
"Mas Fareal?"Panggil Chelsea tapi ia langsung membalikkan badannya berlari meninggalkan Fareal yang sedang berjalan mendekatinya.
"Lho...kok malah lari sih itu bocah!"Fareal mempercepat langkahnya agar bisa mendahului Chelsea.
"Dek,kamu kenapa ? Lihat aku kok langsung lari?"Tanya Fareal menarik tangan Chelsea.
"Ih, lepasin tangan aku mas,aku benci Mas Fareal."Teriak Chelsea sambil menarik tangannya berusaha melepas cengkraman tangan Fareal yang begitu kuat menggenggam tangannya.
"Mas Fareal awas..."Chelsea mendorong tubuh Fareal.
"Hai...ada apa sih sama kamu dek? Kenapa kamu jadi aneh seperti ini? Memangnya kamu gak kangen sama aku?"
"Aku gak mau dekat-dekat mas Fareal, pergi sana."Usir Chelsea kembali berjalan cepat meninggalkan Fareal yang masih bengong.
"Dek... tunggu!"Teriak Fareal kembali mengejar Chelsea.
"Sayang... jangan bersikap seperti anak kecil dong,apa yang sebenarnya terjadi sama kamu sayang?"
"Huh... pura-pura."Ucap Chelsea memalingkan wajahnya sambil mengerucutkan bibirnya
"Fareal menarik tangan Chelsea dan mendekapnya dengan erat tubuhnya.
"Hiks..."Terdengar suara isak tangis dari Chelsea.
"Lha...kok kamu malah nangis? Please dek, jangan bikin mas penasaran napa, ayok cerita ada apa?Apa ada orang yang sudah membuat kamu sedih?"Tanya Fareal jadi curiga.
"Kenapa Mas Fareal gak bilang sama aku kalau Mas Fareal mau pulang ke Indonesia?Apa aku tidak penting buat Mas Fareal?Mas Fareal jahat, katanya hanya aku wanita yang mas sayang tapi mas gak pernah menganggap ku ada. Hiks...."Tanya Chelsea sambil terisak.
"Oalah dek...jadi karena masalah itu toh!"Fareal melepas pelukannya, ditatapnya dengan lekat wajah Chelsea yang sudah membuatnya tergila-gila.
"Sayang, maaf bukan maksud aku untuk membuat kamu sedih,aku tidak memberitahu kamu karena aku ingin memberikan surprise ke kamu sayang."Jelas Fareal mengusap air mata Chelsea dengan jarinya.
"Ehem...kalau aku gak salah,ada yang bilang kalau aku sudah kembali mau di kasih hadiah,terus katanya ada yang pingin di cium,"ucap Fareal sambil tersenyum menggoda."Ditariknya tangan Chelsea untuk dibawa ditempat yang sepi.
"Em... sekarang sudah tidak ada yang melihat kita,ayok sudah tidak sabar menunggu hadiah dari kamu."Ucap Fareal setelah mereka sudah berada ditempat yang sepi.
__ADS_1
Glek....
Chelsea membulatkan matanya dengan sempurna,ia menelan ludahnya sendiri mendengar ucapan Fareal.
"Ih... jangan disini mas, takut ada yang lihat."Rengek Chelsea dengan suara manja.
"Biarkan saja,"jawab Fareal cuek.
"Tau gak, setiap hari aku selalu membayangkan saat seperti ini.Aku mau menagih janji, katanya kalau aku sudah pulang mau dikasih kecupan,hem... aku mau disini ya."Bisik Fareal lirih ditelinga Chelsea sambil menempelkan jari jempolnya dibibir Chelsea.
"Gak mau."Chelsea langsung menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangannya.
Fareal menarik kedua tangan Chelsea agar menyingkir dari bibir seksinya.Di tatapnya bibir itu setelah terbuka dengan sempurna dari kedua tangan Chelsea.
"Hah...em..."Chelsea tersenyum malu jadi gugup dengan jantung berdegup kencang,ia menundukkan kepalanya tidak berani menatap Fareal.
"Boleh kan?"Tanya Fareal mengangkat wajah Chelsea dengan kedua tangannya, ditatapnya dengan lekat waja Chelsea,terlihat wajahnya yang sudah berubah merah.
"Em...jangan sekarang ya?Em...i..itu...!"Chelsea semakin gugup,ia menggigit bibir bawahnya.
"Kenapa?Aku mau sekarang!"Fareal mendekatkan wajahnya lebih dekat dengan wajah Chelsea, tanpa menunggu persetujuan darinya ia langsung melahap bibir itu, sedangkan Chelsea hanya bisa diam dengan detak jantung yang tidak beraturan.
