
"Bunda,hua... maafin Chelsea Bun,hua...."Tangis Chelsea langsung pecah sambil memeluk Rini membuat Rini jadi bingung.
"Kamu kenapa sayang? Katanya kamu mau nginep tempat teman kamu kok gak jadi?Apa yang terjadi Nak?Apa teman kamu itu nakal?"Tanya Rini khawatir.
Setelah selesai menelpon Inul, Chelsea yang tadinya berniat untuk nginep tempat temannya langsung pamit pulang, sesampai di rumah kedua orang tuanya, Chelsea langsung berlari mencari Rini sang Bunda dan langsung memeluknya begitu ia menemukan Rini.
"Hua... Bunda, Chelsea sayang Bunda."Chelsea masih menangis sambil memeluk dengan erat tubuh Rini.
"Ada apa sih rame banget!"Ucap Fareal keluar dari kamarnya saat mendengar ada suara tangis.
"Aduh Dek, kenapa?"
"Mas Fareal,hua...."Chelsea melepas pelukannya ke Rini berganti menubruk Fareal hingga tubuh Fareal terdorong kebelakang untung tidak jatuh, Chelsea memeluk kakaknya sambil menangis.
"Eh...ada apa sih?"Fareal menggaruk kepalanya sendiri masih dalam mode bingung menoleh kearah Bundanya.
"Entahlah...!"Ucap Bunda mengangkat bahunya sama-sama bingung.
"Ayok duduk dulu sayang."Ucap Rini mengusap lembut punggung Chelsea.
"Mbak...! Tolong ambilkan minum buat Chelsea Mbak!"Seru Rini ke asisten rumah tangganya.
"Baik Bu!"Si Mbak langsung berlari keruang tengah dan memberikan segelas air putih untuk Chelsea yang sudah duduk bersama dengan Rini dan Fareal diruang tengah.
"Terimakasih ya Mbak."Ucap Rini ke asisten rumah tangganya itu.
"Minumlah sayang, setelah itu ceritakan sama Bunda dan Mas mu apa yang terjadi Nak!"Perintah Rini sambil menyerahkan segelas air putih kepada putrinya.
Tiiiin....
__ADS_1
Terdengar suara klakson mobil dari luar mengagetkan mereka yang sedang berada diruang tengah.
Terlihat seorang perempuan muda berlari kedepan untuk membukakan pintu, perempuan muda itu adalah asisten rumah tangga Rini dan Rendi.
Tidak lama terdengar suara langkah kaki seseorang berjalan menuju ruang tengah.
"Oalah...lagi pada kumpul disini toh! Pantas saja, biasanya Ayah pulang ada yang menyambut didepan pintu,ini kok tumben-tumbenan gak ada yang berdiri didepan pintu menyambut Ayah pulang."Ucap laki-laki itu yang ternyata adalah Rendi, Ayah mereka yang baru pulang dari konveksi milik kedua orang tuanya yang sekarang sudah diwariskan untuk dirinya.
"Ayah... maafin Bunda Yah, putri kita sedang sedih jadi Bunda gak menyambut kedatangan Ayah didepan pintu."Jawab Rini sambil berjalan menghampiri suaminya yang baru pulang, Rini mencium punggung tangan suaminya diikuti kedua anaknya lalu mereka kembali duduk ditempat semula, sedangkan Rini berjalan kedapur membuatkan minuman untuk suaminya.
"Bun...gak usah bikin kopi , Ayah tadi sudah minum kopi diwarung, buatkan teh hangat saja ya Bun!"Seru Rendi ke istrinya yang sedang berjalan ke dapur.
"Iya Yah!"Jawab Rini sambil berjalan kedapur.
"Memangnya ada apa dengan Chelsea?"Tanya Rendi menatap putrinya yang terlihat pucat.
"Hiks... Ayah maafin Chelsea."Lagi-lagi kata-kata itu yang diucapkan Chelsea membuat Fareal yang dari tadi berada di sana jadi semakin bingung.
Apa kamu sudah melakukan kesalahan atau dosa besar, atau kamu jangan-jangan...!"Fareal mulai curiga takut adiknya sudah melakukan dosa besar bersama laki-laki seperti hubungan suami-istri.
Pikiran Fareal mulai kemana-mana membayangkan adik satu-satunya telah membuat malu keluarganya.
"Fareal...."Rendi menatap tajam kearah putranya.
"He...Iya Yah, sorry...,habis Chelsea dari tadi cuma nangis sambil mengucapkan kata maaf,kan kita jadi bingung Yah."Protes Fareal.
"Sayang...ayok sekarang coba kamu ceritakan Nak,apa yang terjadi,apa ada seseorang yang telah menyakiti kamu? Tanya Rendi dengan suara lembut sambil menatap putrinya yang terlihat murung.
