Ketulusan Cinta Rini 2

Ketulusan Cinta Rini 2
Chelsea dan Pak Eko.


__ADS_3

Suara sorak Sorai kembali terdengar begitu meriah saat mereka sudah berada diatas panggung untuk menerima hadiah mereka yaitu sebuah piala dan sejumlah uang yang diberikan oleh Pak Eko,dari pihak sekolah meminta Pak Eko untuk memberikan hadiah dan selamat untuk para juara, Pak Eko adalah seorang yang telah memberikan dana bantuan yang jumlahnya lumayan banyak kepada sekolah itu.


"Anak ini,kenapa wajahnya mirip sekali dengan wajah Siska? Pak Karyo tadi mengatakan kalau dia anaknya Pak Rendi dengan Bu Rini,tapi kenapa perasaanku mengatakan kalau dia anaknya Siska,dan mata anak ini ...." Gumam Pak Eko dalam hati setelah menyerahkan hadiah untuk Chelsea,


"Selamat ya anak-anak, rajinlah belajar,jadilah anak-anak yang dapat membuat orang tua, sekolah, dan bangsa merasa bangga dengan prestasi kalian."Ucap Pak Eko setelah memberikan hadiah untuk mereka para juara.


"Dia...bapak ini kan orang yang kemarin? Sabenarnya ada hubungan apa dia sama Ibu Siska." Gumam Chelsea dalam hati sambil memperhatikan laki-laki paruh baya yang sedang berdiri didepannya."Kenapa hatiku merasa tenang saat melihat kedua matanya?Mata itu? Tampak tidak asing, sepertinya aku pernah melihatnya." Mereka sama-sama merasakan perasaan aneh saat kedua mata mereka bertemu.


Setelah jam menunjukkan pukul dua siang, acara pun berakhir.


"Ibu lo gak jemput Chels?Kok lo masih disini? Tanya Mariyatun menghampiri temannya yang masih berdiri didepan pintu gerbang.


"Gak tau ibu kok belum jemput ya?Apa mungkin lagi banyak pasien dirumah sakit."Jawab Chelsea yang juga nampak bingung karena ibunya belum datang menjemput sedang sekolah sudah mulai sepi, semua murid sudah banyak yang pulang dijemput oleh orang tua mereka masing-masing.


"Ikut kita aja yok Chels ke Mall, nyokap ngajakin ke Mall mau belanja keperluan dapur dulu."Ajak Mariyatun.


"Enggak ah makasih Tun,aku nunggu ibu saja takut nanti ibu marah."Jawab Chelsea yang paling takut melihat ibunya marah.


"Beneran lo gak apa-apa disini sendirian?"Tanya Mariyatun memastikan.


"Iya gak apa-apa, paling sebentar lagi ibu juga datang."Jawab Chelsea.


"Ayok nak Chelsea ikut kita aja daripada kamu sendirian disini."Ucap ibunda Mariyatun didalam mobil.


"Iya makasih tante, Chelsea mau nunggu ibu saja tan."Jawab Chelsea sopan sambil tersenyum menatap ibunda sahabatnya itu.


"Ya sudah gue tinggal ya,lo hati-hati."Ucap Mariyatun langsung masuk kedalam mobil meninggalkan Chelsea yang masih berdiri didepan pintu gerbang sekolah.

__ADS_1


Dert....


Handphone Chelsea bergetar.


"Halo bu."Ucap Chelsea setelah mengangkat panggilan telpon yang ternyata dari ibunya.


"Sayang...kamu sudah pulang belum? Maaf nak ibu tidak bisa menjemput kamu,ibu mau melakukan operasi sebentar lagi, tiba-tiba ada pasien yang harus segera dioperasi karena keadaannya sangat kritis, kamu pulang naik taksi aja gak apa-apa kan nak?"Kata Siska diseberang telpon.


"Iya bu gak apa-apa,ibu tentang saja nanti Chelsea gampang nyari taksi, Chelsea do'akan semoga operasinya berjalan lancar."Jawab Chelsea dengan suara lembut.


"Makasih ya sayang,kamu hati-hati ya nak,ya sudah ibu mau melakukan operasi dulu,dah sayang,tut...tut...."Panggilan telpon dimatikan oleh Siska karena ia harus segera melakukan operasi terhadap pasiennya.Tanpa Chelsea sadari dari tadi ada yang mendengarkan percakapannya dari belakang.Dia adalah Pak Eko yang tidak sengaja melihat Chelsea saat dirinya hendak menuju mobilnya,ia berjalan menghampiri Chelsea karena merasa penasaran dan ternyata Chelsea sedang menelpon seseorang.