"Ternyata benar dugaanku, kalian memang memiliki hubungan khusus,bukan sekedar kakak adik saja."Gumam seorang perempuan sambil menatap kedua pasang kekasih yang sedang dimabuk asmara."Hem...ya sudahlah aku mending mundur saja."
"Hei...lo Devira kan? Ngapain lo disini?"Tiba-tiba terdengar suara seseorang mengagetkan perempuan yang diam-diam sedang mengintip orang sedang pacaran.Perempuan itu adalah Devira, mantan pacar Fareal.
"Ealah Gus, ngagetin aja lo!"Seru Devira sambil memegang dadanya sendiri karena merasa terkejut.
"Hayo...lo lagi ngapain."Kata pemuda itu yang ternyata adalah Agus.
"Eh enggak,itu...gue tadi... nungguin teman."Jawab Devira asal dengan suara gelagapan.
"Oh..."Agus manggut-manggut setelah melihat ternyata diseberang jalan ada sepasang kekasih sedang berduaan."Lo ngintip mereka ya?"Tanya Agus menunjuk kearah Fareal dan Chelsea yang sedang pacaran dibawah pohon dipinggir jalan yang terlihat sepi.
"Eh...bu... bukan...!Ngaco lo Gus!"Seru Devira gelagapan.
__ADS_1
"Sudah jangan bohong,gue tau kok perasaan lo! Cinta bertepuk sebelah tangan itu memang menyakitkan tapi kita harus belajar ikhlas demi kebahagiaan orang yang kita sayangi."Ucap Agus menatap sendu Devira.
"Benar Gus, sakitnya tuh disini."Devira memegang dadanya yang terasa sesak.
"Hehehe... sudah jangan lihatin mereka nanti tambah sakit.Ayok ikut gue aja,kita nyari es kelapa muda yuk!"Ajak Agus menggandeng tangan Devira.
"Gus...!"Panggil Devira lirih dengan wajah murung.
"Ada apa?"Tanya Agus menoleh kearah Devira.
"Em...gak apa-apa,ayok sebaiknya kita memang mesti minum es kelapa muda biar seger hati kita.!"Seru Devira manja menggoyangkan tangan Agus yang sedang menggenggam tangannya.
"Oke lah kalau begitu,"ucap Agus bersemangat, merekapun pergi untuk mencari es kelapa muda dengan berboncengan naik motor.
*****
"Kamu tambah cantik aja sih dek?Em...jadi tambah sayang deh."Ucap Fareal sambil menatap dengan intens wajah adiknya.
"Jangan lihatin aku seperti itu dong mas,malu!"Chelsea menundukkan kepalanya sambil tersenyum simpul membuat Fareal jadi semakin gemas, dipegangnya kedua pipinya dengan pelan ia mengangkat wajahnya agar kembali menatap dirinya.Kedua mata Fareal menuju ke bibir mungil milik Chelsea yang begitu menggoda, ia dapat merasakan hembusan nafas dari wanita pujaannya,senyumnya langsung mengembang saat melihat Chelsea memejamkan matanya, dikecupnya dengan lembut bibir itu yang terus menggoda. Cukup lama bibir mereka menyatu,hening, nafas mereka saling beradu.Fareal semakin memperdalam ciumannya saat merasakan balasan dari gadis cantik yang sudah membuatnya tergila-gila.
Mereka tidak pernah menyangka kalau mereka bakal memiliki perasaan cinta seperti ini.Persaan itu datang begitu saja, mereka tidak bisa menolak atau menghindari.
"Aku punya sesuatu untuk kamu."Ucap Fareal setelah menghentikan ciumannya sambil merogoh kantong jaket yang ia pakai
Chelsea tersenyum bahagia melihat jaket pemberiannya ternyata dipakai oleh Fareal.
"Apa itu mas?"Tanya Chelsea melihat kotak kecil warna hitam ditangan Fareal.
Klek....
Terlihat sebuah kalung setelah kotak kecil itu dibuka oleh Fareal.
Dengan hati-hati Fareal memakaikan kalung dileher Chelsea.
"Cantik...!"Puji Fareal sambil tersenyum menatap wajah Chelsea."Kalungnya yang cantik!"Goda Fareal.
__ADS_1
"Ih Mas Fareal nyebelin."Ucap Chelsea manja sambil mencubit pinggang Fareal.
"Aw... sakit say!"