Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Perasaan aneh lagi.


__ADS_3

Agung membuka matanya berlahan,ia menatap langit-langit kamar lalu melihat ke sekelilingnya.


"Lho..ini dimana?"Gumam Agung lirih.


Sepertinya Agung lupa jika ia sedang berada di kontrakan Salsabila.


Saat hendak bangun ia melihat ada seorang wanita sedang tertidur disampingnya dengan kedua tangan wanita itu sebagai bantalnya.


Ia kembali berbaring, ditatapnya wajah wanita itu yang terlihat begitu manis jika sedang tidur.


"Salsabila."Ucap Agung lirih sambil menatap wajah Salsabila yang sedang tertidur pulas.


"Makasih Sa...kamu memang baik, gue jadi makin suka sama lo Sa, pingin rasanya lo gue bawa pulang biar ada yang ngerawat gue setiap hari,susah sekali membuat lo jatuh cinta ke gue apalagi buat ajak lo kerumah untuk gue kenalin ke kedua orang tua gue."Kata Agung sambil membelai lembut rambut Salsabila.


Karena merasakan ada yang menyentuh rambutnya, Salsabila menggeliat dan membuka matanya perlahan.


Ia menoleh kearah Agung dan mata mereka bertemu karena Agung masih melihat kearahnya.


"Eh..ma.. maaf pak, saya ketiduran."Kata Salsabila gugup.


"Apa bapak sudah baikan?"Tanya Salsa sambil menempelkan telapak tangan ke kening Agung.


"Syukurlah, badan bapak sudah tidak panas lagi."Kata Salsabila sambil tersenyum.


"Makasih Sa,lo udah membiarkan gue tidur di kontrakan lo,lo juga sudah mau menjaga dan merawat gue semalaman."Kata Agung.


"Ah..gak apa-apa,saya cuma tidak tega jika bapak harus pulang dalam keadaan seperti semalam, saya takut bapak kenapa-kenapa dijalan."Jawab Salsabila.


"Oh.. sudah subuh ternyata,ya sudah saya tinggal dulu pak,mau sholat subuh dulu."Kata Salsabila setelah melihat jam yang menempel di dinding.


Ia bergegas pergi meninggalkan Agung yang masih berbaring di atas kasur.


Sesampai didepan kamar, Salsabila melihat ibu pemilik kontrakan masih tertidur pulas diatas kursi.


"Bu... bangun bu, sudah subuh bu."Panggil Salsabila sambil menyentuh kaki ibu pemilik kontrakan itu dengan suara lembut.


"Eh... ndu'..."Ucap ibu pemilik kontrakan terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara dari Salsabila.


"Sudah subuh bu."Kata Salsabila memberitahu.

__ADS_1


"Oalah.. sudah subuh ya ndu'.


Bagaimana dengan orang itu ndu'?Apa sudah tidak panas lagi?"Tanya ibu pemilik kontrakan.


"Alhamdulillah badannya sudah tidak panas lagi bu,tapi masih tiduran di kamar.


"Syukurlah,kalau begitu ibu tinggal dulu ya ndu', nanti ibu bawakan bubur untuk kalian sarapan."Kata ibu pemilik kontrakan.


"Aduh.. makasih bu,jadi merepotkan."Kata Salsabila jadi merasa tidak enak.


"Gak apa-apa,ya sudah ibu balik ke rumah dulu mau membersihkan diri terus sholat subuh dulu."Kata ibu itu.


"Iya bu."Ucap Salsabila.


Setelah ibu pemilik kontrakan pergi, Salsabila membersihkan diri dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim, Salsabila shalat subuh diruang tengah karena didalam kamarnya ada Agung.


Saat Salsabila sedang sholat subuh, Agung keluar dari kamar,ia tersenyum melihat wanita yang sangat dicintainya ternyata adalah seorang wanita yang taat beribadah.


"Ya Allah, izinkan aku menjadi pendamping perempuan yang ada didepanku ini ya Allah.


Dialah perempuan yang aku cari selama ini, seorang perempuan yang berhati lembut, keibuan, rajin beribadah, sungguh wanita Solehah."Kata Agung didalam hati sambil tersenyum menatap Salsabila yang sedang sholat subuh.


