Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Pergi ke Dufan.


__ADS_3

"Lo pingin diajak jalan-jalan kemana Er?"Tanya Wahyu sambil menyetir motornya.


"Terserah mas Wahyu saja, soalnya aku gak tau Jakarta."Jawab Inul atau Erna.


"Kita pergi ke Dufan aja mau gak?"Tanya Wahyu.


"Dufan yang sering nongol di TV itu ya mas? Tempat hiburan."Inul balik bertanya.


"Yupz."Jawab Wahyu singkat.


"Mau banget mas,aku pingin naik bianglala sama pingin prosotannya yang namanya apa itu...em...gara-gara itu lho mas,tapi..."


"Niagara gara maksud lo? Tapi kenapa Er?"Tanya Wahyu penasaran tiba-tiba Inul menghentikan ucapannya.


"Aku gak bawa baju ganti, nanti bajuku basah deh, masak kita pakai baju basah, nanti sakit lagi."Jawab Inul dengan polosnya.


"Lo tenang aja, disana menyewakan baju renang kok, nanti kita sewa baju renang."Jelas Wahyu.


"Oh gitu...ya sudah ayok cepetan mas aku pingin cepat sampai ke Dufan."Kata Inul sudah tidak sabar.


"Em.."Wahyu hanya tersenyum geli mendengar ucapan Inul.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh dan sedikit macet akhirnya mereka sampai juga di Dufan.


"Wow... kereeeen...."Ucap Inul takjub melihat pemandangan yang ada di tempat itu setelah mereka sudah sampai di dunia fantasi atau sering disebut dengan nama Dufan.


"Mas Wahyu tolong fotoin aku ya mas."Kata Inul menyerahkan handphone miliknya ke Wahyu untuk mengambil fotonya setelah mereka sampai di sebuah taman di Dufan.


Inul langsung berlari dan berlari di depan taman yang ada tulisan DUFAN.


"Ayok mas foto aku."Teriak Inul sambil berdiri dan bergaya centil di taman itu.


"He...he...Erna... Erna...!"Kata Wahyu sambil tertawa kecil merasa geli dengan tingkah Erna yang seperti anak kecil.


Setelah puas bergaya seperti seorang model, Inul berlari menghampiri Wahyu kembali.


"Bagaimana mas?Coba lihat hasilnya?"Tanya Inul meminta handphonenya kembali.

__ADS_1


Dilihatnya hasil foto yang diambil Wahyu di handphonenya.


"Wow... keren,aku mesti kirim ini ke Caca dan mbak Juju,he..he..."Ucap Inul sambil tertawa kecil melihat foto dirinya.


Deg....


Lagi-lagi timbul perasaan aneh pada diri Wahyu saat melihat wajah Inul yang begitu manis, giginya yang gingsul menambah manis dirinya saat ia sedang tertawa.


"Oh Tuhan... perasaan apa ini,dia benar-benar telah mengobrak-abrik hati gue, sungguh manis sekali dia." Gumam Wahyu dalam hati sambil melihat kearah Inul yang sedang asyik melihat foto-foto dirinya didalam handphone.


"Kita foto bareng yok mas buat kenang-kenangan,biar Caca tambah iri aku jalan sama cowok ganteng,hehehe..."Ucap Inul merapatkan tubuhnya dengan tubuh Wahyu,lalu ia tersenyum menatap ke arah layar handphone sambil menyenderkan kepalanya dipundak Wahyu, Wahyu pun tersenyum menatap kearah layar handphone milik Inul.


Posisi mereka benar-benar seperti sepasang kekasih, siapapun yang melihatnya pasti mengira kalau mereka adalah sepasang kekasih.


"Yahui... keren,ini sudah seperti sepasang kekasih aja ya,hehe...aku yakin mbak Juju sama Caca bakal teriak histeris lihat ini, hihihi...."Ucap Inul sambil ketawa sendiri melihat hasil fotonya bersama Wahyu.


Deg...deg....


"Duh Erna... lama-lama gue bisa gila beneran lihat lo yang sangat menggemaskan seperti ini."Gumam Wahyu dalam hati terus memperhatikan Erna.


Yang diperhatikan terlihat sangat cuek,dia malah asyik berfoto-foto seperti anak kecil.


"Jadi dong mas, setelah itu kita naik bianglala ya mas."Ucap Inul bersemangat.


"YE... PEROSOTAN...!"Teriak Inul sambil jingkrak-jingkrak seperti anak kecil.


