Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Pergi ke pesta pernikahan Agung.


__ADS_3

"Mama...."Panggil Juli kaget melihat mamanya datang bersama seorang anak kecil yang baru berusia 6 tahun.


"Halo Aciel..."Ucap Juli mencubit pipi ponakannya gemas.Aciel adalah anak Nia dan Bowo yang dibawa mama Callysta dan papa Eric ke Jakarta sedangkan kedua orang tua Aciel berada di Jawa.


"Uncle...."Ucap Aciel.


"Halo sayang,kamu mau kemana sudah rapih, bukannya hari ini libur."Kata perempuan paruh baya itu yang ternyata adalah mama Callysta.


"Em ...mau kondangan ma."Jawab Juli gelagapan sambil menoleh ke belakang berusaha menutupi mamanya agar tidak melihat Adel.Julius memberi kode Adel dengan tangannya agar bersembunyi dulu tidak keluar.


Adel yang mengerti dengan kode Juli langsung berlari bersembunyi dibalik pintu.


"Kamu kenapa sih Jul?Mama mau masuk kenapa kamu halangi!"Ucap mama Callysta menyingkirkan tangan Juli dan menerobos masuk kedalam.


"Juli buru-buru ma,ya sudah mama disini sendirian gak apa-apa kan, Juli mau pergi dulu ya ma sudah terlambat nih ma."Ucap Juli menarik tangan Adel yang ada di balik pintu untuk segera keluar.


"Da mama...da Aciel...uncle pergi dulu ya...."Teriak Juli yang sudah berada diluar bersama Adel.


"Ya sudah sana pergi, mama mau istirahat dulu disini sebentar sambil nunggu papa selesai miting,kita juga nanti mau kondangan."Ucap mama Calista sambil berjalan masuk tanpa melihat kearah Julius.


"Bye-bye uncle...."Ucap Aciel.


"Bye-bye sayang..."Balas Juli sambil melambaikan tangannya.


Julius menutup pintu setelah berpamitan kepada mama dan ponakannya.


"Oma, uncle Juli sama tewek tantik."Ucap Aciel yang masih belum jelas bicaranya.


"Hah.. cewek cantik?"Tanya mama Callysta kaget.


"Iya oma,itu tadi teweknya uncle Juli belsembenyi dibelakang uncle."Jelas Aciel.


Mama Callysta langsung berlari ke pintu,ia membuka pintu dan bergegas keluar untuk melihat putranya yang ternyata sudah tidak kelihatan.


"Juli...kamu..."Ucap mama Callysta menahan amarah.


"Jangan-jangan.."Mama Callysta curiga ia langsung masuk kedalam apartemen dan berjalan memeriksa isi apartemen.


"Oma kenapa?"Tanya Aciel penasaran melihat mama Callysta seperti sedang mencari sesuatu.

__ADS_1


"Oma sedang mencari petunjuk apa benar dia selama ini tinggal bersama wanita, kalau itu benar,awas aja oma bakal bikin uncle kamu jadi bergedel."Ucap mama Callysta geregetan dengan Julius anak kedua dia dengan papa Eric.


Mama Calista membuka pintu kamar Julius,ia langsung membelalakkan matanya melihat ada dalaman wanita ada di ranjang kotor.


"Juli...."Teriak mama Callysta histeris.


"Oma...oma kenapa?"Kata Aciel sambil berlari kedalam kamar menghampiri mama Callysta.


"Uncle kamu mesti dibikin bergedel Ciel,awas kamu Juli."Ucap mama Callysta meremas tangannya menahan amarah melihat kelakuan anaknya yang diam-diam tinggal bersama wanita di apartemen.


"Sabal oma,ayok kita duduk dulu oma."Kata Aciel berusaha menenangkan mama Callysta yang sedang marah.


Sementara Julius bersama Adel sudah berada didalam mobil, Julius menjalankan mobilnya untuk pergi ke pesta pernikahan Agung sahabatnya.


"Itu tadi mamanya om Juli ya?"Tanya Adel penasaran.


"Iya."Jawab Juli singkat.


"Pantas saja sikap om Juli seperti kucing lagi nyembunyiin ikan goreng curiannya, hihihi..."Ucap Adel sambil terkekeh.


"Iya..lo ikannya."Jawab Juli ketus.


"Berisik."Jawab Juli ketus tanpa menoleh kearah Adel.


