
Tok...tok....
"Sayang...makanlah dulu Nak,kamu belum makan dari tadi sore sayang."Panggil Rini sambil mengetuk pintu kamar Chelsea.
"Sudahlah Bun, dia udah gede ini, kalau lapar nanti juga keluar cari makan sendiri Bun,ayok kita istirahat aja."Ucap Rendi merangkul pundak istrinya.
"Tapi Yah, Chelsea dari tadi belum makan, sekarang sudah jam sepuluh malam Yah, Bunda takut dia sakit."Rini sangat mengkhawatirkan putrinya.
"Sudahlah sayang, percaya sama Ayah,ayok kita istirahat aja,kamu semalam janji mau pijitin Ayah lho!"Kata Rendi mendorong tubuh istrinya untuk meninggalkan kamar putrinya.
"Bunda sangat mencemaskan putri kita ayah, Bunda takut dia kenapa-kenapa, beberapa hari ini sikapnya berubah,dia gak mau bicara sama bunda."Kata Rini masih belum mau jalan.
Didalam kamar Chelsea hanya diam saja berbaring diatas kasur tanpa berniat untuk keluar kamar.
"Aku bingung, sabenarnya siapa yang harus aku percaya,tapi mereka selama ini sangat baik ke aku, mereka selalu memberikan apa yang aku inginkan, Bunda merawat aku dengan baik, benarkah Bunda yang sudah dengan licik merebut Ayah dari ibu kandungku? Benarkah Bunda yang sudah mengambilku dengan paksa dari ibu kandungku?"Gumam Chelsea sambil menatap langit-langit kamar ketika dirinya sudah tenang tidak dikuasai oleh amarah lagi.
"Aku harus menyelidiki kebenarannya, jika memang benar ternyata Bunda yang sudah berbuat jahat ke ibu kandungku,maka bersiap-siaplah dia menerima balasan dariku,tapi kalau ternyata perempuan itu yang bohong,awas aja aku tidak akan pernah mengampuninya,aku akan bikin perempuan itu membayar semuanya karena telah memfitnah Bunda aku."Ucap Chelsea lirih.
Tiga hari yang lalu.
"Eh... maaf Tante,aku tidak sengaja."Kata Chelsea secara tidak sengaja menabrak seorang perempuan saat dirinya sedang berada di toko buku.
"Gak apa-apa Nak."Jawab perempuan itu memperhatikan Chelsea.
"Ada apa Tante?"Tanya Chelsea penasaran karena perempuan yang ditabraknya malah terus menatapnya.
"Kamu... maaf Dek, siapa nama kamu?"Tanya perempuan itu.
"Chelsea Tante."Jawab Chelsea singkat.
__ADS_1
"Wajah kamu mengingatkan tante dengan seseorang."Kata perempuan itu menatap wajah Chelsea
"Siapa Tante?"Tanya Chelsea penasaran.
"Seseorang yang sangat aku sayangi,kalau dia masih hidup pasti dia sudah sebesar kamu.
"Eh, maaf Dek,tante malah curhat.
Siapa nama kedua orang tuamu?"Tanya perempuan itu lagi.
"Bunda aku Rini, Ayah aku Rendi Tante."Chelsea memberitahu nama kedua orang tuanya.
"Hah...jadi kamu anak Rendi dan Rini? Jangan-jangan kamu...."Perempuan itu menghentikan ucapannya.
"Jangan-jangan apa Tante?Apa Tante kenal dengan kedua orang tua aku?"Tanya Chelsea bertambah penasaran.
"Bisakah kamu ikut dengan Tante sebentar,tante ingin memberitahu kamu tentang siapa kedua orang tua kamu."Ajak perempuan itu.
"Hah... benarkah jadi aku bukan anak mereka? apa benar yang Tante bilang?Aku gak menyangka ternyata Bunda sejahat itu,dia sudah memfitnah Ibu kandung aku, bodohnya aku, mereka sudah membohongi aku selama ini."Seru Chelsea terlihat sangat marah ketika mereka sudah berada disuatu tempat yang hanya ada mereka berdua saja, perempuan itu menceritakan kebohongan tentang Rini dan Rendi kepada Chelsea.
"Yah... begitulah kejadian yang sabenarnya, Rini secara licik mengatakan kesemua orang kalau ibumu telah berselingkuh dengan laki-laki lain yang membuat keluarga Rendi sangat marah dan akhirnya memaksa Rendi untuk menceraikannya padahal saat itu ia sedang hamil, saat ia melahirkan bayinya,Rini kembali menyuruh Rendi untuk mengambil bayi itu dengan paksa.Dia itu perempuan jahat yang sudah memisahkan anak dari ibu kandungnya sendiri."Kata perempuan itu berusaha meracuni pikiran Chelsea yang masih labil.