"Halo nak,ada apa?Apa ada yang perlu bapak bantu?"Tanya Pak Eko seramah mungkin agar gadis remaja yang ada didepannya tidak merasa takut dengannya.


"Eh...."Chelsea merasa terkejut ia langsung menoleh kebelakang, terlihat Pak Eko sedang berdiri dibelakangnya.


"Eh bapak,gak ada apa-apa kok pak,tadi ibuku mengabari kalau ibu gak bisa menjemput soalnya ibu harus melakukan operasi."Jawab Chelsea jujur.


"Hehehe...bukan ibu yang sakit pak,tapi pasien ibu karena ibu seorang dokter."Jelas Chelsea.


Deg...


"Anak ini, jangan-jangan memang benar kalau dia anaknya Siska." Gumam Pak Eko dalam hati merasa terkejut saat Chelsea mengatakan ibunya adalah seorang dokter.


"Maaf apa ibu kamu perempuan yang waktu itu menjemputmu nak?"Tanya Pak Eko.


"Iya Pak."Jawab Chelsea singkat.

__ADS_1


"Oh Tuhan."Kedua mata laki-laki paruh baya itu langsung berkaca-kaca menatap wajah Chelsea.Sungguh ia merasa bahagia ternyata memang benar dugaannya, kalau gadis remaja yang ada dihadapannya adalah anak dari perempuan yang sangat ia cintai.


"Ada apa pak?Apa bapak baik-baik saja?"Tanya Chelsea jadi merasa khawatir saat melihat ekspresi wajah Pak Eko yang tiba-tiba berubah jadi sedih.


"Gak apa-apa nak,ya sudah ayok bapak antar kamu pulang, jangan naik taksi sendirian, sekarang banyak banget orang jahat,bapak gak mau kamu kenapa-kenapa, percayalah sama bapak nak, bapak bukan orang jahat."Ucap Pak Eko dengan suara lembut berusaha meyakinkan Chelsea.


"Tapi pak,aku sudah janji sama bunda Rini dan ayah kalau aku gak boleh ikut dengan orang yang belum aku kenal."Jawab Chelsea dengan polosnya.


"Siapa mereka nak?"Tanya Pak Eko semakin bingung.


"Mereka orang tua yang sudah merawat dan membesarkan aku pak, karena dulu ibu membuang-ku."Ucap Chelsea lirih dengan wajah sendu.


"Siska membuang kamu?Tapi kenapa?"Tanya Pak Eko kaget.


"Bapak mengenal ibu Siska?"Tanya Chelsea tidak kalah kagetnya.


"Ah... nanti saja bapak jelasin nak, ceritanya panjang,ya sudah ayok bapak antar kamu pulang, keadaan sekolah sudah sangat sepi."Ajak Pak Eko.


"Em...."Chelsea nampak ragu.


"Tenanglah nak,bapak beneran ingin mengantarmu pulang,gak ada maksud lain selain itu.Nanti bapak ceritakan sabenarnya ada hubungan apa bapak dengan ibumu setelah kita sudah berada didalam mobil."Rayu Pak Eko.


"Baiklah...."Jawab Chelsea karena penasaran ingin mengetahui ada hubungan apa antara Pak Eko dan ibunya, kenapa waktu itu ibunya terlihat sang marah saat bertemu dengan Pak Eko.


🌻🌻🌻


"Jadi selama ini kamu tidak tinggal bersama Ibumu?"Tanya Pak Eko sambil menyetir mobil.

__ADS_1


"Tidak pak,dari bayi aku diasuh oleh Bunda Rini dan Ayah Rendi,hingga akhirnya aku tau kalau ternyata aku bukan anak mereka."Jawab Chelsea berbicara apa adanya.


"Kenapa ibumu tidak mau merawat kamu? Terus bagaimana kedua orang tua yang sudah merawat kamu dari kecil apa mereka memperlakukan kamu dengan baik?"Tanya Pak Eko sangat ingin tau dengan masa lalu gadis remaja yang sedang duduk disampingnya, entah kenapa ia sangat yakin kalau gadis remaja itu adalah putri kandungnya.


__ADS_2