"Sabenarnya kita mau kemana sih om?Aku juga sabenarnya sudah ada janji,mau pergi ke pesta pernikahan om Agung bersama pacarku,om Juli merusak semuanya."Kata Adel sambil cemberut.


"Agung?"Tanya Juli kaget.


"Iya,om Agung dengan mbak Bila, kakaknya Rini ponakan mas Bowo dan mbak Nia, memangnya om Juli gak dikasih tau."Adel memberitahu.


"Oh iya, istrinya Agung kan Salsabila ponakannya Bowo,kenapa gue gak kepikiran ya? Berarti Adel mau pergi kesana, jangan-jangan mama sama papa juga mau kondangan kesana nanti,tadi mama bilang mau pergi kondangan sama papa, waduh...bisa gawat nih kalau mama sampai ketemu Adel,jauh lebih gawat lagi kalau sampai Adel ketemu sama pacarnya disana." Kata Juli didalam hati.


"Memangnya kenapa om?"Tanya Adel mengerutkan keningnya bingung.


"Lo nanti tunggu didalam mobil saja ya, gue cuma sebentar kok."Ucap Juli.


"Lho..kenapa gue harus nunggu didalam mobil?Gue udah dandan cantik begini masak harus nunggu didalam mobil doang sih om."Protes Adel.


"Udah..lo nurut aja, nanti habis kondangan lo gue ajak jalan-jalan kesuatu tempat biar gak sia-sia lo dandan."Jawab Juli cuek.

__ADS_1


"Ih..om Juli benar-benar menyebalkan,gue udah capek-capek dandan, kirain mau diajak ke-pesta makan enak malah suruh nunggu didalam mobil,em.. pasti om Juli takut ketahuan sama pacarnya om Juli ya."Tebak Adel.


"Lo berisik amat sih,bisa diam gak!"Bentak Juli.


"Huh..."Adel membuang kasar nafasnya merasa kesal dengan sikap Juli yang seenaknya mengatur hidupnya.


"Sorry Del, gue gak mau lo ketemu sama cowok lo disana." Kata Juli didalam hati sambil melirik kearah Adel yang sedang cemberut.


Diam-diam Juli tersenyum melihat Adel yang malah terlihat menggemaskan dan imut.


"Ternyata lo begitu cantik bocah ingusan, gue semakin tertarik sama lo." Gumam Juli dalam hati.


"Kenapa om Juli senyum-senyum sendiri,gila lo ya om!"Seru Adel saat melihat kearah Julius yang malah sedang tersenyum sendiri.


"Hah..."Julius terlihat kaget ketahuan sedang senyum-senyum sendiri.


Tidak terasa mereka akhirnya sampai didepan gedung yang terlihat sangat ramai, terdapat banyak kendaraan terparkir disana.Juli memarkirkan mobilnya.


"Lo tunggu gue disini aja, jangan keluar."Pesan Julius sambil membuka pintu mobil.


Jlep..


Julius mengunci pintu mobilnya setelah keluar dari dalam mobil.


"Kok dikunci sih om..."Protes Adel didalam mobil.


"Biar lo gak kabur,udah lo baca-baca majalah tuh ada di kursi belakang atau dengerin musik gue cuma sebentar."Perintah Julius bergegas pergi meninggalkan Adel yang terlihat sangat kesal.


"Haaaa...om Juli menyebalkaaaaan...!"Teriak Adel didalam mobil sambil memukul kaca mobil kesal.


"Bener-bener itu om-om,bujang tua gak laku-laku, pantas saja dia belum nikah, siapa coba yang tahan sama cowok menyebalkan seperti dia, pingin rasanya gue kremes-kremes tuh muka dia yang menyebalkan."Ucap Adel terus ngedumel didalam mobil.


Didalam gedung Juli melihat seorang pemuda yang pernah ia lihat didepan kampus Adel.


"Hem.. untung Adel gue suruh tunggu didalam mobil."Gumam Juli lirih saat melihat pemuda yang ia lihat sedang memeluk dan mencium Adel.Pemuda itu adalah Wahyu pacarnya Adel.


"Hai bos..."Teriak Agung saat melihat kedatangan Julius.


"Halo bro, sorry gue terlambat."Ucap Juli setelah berada didepan Agung.

__ADS_1


__ADS_2