Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Aku harus membantu Pak Eko untuk mendapatkan ibu Siska kembali.


__ADS_3

"Bagaimana dengan lomba puisinya nak? Dapat juara berapa?"Tanya Bunda Karmila ketika Chelsea sudah berkumpul kembali bersama mereka untuk membuat kue.


"Chelsea dapat juara satu nek."Jawab Chelsea dengan wajah ceria.


"Wah... hebat cucu nenek, selamat ya sayang."Ucap Bunda Karmila ikut senang.


"Iya nek makasih,ini sabenarnya mau bikin kue apa sih nek?"Tanya Chelsea bingung ada tiga adonan yang berbeda.


"Itu yang sedang kamu kocok mau dibikin bolu kukus, kalau yang sudah jadi mau dibikin brownis kering sedangkan yang ada sama si Mbok mau dibikin molen pisang coklat, itu makanan kesukaan ibumu."Jelas Bunda Karmila.


"Oalah pantas saja ada pisang disana."Chelsea melihat baskom kecil berisi pisang matang yang sudah di iris."Kok bikin kuenya sekarang sih nek? Kan ulang tahun ibu masih empat hari lagi."Ucap Chelsea.


"Ya nanti bikin kue lagi sayang,tadi ibumu bilang pingin makan molen pisang coklat makanya nenek buatkan,bolu kukus mau nenek bawa ketempat teman nenek besok,nah... kalau brownis keringnya buat Chelsea.gimana?Kamu suka banget kan makan kue brownis kering?Besok kamu libur kan nak? Ikut nenek ketempat teman nenek ya sayang."Ajak Bunda Karmila.


"Waduh...besok ya nek, sabenarnya Chelsea diajak nonton sama teman-teman,ya sudah nanti Chelsea tanya sama teman-teman Chelsea dulu ya nek,jadi gak nontonnya besok kalau gak jadi,Chelsea ikut nenek."Jawab Chelsea."Adonannya sudah siap nek, Chelsea langsung tuang kedalam loyang ya," lanjut Chelsea.


Setelah dua jam mereka membuat kue akhirnya selesai juga.


Chelsea kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri dan mengganti bajunya.


Dert....


Tiba-tiba handphonenya berbunyi saat dirinya baru keluar dari dalam kamar mandi.Cepat-cepat Chelsea berlari menghampiri handphonenya yang diletakkan diatas meja belajar.Terlihat di layar handphone ternyata Mariyatun yang menelponnya.


"Halo Ton, ada apa?"Tanya Chelsea setelah mengangkat panggilan telpon dari sahabatnya itu.


"Halo Chels, sorry gue cuma mau kasih tau kalau gue besok gak bisa ikut nonton, nyokap gue tiba-tiba sakit, sekarang sudah dibawa kerumah sakit."Ucap Mariyatun diseberang telpon.


"Oalah sakit apa Ton?"Tanya Chelsea terkejut.


"Gak tau Chels katanya tiba-tiba dadanya sesak, nyokap gue sedang diperiksa oleh dokter."Jawab Mariyatun.


"Ya sudah aku juga besok gak bisa pergi nonton, soalnya mau nemenin nenek,yo wes aku tak telpon Sus dulu nanti biar dia yang menghubungi yang lain, semoga ibu kamu baik-baik saja ya gaes."Ucap Chelsea lalu panggilan telpon dimatikan oleh Chelsea,ia pun langsung menelpon Susi, acara nonton bersama akhirnya diundur minggu depan karena gak seru jika salah satu diantara mereka tidak ikut.

__ADS_1


"Alhamdulillah... berarti besok bisa menemani nenek."Gumam Chelsea lirih setelah selesai menghubungi temannya untuk membatalkan rencana mereka untuk nonton bersama besok.Ia melempar handphonenya diatas kasur untuk mengambil baju ganti karena Chelsea dari tadi masih memakai handuk belum berpakaian.


Dert....


Handphonenya kembali bergetar saat dirinya sedang mengambil pakaian di dalam lemari bajunya. Terlihat dilayar handphone sebuah nomor yang tidak ia kenal.


"Nomor siapa ya?Ah bodoh amat lah nomornya gak aku kenal paling orang iseng,"ucapnya lirih,ia terlihat cuek sambil memakai bajunya.


Dert....


Handphonenya terus bergetar membuat ia lama-lama jadi risih dan pada akhirnya ia pun mengangkat panggilan telpon dari seseorang yang gak tau siapa karena nomornya tidak ada nama.


