Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Diajak kesuatu tempat.


__ADS_3

"Kamu kenapa sayang,kok bengong."Tanya Rini ketika pagi harinya ke anak perempuannya yang tampak sedang melamun saat sedang sarapan.


"Eh...he... he...."Chelsea ketawa kecil menatap Bundanya.


"Kamu sedang mikirin apa hayo...!"Ucap Rendi yang juga sedang berada diruang makan bersama anak-anak dan istrinya.


"Enggak kok Yah."Jawab Chelsea kembali menyantap roti kesukaannya.


"Ayok Mas,kita berangkat sekarang."Ajak Chelsea cepat-cepat menghabiskan roti dan susu bikinan Bundanya.


"Masih pagi lho Dek?"Ucap Fareal.


"Aku ada piket pagi ini Mas,jadi harus berangkat pagi."Jelas Chelsea berbohong.


"Ya sudah sana Fa, antar Adik kamu."Perintah Rini.


"Oke...."Jawab Fareal malas.


"Pamit dulu Ayah, Bunda."Ucap Chelsea mencium punggung tangan kedua orang tuanya bergantian diikuti Fareal yang terlihat tidak bersemangat mungkin karena semalam kurang tidur jadi terlihat lemas.


"Ada apa dengan Chelsea Bun?"Tanya Rendi penasaran saat anak-anaknya sudah pergi.


"Bunda juga tidak tau Yah."Jawab Rini.


******


"Mas Fareal sakit ya?Lemes amat."Kata Chelsea menempelkan telapak tangannya di kening kakaknya saat mereka sudah berada didepan sekolah Chelsea.


"Enggak Dek,mas cuma masih ngantuk aja,huam...."Jawab Fareal sambil menguap dengan lebar membiarkan mulutnya terbuka dengan sempurna tanpa menutupinya.


"Ih...awas nyamuk masuk semua tuh!"Seru Chelsea merasa geli dengan sikap kakaknya yang masih saja bersikap seperti anak kecil padahal umurnya sudah genap 20 tahun tadi malam.


"Ya sudah sana cepetan masuk kelas,Mas mau ke kampus,Mas pergi kalau kamu sudah masuk kelas, cepetan sana masuk kelas,mas gak mau kamu diculik orang!"Perintah Fareal.


"Yaelah mas lebay,siapa juga yang mau nyulik aku, sudah sana mas pergi aja,yang penting aku kan sudah sampai sekolah."Ucap Chelsea.

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu, nanti pulangnya nunggu mas jemput,mas hari ini cuma ada satu pelajaran pulang cepet jadi bisa jemput lo!"Kata Fareal sambil menyalakan mesin motornya dan segera pergi meninggalkan adiknya yang masih berdiri di gerbang sekolah.


"Chelsea...!"


Chelsea yang sedang berjalan hendak masuk ke halaman sekolah langsung menghentikan langkahnya saat ada seseorang memanggil namanya dari belakang.


"Ngapain Tante kesini lagi?"Tanya Chelsea terdengar ketus menatap seorang perempuan dewasa yang seumuran dengan kedua orang tuanya.


"Bisakah kita bicara sebentar,ada yang ingin Tante bicarakan sama kamu sayang, kamu ni penting, apakah kamu tidak ingin mengetahui siapa ibu kandung kamu yang sabenarnya?"Ucap perempuan itu.


"Anda jangan coba-coba memfitnah kedua orang tua aku lagi ya Tante, karena aku tidak akan tinggal diam kalau ternyata Tante membohongi aku lagi."Ucap Chelsea menatap tajam kearah perempuan yang ada didepannya.


"Apa maksud kamu sayang? Tante gak pernah membohongi kamu, ataupun memfitnah kedua orang tua kamu, makanya ayok ikutlah bersama Tante kalau kamu pingin tau kebenarannya."Rayu perempuan itu berusaha meyakinkan Chelsea.


"Oke,tapi sebentar saja ya Tante karena aku harus sekolah."Ucap Chelsea berjalan mengikuti langkah kaki perempuan tadi.


"Masuklah sayang!"Perintah perempuan itu membukakan pintu mobil untuk Chelsea.


Lalu perempuan itu langsung menjalankan mobilnya menuju ke suatu tempat setelah Chelsea sudah berada didalam mobilnya.


"Aku mau dibawa kemana Tan?Kok kita lewat sini,aku mau sekolah lho Tan, sebentar lagi sudah mulai pelajaran."Ucap Chelsea jadi panik duduk dibelakang kursi kemudi.


"Hah... ternyata Tante membohongi aku,apa mau Tante yang sabenarnya?"Tanya Chelsea marah.