"Minum dulu tehnya Yah."Kata Rini yang sudah kembali keruang tengah bersama mereka sambil meletakkan secangkir teh hangat untuk suaminya diatas meja,lalu ia duduk disamping putrinya yang masih terisak.
__ADS_1
"Terimakasih Bunda."Ucap Rendi sambil tersenyum menatap istri tercinta.
"Bunda maafin Chelsea, sabenarnya kemarin Chelsea sempat marah sama Bunda, Chelsea berfikir Bunda orang jahat."Jelas Chelsea membuat kedua orang tua dan kakaknya jadi semakin bingung.
"Kenapa kamu berpikir seperti itu sayang? Apakah Bunda pernah berbuat jahat sama kamu atau sama orang lain? Tanya Rini sambil mengusap lembut rambut putrinya yang panjang sebahu.
"Bunda, Ayah... Chelsea sudah tau semuanya tentang siapa Chelsea yang sabenarnya, hiks.... Chelsea sabenarnya,hua...."Chelsea kembali menangis sebelum menyelesaikan ucapannya.
Rini langsung mendekap tubuh putrinya kedalam pelukannya.
"Chelsea bukan a...anak kandung kalian kan?Hiks...."Tanya Chelsea menatap wajah Bundanya.
"Siapa yang bilang seperti itu sayang...!Kamu anak Bunda sama Ayah."Kata Rini terkejut dengan ucapan putrinya,ia langsung melepas pelukannya dan menatap serius kearah Chelsea.
"Kata perempuan itu, Bunda sudah mengambil Chelsea dari ibu kandung Chelsea, Bunda sudah dengan licik merebut Ayah dari ibu kandung Chelsea yang sabenarnya, hiks...."Jelas Chelsea sambil terisak.
Rini dan Rendi saling bertatapan penuh selidik, terlihat ada ketegangan di wajah mereka.
"Siapa perempuan itu?Apa kamu mengenalnya?"Tanya Rendi mulai khawatir.
"Chelsea tidak mengenalnya Ayah, aku bertemu dengannya saat aku sedang mencari buku beberapa hari yang lalu, perempuan itu bilang Bunda bukan ibu kandung aku, Bunda orang jahat yang sudah memisahkan aku dengan ibu kandungku,hua...."Ucap Chelsea semakin mengencangkan tangisannya.
"Dengarkan Bunda sayang,kamu adalah putri Bunda selamanya kamu putri Bunda dan Ayah,kamu adik satu-satunya Mas Fareal,kamu jangan percaya dengan apapun kata perempuan yang kamu temui itu Nak,kami sangat menyayangi kamu sayang."Ucap Rini dengan kedua mata berkaca-kaca kembali mendekap tubuh Chelsea dengan erat kedalam pelukannya.
"Tapi aku bukan anak kandung kalian,lalu anak siapa aku? Kenapa aku dibuang oleh orang tua kandungku?Kenapa aku dibuang? Kenapa selama ini kalian merahasiakan dariku?Kenapa kalian tidak mau memberitahu aku? Kenapa perempuan itu bicara seperti itu?Apa yang sabenarnya terjadi Bun?Kenapa aku seperti sedang dipermainkan?Hua ...."Chelsea terus memberontak sambil menangis.
"Sayang...kamu jangan menangis lagi Nak,hati Bunda terasa sakit mendengar kamu bicara seperti itu, hiks...."Kata Rini dengan pipinya yang sudah dibanjiri air mata.
"Iya memang benar,Bunda memang bukan yang melahirkan kamu,tapi Bunda sangat menyayangi kamu seperti anak kandung Bunda sendiri,Kamu adalah putri Bunda dan selamanya bakal menjadi putri Bunda karena Bunda yang sudah merawat kamu dari kamu masih baru dilahirkan, karena saat kami menemukanmu dulu, keadaan kamu masih ada tali pusar yang menempel belum putus dari tempatnya menandakan kamu baru dilahirkan."Jelas Rini menceritakan kejadian yang sabenarnya agar tidak terjadi salah paham lagi.
__ADS_1
"Kami tidak tau kenapa kamu dibuang,yang kami tau kamu adalah anugerah terindah yang Tuhan kirimkan untuk kami,kenapa Bunda dan Ayah merahasiakannya selama ini, karena kami takut kamu bakal pergi meninggalkan kami setelah kamu tau siapa kamu yang sabenarnya."Lanjut Rini masih mendekap tubuh putrinya dengan erat, Rendi dan Fareal hanya bisa diam melihat dua wanita yang mereka sayangi terlihat begitu sedih.