"Halo nak, maaf ini bapak."Terdengar suara laki-laki setelah Chelsea mengangkat panggilan telpon.


"Halo... maaf ini siapa ya?"Tanya Chelsea bi bingung.


"Ini Pak Eko nak."Jawab laki-laki yang menelponnya yang ternyata adalah Pak Eko.


"Lho...kok bapak tau nomor handphone Chelsea?" Tanya Chelsea terkejut.


"Bu Sundari?"Tanya Chelsea lagi.


"Iya."Jawab Pak Eko.


"Ada apa pak?"Chelsea kembali bertanya karena merasa heran tiba-tiba Pak Eko menelponnya."Em... Chelsea tau deh, pasti Pak Eko pingin tanya soal ibu ya pak?Ibu belum pulang pak, biasanya kalau ada operasi ibu pulangnya sampai larut malam."Jelas Chelsea asal tebak.


"Hehehe kamu tau aja,bapak masih belum puas mendengar penjelasan kamu tadi siang nak,bapak ingin tanya sama kamu kira-kira ibumu sedang menginginkan apa ya nak? Bapak ingin memberikan hadiah ulang tahun untuknya."Kata Pak Eko.


"Chelsea sendiri juga lagi bingung pak mau kasih kado apa untuk ibu."Jawab Chelsea yang juga masih belum tau mau memberikan kado apa untuk ibunya.


Setelah melakukan perdebatan yang panjang akhirnya mereka mendapatkan ide untuk menyenangkan hati Siska, mereka kompak hendak membelikan barang yang mungkin bakal membuat Siska bahagia,dan panggilan telpon pun dimatikan oleh Pak Eko setelah mendapat ide mau memberikan kado apa untuk wanita yang sangat dicintainya.


Ternyata cinta pak Eko begitu besar terhadap ibu Siska,aku harus membantu Pak Eko untuk mendapatkan ibu Siska kembali,aku yakin... kalau ibu juga masih menyimpan perasaan cinta terhadap Pak Eko,aku bisa merasakannya, waktu itu ibu terlihat gugup saat pertama kali ia bertemu dengan Pak Eko."Gumamnya lirih.

__ADS_1


"Kok tiba-tiba aku jadi ingat sama bunda sih! Bagaimana keadaan bunda ya?"Ucap Chelsea seorang diri sambil mengecek bukunya,ia bersiap-siap hendak belajar sambil menunggu ibunya pulang dari rumah sakit."


Sudah menjadi kebiasaan Chelsea sepulang sekolah ia pasti belajar lagi materi yang paginya dipelajari disekolah .


Tling....


Sebuah pesan masuk ke WA pribadinya.


Diambilnya handphone miliknya yang ia letakkan diatas kasur. Ternyata kakaknya yang mengirim pesan.


Selamat sore sayang,ku lagi ngapain?


Isi pesan Fareal di WA pribadi Chelsea.


"Ih...Mas Fareal sekarang manggil Chelsea dengan panggilan sayang,em...!"Chelsea tersenyum sendiri setelah membaca pesan kakaknya.Ia mengetik sesuatu lalu dikirim ke nomor wa kakaknya.


Tidak lama handphonenya kembali berbunyi .


Kangen yang pingin dicium sama sayangku.


Balasnya.


"Duh... sekarang ngomongnya gak lo gue lagi,ini beneran mas Fareal bukan ya yang catting aku?"Chelsea jadi curiga karena setahu dia kakaknya itu kalau ngomong pakai lo-gue tapi sekarang berubah aku-kamu.


"Pingin telpon tapi mahal, pulsaku gak cukup buat telpon ke Amerika."Ucapnya lirih sambil memandangi handphonenya sendiri.


Dert....


Tiba-tiba handphonenya bergetar menyadarkan Chelsea yang terlihat bengong memikirkan sesuatu.


"Lha...malah telpon,hem..."Chelsea tersenyum merasa senang akhirnya kakaknya menelpon dirinya.


"Halo sayang kamu lagi ngapain sih...,kok lama balasnya?"Fareal langsung nyerocos begitu panggilan telponnya diangkat oleh Chelsea.

__ADS_1


"Oh...jadi tadi yang chatting aku beneran mas Fareal toh, hehehe...!"Jawab Chelsea sambil cengengesan.


"Ya iyalah, memangnya kamu kira siapa yang?"Ucap Fareal terdengar kesal diseberang telpon.


__ADS_2