"Oalah..pak,ada apa pak?Apa ada yang bisa saya bantu pak? Atau bapak mau sholat subuh juga?Saya ada sarung kok kalau bapak mau sholat subuh, sebentar ya saya ambilkan Sarungnya dulu."Kata Salsabila yang baru selesai melakukan sholat subuh merasa kaget ketika melihat Agung sedang berdiri di belakangnya.


"Kok malah bengong pak,ayok buruan kalau mau sholat subuh, nanti keburu waktunya habis."Kata Salsabila sambil menyerahkan sarung ke Agung.


Agung malah menangis setelah menerima sarung dari Salsabila.


"Lho..kok malah nangis pak?"Tanya Salsabila bingung.


"Sabenarnya gue udah lama banget gak melakukan sholat Sa, meskipun ibu sering ngomel-ngomel nyuruh gue sholat tapi gue malah cuek tetap gak mau sholat.


Gue sungguh terharu ada seorang perempuan cantik yang nyuruh gue sholat."Kata Agung jujur.


"Ih gak boleh seperti itu pak, sholat itu kewajiban bagi seorang muslim,gak boleh ditinggalkan pak.


Saya gak suka sama laki-laki yang gak mau melaksanan sholat lima waktu."Kata Salsabila.


"Oh..kalau begitu gue mau rajin sholat deh,biar lo suka sama gue, karena gue ingin lo jadi istri gue."Kata Agung bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk wudhu.

__ADS_1


"Duh..gue tadi gak salah bicara' kan?Kok dia malah pingin gue jadi istrinya sih? "Kata Salsabila lirih sambil menggaruk kepalanya sendiri.


Tok..tok...


Terdengar pintu diketuk seseorang dari luar.


"Iya.. sebentar..."Kata Salsabila sambil berjalan kepintu.


"Oh..ibu toh."Kata Salsabila setelah membuka pintu.


"Ibu bawakan bubur buat kalian,dimakan ya buburnya."Kata ibu pemilik kontrakan menyerahkan rantang yang berisi bubur.


"Ya Allah bu, terimakasih ya bu,duh.. Bila jadi gak enak nih bu."Kata Salsabila menerima rantang dari ibu pemilik kontrakan.


"Kamu jangan bicara seperti itu ndu',kamu sudah ibu anggap seperti anak ibu.Ya sudah ibu pulang dulu ya ndu',mau nganterin anak-anak ke sekolah."Pamit ibu itu.


"Iya bu,sekali lagi terimakasih ya bu untuk semuanya,ibu sudah nemenin Bila semalam,dan sekarang ibu malah kasih kita bubur."Kata Salsabila.


"Iya ndu',yo wes ibu tinggal ya ndu', assalamu'alaikum."Pamit Ibu itu lagi.


"Wa'alaikum salam."Jawab Salsabila.


Salsabila menutup pintunya lagi setelah ibu pemilik kontrakan pergi,ia berjalan menuju meja makan.Diambilnya dua piring lalu Salsabila memindahkan bubur dari pemilik kontrakan kedalam piring itu.


Tidak lama Agung keluar dari kamar dengan wajah yang sudah kembali cerah tidak pucat lagi seperti semalam.


"Makan dulu pak,tadi di kasih bubur sama ibu pemilik kontrakan ini."Kata Salsabila sambil membuatkan teh anget untuk Agung.


Deg...


Ada perasaan aneh lagi yang kembali muncul di hati Agung saat melihat Salsabila yang sedang menyiapkan sarapan untuk dirinya.


Perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya kepada perempuan lain bahkan dengan Nadia,pacarnya Agung,ada perasaan bahagia, terharu.


Hatinya merasa damai,nyaman, pokoknya mboh lah banyak banget yang Agung rasakan saat ini yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


"Makasih Sa."Ucap Agung sambil duduk dikursi.


"Bapak mau langsung ke pabrik apa mau pulang dulu pak?"Tanya Salsabila.

__ADS_1


"Mau pulang dulu, bajuku kan belum ganti dari kemarin,masa ke pabrik pakai baju ini lagi."Jawab Agung.


"Oh iya,he..he.."Kata Salsabila sambil tertawa kecil melihat baju Agung yang sudah dari kemarin masih utuh belum berubah alias belum ganti.


__ADS_2