
"Wah... ternyata puisi mereka bagus-bagus ya semuanya! Kira-kira siapa ya pemenang lomba puisi antar kelas tahun ini?"Ucap MC langsung disambut suara riuh dari para siswa-siswi yang hadir diruangan itu.
"Chelsea,Chelsea, Chelsea!"Seru mereka terus meneriakkan nama Chelsea.
"Wuih... keren lo Chels, lihat mereka semua menyebut nama lo, semoga para juri juga memilih lo jadi juaranya ya,"ucap Mariyatun ikut merasa senang.
"Amin,ayok kita berdoa bersama-sama semoga kelas kita yang jadi juara."Balas Chelsea.
"Ayok gaes kita harus kompak,"Mariyatun mengulurkan tangannya disambut oleh teman-temannya yang lain, mereka menyatukan telapak tangan mereka dengan telapak tangan Mariyatun berada paling bawah, disusul telapak tangan teman-teman yang lain bertumpuk-tumpuk menjadi satu dan..."Yeee...!"Teriak mereka bersama-sama sambil mengangkat tangannya keatas.
"Ih... kalian sungguh norak banget deh,lebay amat sih,iya kalau menang ya kalau kalah..."Ucap seorang gadis remaja sambil tersenyum sinis kearah Chelsea dan kawan-kawan.
"Hahaha... paling malu terus nangis berjamaah deh mereka, hahaha...!"Seru teman-teman gadis remaja tadi.
"Ish... syirik aja deh kalian,ya terserah kita dong,kok kalian jadi yang ribet,kenapa?Ngiri lo! Dasar cewek ganjen."Balas Mariyatun dengan suara ketus kepada geng yang suka ia panggil dengan sebutan geng cewek-cewek ganjen, sesungguhnya Maryatun sudah sangat gerah dengan sikap dari anak-anak kelas 3A, terutama geng yang sok paling pintar dan sok paling cantik itu.
"Lo berani sama kita, dasar lo cewek dekil."Ucap salah satu dari siswi kelas 3A yang dari dulu memang tidak suka dengan gengnya Mariyatun dan kawan-kawan.
Maryatun memiliki kulit agak gelap makanya suka dipanggil cewek dekil oleh siswa-siswi kelas lain.
"Biarin aja ye... biar dekil tapi manis,"ucap Maryatun penuh percaya diri."
__ADS_1
"Hahaha... manis kalau dilihat dari atas monas,orang item gitu kok dibilang manis."Mereka tidak puas-puasnya menghina Maryatun, karena cuma Maryatun yang paling berani melawan geng cewek-cewek ganjen,nama geng mereka juga Maryatun yang memberi karena sikap dan gaya mereka yang centil membuat Mariyatun memanggil geng mereka dengan sebutan geng cewek-cewek ganjen.
"Kalian sedang memuji atau gimana sih? terimakasih atas pujiannya ya kawan, gue memang manis, item manis,kalau itemnya ilang ya tinggal manisnya, lha Dari pada kalian,emang gue akui kalian cantik-cantik,tapi cuma cantik doang, kalau cantiknya ilang tinggal apanya gaes?"Tanya Mariyatun kepada kawan-kawannya.
"Jeleknya dong...!"Seru mereka semua siswa-siswi kelas 3C disertai tawa yang terdengar begitu nyaring.Terlihat geng cewek-cewek ganjen nampak kesal hendak maju untuk memberi pelajaran ke Mariyatun tapi langkah mereka langsung berhenti saat terdengar suara dari MC agar mereka disuruh tenang menunggu keputusan dari para juri.
"Anak-anak tolong diam sebentar, kita dengarkan keputusan dari dewan juri yang akan mengumumkan siapa pemenang lomba baca puisi tahun ini,mari bapak atau ibu dewan juri yang terhormat saya persilahkan maju kedepan."Ucap MC dengan sopan.
Semua tampak diam tidak ada yang berani berbicara, kedua mata mereka mengikuti langkah kaki seorang pemuda tampan yang sedang berjalan menuju ke panggung.
