang ini bagus nggak ? " tanya Vera sambil menunjukkan sebuah boneka tedy bear.


" Bagus..tapi Veon anak cowok sayang masak mau kamu beliin boneka.." ucap Dion.


" Tapi ini kan tedy bear sayang bukanya boneka barbie.." ucap Vera.


" Ya terserah kamu aja sayang..yang penting kamu suka.." ucap Dion.


" Aku mau ambil boneka ini dan juga mobil mobilan ini.." ucap Vera.


Setelah selesai membayar mereka masuk kedalam mobil..


" Sayang makasih ya kamu sudah mau menganggap Veon seperti anak kamu sendiri.." ucap Dion.


" Sama sama sayang..Veon adalah segalanya untuk ku..aku sangat menyayanginya.." ucap Vera.


" Terus aku penting nggak buat kamu ? " tanya Dion.


" Kamu juga penting buat aku sayang.." jawab Vera sambil mencium kilas bibir Dion.


Dion nggak menyangka Vera akan menciumnya,biasanya dia yang mencium Vera tapi kini Vera yang berinisiatif untuk menciumnya..


" Apakah ini pertanda Vera sudah bisa menerimaku ? " tanya Dion dalam hati.


" Kenapa bengong sayang ? ayo cepetan jalan.." ucap Vera.


" Ha..ok.." ucap Dion sambil melajukan mobilnya.

__ADS_1


Sesampainya dirumah Dion..


Veon sudah menunggu kedatangan Vera dan Dion..


" Mama...papa..." teriak Veon saat melihat mobil Dion memasuki halaman rumah.


Dion dan Vera turun dari mobil..Veon berlari kearah mereka..


" Sayang...mama kangen banget sama Veon.." ucap Vera sambil memeluk Veon.


" Veon juga kangen sama mama.." ucap Veon sambil memeluk erat Vera.


" Udah ada mama sekarang papa dilupain ni.." sindir Dion.


" Veon juga kangen sama papa kok.." ucap Veon sambil beralih memeluk Dion.


" Anak papa yang ganteng ini nggak nakal kan saat nggak ada papa ? " tanya Dion sambil mengendong Veon.


" Nggak kok pa..Veon nggak nakal.." ucap Veon.


" Sayang..mama punya hadiah untuk kamu.." ucap Vera sambil mengambil hadiah dari dalam mobil.


" Ini bagus banget Ma..Veon suka banget..bonekanya lucu.." ucap Veon.


" Kamu suka sayang ? " tanya Vera.


" Suka banget Ma..makasih ya Ma.." ucap Veon sambil mencium pipi Vera.


" Sama sama sayang.." ucap Vera sambil mencubit kedua pipi Veon.


Merekapun masuk kedalam rumah..


" Sayang..biarkan mama dan papa istirahat dulu..papa dan mama pasti capek.." ucap Serly.


" Iya oma.." ucap Veon.

__ADS_1


" Sayang..kalian istirahatlah dulu..kalian pasti capek setelah perjalanan jauh.." ucap Serly.


" Baik Ma.." ucap Vera dan Dion bersamaan.


" Sayang main sama oma dulu ya.." ucap Vera.


" Baik Ma.." ucap Veon.


Vera dan Dion masuk kedalam kamar..


" Sayang..kamu mandi duluan aja..aku mau tidur sebentar.." ucap Dion sambil merebahkan tubuhnya.


" Mandi dulu baru tidur.." ucap Vera.


" Kalau gitu kita mandi bareng mau nggak ? " tanya Dion.


" Kamu mandi dulu aja,aku malu tau.." ucap Vera.


" Kenapa harus malu,kamu kan istri aku..jadi boleh dong..please.." pinta Dion sambil tersenyum manis.


" Gimana ya..aku kan malu..ini pertama kalinya aku dan Dion mandi bersama,apalagi nanti aku akan melihat Dion telajang dan aku juga harus telanjang didepannya..apa aku sudah siap? tapi aku harus siap,mau sampai kapan aku akan menolak Dion..dia adalah suamiku dan dia berhak atas diriku.." ucap Vera dalam hati.


" Kok malah bengong.." ucap Dion.


" Aku mau mandi sendiri aja,maaf ya sayang.." Ucap Vera lalu berlari menuju kamar mandi.


Dion hanya tersenyum melihat tingkah Vera yang masih telihat malu malu.


Dion merebahkan tubuhnya diatas ranjang.


" Aku akan menunggu sampai kamu benar benar siap sayang,aku nggak akan pernah memaksamu karena aku ingin kamu menerima ku seutuhnya dengan keinginanmu sendiri bukan karena terpaksa.


😁😁😁


Jangan lupa banyakin like dan Comentnya yang mendukung..šŸ‘šŸ‘šŸ™šŸ™

__ADS_1



Ā 


__ADS_2