"Terimakasih sudah memberitahu aku Tante,aku bersumpah akan membalas perbuatan Bunda ke Ibu kandung aku,dia harus merasakan apa yang Ibuku rasakan,terus dimana sekarang Ibu kandungku berada Tante? Apakah aku bisa menemuinya?Aku ingin sekali melihat wajah Ibu kandungku."Ucap Chelsea.
"Belum saatnya sayang, nanti Tante pasti kasih tau dimana keberadaan Ibu kamu."Jelas perempuan itu.
"Baiklah kalau begitu aku pamit pulang dulu Tante."Ucap Chelsea langsung pergi meninggalkan perempuan itu dengan naik taksi.
"Hem... bagus, lakukanlah Nak, balaskan dendam ibumu ini!"Ucap perempuan itu sambil tersenyum licik.
__ADS_1
"Gue lah Ibu kandungmu yang sabenarnya sayang, ternyata kau sudah sebesar itu,hem...."Siska tersenyum dengan kedua mata berkaca-kaca merasa bahagia bisa melihat anak kandungnya dari dekat,anak dirinya dengan pacarnya dulu,Chelsea lahir tanpa seorang Ayah karena ayah kandungnya tidak mau bertanggung jawab.
"Gue gak akan berhenti sampai lihat hidup lo menderita Rin,lo bakal merasakan bagaimana rasanya dibenci oleh anak yang sudah lo besarkan dari bayi.
Gue sengaja meletakkan bayi yang baru gue lahirkan waktu itu didepan rumah kalian karena gue ingin kelak bayi itu yang bakal membalas sakit hati gue ke kalian yang sudah menyingkirkan gue."Ucap perempuan itu yang ternyata adalah Siska,ibu kandung Chelsea yang sesungguhnya.
*****
"Selamat pagi sayang,apa kamu tidak apa-apa? Semalaman Bunda terus memikirkan kamu sayang,apa kamu punya masalah nak? Ceritakan sama Bunda siapa tau Bunda bisa bantu sayang."Ucap Rini saat sedang membuatkan minum untuk suami dan anak-anaknya dimeja makan ketika pagi harinya.
"Gak ada masalah apa-apa kok Bunda,aku cuma sedang stres aja banyak PR dari guru."Jawab Chelsea bohong.
"Minumlah susunya sayang."Rini meletakkan segelas susu didepan Chelsea.
"Terimakasih Bunda."Ucap Chelsea tulus.
"Bunda punya nomor handphone mbak Er gak Bun?"
"Punya, memangnya ada apa sayang?"Tanya Rini sambil mengoleskan selai strawberry ke roti tawar untuk putrinya.
"Chelsea kangen sama mbak Er Bun, pingin ngobrol."Jelas Chelsea kembali berbohong padahal ia sabenarnya ingin mencari informasi 17 tahun yang lalu karena Chelsea tau Kalau Erna atau Inul dulu bekerja dengan Oma dan Opanya di Pekalongan.
"Oh... nanti bunda kirim nomor mbak Er ke wa kamu ya."Kata Rini sambil meletakkan roti isi selai strawberry kesukaan Chelsea diatas piring dan diberikan kepada putri kesayangannya itu.
"Terimakasih Bunda, maafin sikap Chelsea belakangan ini ya Bun, sudah bersikap tidak sopan sama Bunda."Ucap Chelsea sambil makan roti pemberian Bundanya.
"Lain kali kalau ada masalah langsung bicarakan sama Bunda atau Ayah ya sayang, jangan cuma diam saja, bagaimana Bunda tau masalah apa yang sedang kamu hadapi kalau kamu gak cerita sama Bunda."Perintah Rini dengan suara lembut.
"Iya Bunda, maafin Chelsea Bun, Chelsea sangat menyesal.Lain kali Chelsea langsung bilang sama Bunda kalau Chelsea ada masalah."Ucap Chelsea.
__ADS_1
"Nah...gitu dong,baru putri Bunda."Rini tersenyum sambil mengusap lembut rambut Chelsea.
"Habiskan rotinya ya sayang, Bunda mau lihat Ayahmu dulu,kok dari tadi gak keluar-keluar sih."Lanjut Rini berjalan meninggalkan putrinya yang sedang sarapan roti untuk melihat keadaan suaminya yang masih didalam kamar.