"Pak Ali memang ganteng ya gaes, gue juga maulah kalau disuruh jadi selingkuhannya."Kata seorang siswi terpesona dengan wajah tampan dari juri yang sedang berjalan untuk naik keatas panggung.
"Oke anak-anak, pertama-tama saya mengucapkan syukur kepada Tuhan yang maha Esa dimana kita masih dipertemukan hari ini untuk mengikuti lomba yang biasa dilakukan setiap akhir semester satu tahun sekali, saya juga ingin mengucapkan selamat kepada siswa-siswi kelas dua yang terpilih ikut lomba cerdas cermat sekabupaten yang akan diadakan besok pagi,mari kita doakan kepada mereka semoga mereka bisa memenangkan perlombaan dan mengharumkan nama sekolah kita,dan untuk lomba baca puisi saya mewakili para juri memutuskan untuk memilih tiga dari 12 peserta (Maaf ya gaes pada episode sebelumnya author salah menyebut kelas mereka,hehe... semua berjumlah 12 kelas bukan 9 kelas, tapi sudah author revisi sih jadi 12🤭🙏)
Siapakah mereka?Yok saya langsung sebutkan saja perwakilan dari kelas mana saja yang akan menjadi juara."Ucap Pak Ali sengaja membuat para murid-muridnya penasaran.
"Cepetan dong pak...siapa pemenangnya!"Seru seorang anak laki-laki sudah tidak sabar ingin mengetahui kelas mana saja yang menjadi juara.
"Oke... yang saya panggil maju kedepan ya!"Perintah Pak Ali.
Para siswa-siswi tampak tegang mendengar ucapan dari Pak Ali.
__ADS_1
"Untuk juara ketiga jatuh kepada saudara Ita Purnamasari perwakilan dari kelas 2C."Psk Ali menghentikan ucapannya menunggu sang juara naik panggung dulu.
Terdengar tepuk tangan begitu meriah dari semua orang.
Terlihat seorang gadis remaja berbadan kurus memakai kacamata naik keatas panggung.
"Untuk juara kedua jatuh kepada saudara Arkan kelas 3A."Ucap Pak Ali setelah gadis remaja yang bernama Ita sudah berada diatas panggung dan sudah berdiri disampingnya.
"Ye... Arkan...!"Terdengar teriakan histeris dari gadis-gadis penggemar Arkan,cowok ganteng kelas 3A yang suka banget bercanda dan suka buat puisi untuk para gadis-gadis.
"Sekarang saatnya kita untuk mengetahui siapa ya kira-kira juara pertamanya? Penasaran gak?"Tanyanya bikin siswa-siswi dari 12 kelas jadi semakin penasaran, sekolah elit milik swasta yang cukup terkenal, memiliki fasilitasnya yang oke dan guru yang kebanyakan didatangkan dari luar negri untuk mengajar di sekolah itu, dengan biaya pendaftaran lumayan mahal, yang sekolah di sekolah itu tentunya bukan anak-anak sembarangan, mereka dari golongan orang berada kalaupun ada yang dari golongan orang biasa kebanyakan karena mendapatkan beasiswa.
"Yak langsung saja,mari kita beri tepuk tangan kepada juara pertama baca puisi yaitu jatuh kepada saudari...!"Pak Ali sengaja menghentikan ucapannya lagi beberapa menit membuat para murid-muridnya jadi kesal dengan sikap guru olah raga mereka yang suka banget bikin penasaran.
"Hehehe... maaf bapak sengaja."Ucapnya sambil terkekeh."Dia adalah saudari Chelsea...!"Teriaknya langsung mendapat tepuk tangan begitu meriah disertai teriakan dan suara suwiwitan dari anak-anak cowok.
"Wow... kita menang gaes."Ucap Chelsea terkejut langsung di-peluk oleh teman-temannya yang lain.
"Aa... kereeeen...!"Seru mereka sambil memeluk tubuh Chelsea.
"Ehem, sepertinya ada yang sedang terbakar karena kalah dari kelas kita gaes."Ucap Mariyatun melirik kearah geng cewek-cewek ganjen yang terlihat tidak suka dengan keputusan dari para juri yang malah memilih kelas 3C yang jadi juara satu.
__ADS_1