"Ha...ha...lo sungguh lucu sekali Er."Kata Wahyu tertawa melihat tingkah Inul.


Pertama-tama mereka menyewa baju renang terlebih dahulu untuk menikmati wahana permainan yang diberi nama Niagara gara.


Inul memilih baju renang serba panjang karena ia memakai jilbab.


"Duh... deg-degan mas."Ucap Inul saat mereka sudah menaiki sebuah perahu kecil yang terbuat dari kayu siap meluncur dengan ketinggian dua meter.


"Pegangan yang kencang Er, sebentar lagi mau meluncur."Ucap Wahyu,lalu...


"Aaaaa...."Teriak mereka saat perahu itu meluncur kebawah dan...

__ADS_1


Byur....


Perahu yang mereka naiki jatuh kedalam air hingga tubuh mereka basah kuyup.


"Ha...ha... keren...! Aku mau lagi mas,ayok kita lakukan lagi ya mas."Teriak Inul sambil tertawa senang setelah mereka sudah berada dibawah.


"Oke..ayok kita coba sekali lagi."Jawab Wahyu.


Mereka naik lagi keatas perahu kayu dan meluncur ke bawah, mereka melakukannya hingga beberapa kali karena Inul belum juga merasa puas,dia mau lagi dan lagi.


"Gimana Er? Masih mau coba lagi?"Tanya Wahyu.


"Sudahlah mas... capek,ayok kita ganti baju terus naik bianglala ya mas."Jawab Inul yang sudah merasa puas dengan permainan atau wahana Niagara gara.


Hanya membutuhkan beberapa menit mereka sudah memakai baju mereka kembali siap untuk menikmati wahana yang lainnya.


"Ayok mas, kita naik itu."Ajak Inul menarik tangan Wahyu.


Lagi-lagi Wahyu dibuat tak berdaya oleh sikap Erna yang membuat jantungnya ser-ser, hihihi...


Selama dia pacaran dengan Adel tidak pernah ia merasa seperti itu, karena Adel memiliki sifat keras kepala dan selalu bersikap cuek dan dingin, mereka jarang bercanda,yang ada Adel selalu marah-marah jika Wahyu terlambat datang atau melakukan hal yang tidak ia suka,dan lagi.. Adel tidak suka pergi ke tempat seperti itu, yang menurut Adel seperti anak kecil saja pergi ke tempat permainan seperti itu, setiap jalan bersama Adel mereka cuma pergi makan atau nonton film di bioskop saja. Lain dengan Erna yang suka bercanda, sedikit manja dan lembut, selalu terlihat ceria membuat Wahyu betah lama-lama bersama gadis cantik yang saat ini sedang bersamanya.


Mereka terlihat sangat bahagia dan menikmati wahana yang ada di Dufan.


"Sudah sore, pulang yok mas, takut bos aku marah karena aku pulangnya lama."Ajak Erna atau Inul.


"Yah...gak terasa ya ternyata sudah sore aja, padahal gue ingin lebih lama lagi disini bersama lo lho Er,lo masih lama kan Er tinggal di Jakarta nya?"Tanya Wahyu yang sabenarnya masih ingin bersama gadis cantik itu lebih lama lagi.


"Kalau aku sih ngikut non Rini sama den Rendi aja mas, mereka pulang ke Pekalongan ya aku ikut pulang,kan mereka yang ajak aku ke Jakarta."Jelas Erna atau Inul.


"Semoga saja mereka masih lama tinggal di Jakarta-nya ya."Kata Wahyu berharap.


"Memangnya kenapa mas?Apa mas Wahyu berniat ingin mengajak aku jalan-jalan lagi? Dengan senang hati aku mau pastinya,he..he... ngarep...! Hihihi... bercanda mas."Ucap Inul bercanda sambil cengengesan.


"Iya,emang rencana gue besok sepulang kerja pingin ajak lo jalan-jalan kalau lo mau sih..."Jawab Wahyu.


"Hah serius,tadi aku cuma bercanda lho mas suwer,tapi kalau memang mas Wahyu mau ajak aku jalan-jalan lagi,mau banget lah aku.Tapi...."Lagi-lagi Inul menghentikan ucapannya sambil menundukkan kepala dengan wajah tiba-tiba berubah sendu.

__ADS_1


"Tapi kenapa Er?Kok lo jadi sedih gitu."Ucap Wahyu karena Inul kembali terdiam terlihat sedih.


__ADS_2