"Nanti ku juga bakal tau sendiri sayang, Tante ingin memberikan surprise untuk kamu."Jawab perempuan itu terlihat santai, sedangkan Chelsea memilih untuk diam sambil memalingkan wajahnya,malas melihat atau berbicara dengan perempuan yang ada didepannya.


Setelah dua jam lamanya didalam mobil, akhirnya mereka sampai seperti disebuah pegunungan, udaranya masih terasa sangat dingin meskipun sudah jam sembilan pagi, pemandangannya sangat indah khas pedesaan.


"Ini kita dimana Tante?"Tanya Chelsea penasaran sambil memperhatikan keadaan sekelilingnya.


"Ayok ikutlah bersama Tante sayang,ada yang ingin Tante tunjukkan sama kamu."Ajak perempuan itu berusaha menggandeng tangan Chelsea yang sedang berdiri disamping mobil sambil memperhatikan keadaan disekitarnya tampak bingung.


Chelsea langsung menarik tangannya saat perempuan itu menggenggamnya.


"Maaf,ya sudah ayok."Ajak perempuan itu sambil tersenyum manis menatap Chelsea.

__ADS_1


"Apa sabenarnya mau Tante? Kenapa Tante mengajak aku kesini?"Tanya Chelsea dengan suara keras,tapi perempuan itu terlihat cuek tetap berjalan masuk kedalam rumahnya,ia hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan Chelsea.


Ceklek....


Pintu rumah dibuka, terlihat sudah ada beberapa orang didalam rumah yang berukuran lumayan besar tapi tidak sebesar rumah Rini dan Rendi.


"Selamat ulang tahun sayang...."Kata seorang perempuan yang terlihat sudah tua seumuran dengan Oma nya yang ada di Pekalongan.


Perempuan itu berjalan menghampiri Chelsea


"Anda siapa?"Tanya Chelsea berjalan mundur saat perempuan tua itu berusaha memeluknya.


"Sayang,aku Nenek kamu Nak!"Jawab perempuan tua itu.


"Apa maksud Anda?"Tanya Chelsea kaget.


"Iya,aku Nenek kamu, Ibu dari perempuan yang sudah melahirkan kamu sayang."Jelas perempuan tua itu dengan kedua mata berkaca-kaca mengusap lembut pipi Chelsea


"Maaf... Nenek aku saat ini ada di Jawa, Anda jangan coba-coba membohongi Aku, karena aku hanya punya dua Nenek yang saat ini berada di Jawa semua."Jelas Chelsea menyingkirkan tangan perempuan tua itu dari pipinya.


"Chelsea..kamu gak boleh bicara seperti itu kepada nenekmu sendiri."Teriak perempuan yang tadi mengajaknya.


"Eh... maaf,aku...."Lanjut perempuan itu saat menyadari ucapannya hanya akan membuat Chelsea takut.Perempuan itu jadi merasa bersalah sudah membentak Chelsea.


"Kenapa? Kenapa aku gak boleh bicara seperti itu? Memangnya siapa kalian? Berani-beraninya mengatur aku."Seru Chelsea sambil tersenyum sinis kearah kedua perempuan yang ada didepannya.


Terlihat ada dua perempuan lagi didalam rumah itu, mungkin mereka adalah asisten rumah tangga mereka,dan ada dua laki-laki berbadan besar, tinggi dan tegap sedang berdiri disamping meja yang terdapat banyak makanan dan kue ulang tahun berukuran besar.


"Kamu...kamu adalah cucu kandungnya,dan aku...aku adalah ibu kandung kamu sayang,kamu anakku, maafin Ibu sayang!"Ucap perempuan yang mengajaknya tadi dengan kedua mata berkaca-kaca menghampiri Chelsea dan memeluknya dengan erat.


"I..ibu..."Ucap Chelsea kaget.


"Enggak..kamu bukan Ibuku, Ibuku cuma ada satu,Bunda Rini.Kalian semua orang jahat,menyingkirlah dariku perempuan jahat."Ucap Chelsea mendorong tubuh perempuan yang mengajaknya tadi, ternyata perempuan itu adalah Siska, Ibu kandung Chelsea.


"Aku Ibu kandungmu sayang,aku bukan orang jahat,hari ini adalah hari ulang tahun kamu Nak, makanya Ibu membawa kamu kesini.

__ADS_1


Maafin Ibu baru kasih tau semuanya."Jelas Siska sambil meneteskan air mata antara senang dan sedih.


"Tidak...kamu bukan Ibuku,aku mau pulang, antarkan aku kembali ke rumah kedua orang tuaku, kalian semua orang jahat."Teriak Chelsea sangat marah.


__ADS_2