
"Baguslah Nak,kamu memang anak yang baik, Bunda bangga sama kamu sayang."Gumam Rini lirih dari luar sambil menatap putrinya melalui jendela, terlihat putri kesayangannya sedang berpelukan dengan Siska didalam.
Tulililiing....
Terdengar handphone milik Rini yang ada didalam tas berbunyi.
Rini langsung mengusap air matanya dan membuka tas kecil miliknya untuk mengambil handphone yang ia simpan didalam tas.
"Adel...."Ucap Rini lirih saat melihat layar handphone ternyata yang menelponnya adalah Adel sahabatnya.
"Halo Rin,lo dimana?tadi gue telpon rumah katanya lo sedang pergi bersama Chelsea."Tanya Adel setelah panggilan telponnya diangkat oleh Rini.
"Aku sedang berada dirumah sakit Del, menjenguk Mbak Siska, kasihan dia sedang sakit."Jawab Rini.
"Haduh Rin, sabenarnya hati lo terbuat dari apa sih Rin? Padahal jelas-jelas Siska udah jahat sama lo,udah berapa kali tuh perempuan berusaha nyingkirin lo,tapi lo masih saja memikirkan tuh perempuan tidak punya perasaan,kalau gue jadi lo ogah gue jenguk perempuan jahat itu, biarin aja dia sakit dan membusuk disana."Ucap Adel diseberang telpon.
"Adel...gak boleh bicara seperti itu,gak baik."Nasehat Rini.
"Hehehe... habis kesel banget gue sama tuh perempuan berbisa."Ucap Adel sambil terkekeh.
"pulang dari rumah sakit ke restoran gue ya Rin, Riko soalnya sedang ada disini sama istri dia yang baru."
"Hah...demi apa Del?Riko sekarang ada di Jakarta?"Tanya Rini kaget.
"Oke, nanti aku langsung meluncur kesana."lanjut Rini bersemangat.
"Oke, gue tunggu,tut...tut...."Ucap Adel setelah itu terdengar suara panggilan telpon dimatikan.
"Bunda..."Panggil Chelsea.
Rini langsung menoleh kebelakang saat mendengar putrinya memanggil.
"Eh... sayang, sudah ketemunya? Bagaimana Nak?"Tanya Rini merapikan rambut Chelsea yang sedikit berantakan.
"Tadi Tante...,eh maksud aku, Ibu minta agar aku tidak pergi meninggalkan dia lagi, terus tadi aku sudah bilang sama Ibu Siska kalau aku mesti pulang mau belajar soalnya besok mau ada ulangan harian,aku bilang ke Ibu besok datang lagi."Jelas Chelsea.
"Ya sudah besok Bunda temenin kamu kesini lagi ya sepulang sekolah."Ucap Rini sambil tersenyum.
"Iya Bunda."Jawab Chelsea singkat.
"Kita ke-restorannya Tante Adel yok, tadi Tante Adel telpon katanya kita disuruh kesana sekalian kita makan siang,kamu pasti sudah lapar kam?"Tanya Rini.
__ADS_1
"Iya Bun,aku lapar."Jawab Chelsea manja.
"Oke,ayok kita pergi sekarang tuh taksinya sudah nungguin dari tadi."Ajak Rini menggandeng tangan Chelsea.
Hanya membutuhkan waktu sebentar akhirnya mereka sampai direstoran Adel dan Julius yang kebetulan dekat dengan rumah sakit tempat Siska dirawat.
"Akhirnya... datang juga."Ucap Aden menyambut kedatangan sahabatnya.
"Mana Riko Del? Kangen sama tuh orang."Kata Rini sambil berjalan menghampiri Adel.
"Tuh...!"Ucap Adel menunjuk Ketempat Riko dan istri barunya yang sedang menikmati makanannya.
"Hai Chelsea...!"Sapa seorang laki-laki dari belakang Chelsea,
Chelsea pun langsung menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang memanggilnya, terlihat seorang pemuda tampan sedang berlari menghampirinya.
Sedangkan dua emak tukang gosip, sudah nyelonong begitu saja melupakan Chelsea yang sedang berjalan dibelakang mereka.
"Lho...Mas Aciel juga ada disini toh."Ucap Chelsea terkejut dengan kedatangan ponakan Julius.
"Iya, baru sampai, pingin mampir sebentar mau minta makan sama Aunty,eh malah ketemu lo disini, beruntung banget gue,he...."Jawab Aciel sambil nyengir.
"lha sih...lo tuh ya Rin,dari dulu gak pernah berubah kalau lagi seneng sampai lupa yang lainnya,putri lo sendiri saja sampai lo lupain, semoga lo gak lupa sama laki lo bisa gawat nanti,gak dikasih jatah deh lo!"Ucap Riko menggoda Rini.
"Ih... apaan sih Ko."Jawab Rini sambil mencari keberadaan Chelsea.
"Noh...putri lo lagi sama ponakan gue."Seru Adel menunjukkan dimana Chelsea saat ini sedang berada.
Dari jauh Rini dapat melihat putrinya sedang bercanda dengan ponakan Adel, juga masih saudara sepupu dengannya karena Aciel anak dari almarhum pamannya.
"Oalah... bocah,hem...!"Rini tersenyum melihat putrinya yang sepertinya terlihat bahagia bersama Aciel.
"Mereka serasi juga ya Rin, apa sebaiknya kita jodohkan saja mereka berdua."Kata Adel membuat Rini yang sedang minum sampai tersedak.
"Uhuk-uhuk...."
"Ya enggak Bolehlah Del!"Seru Riko
"Lha... memangnya kenapa?"Tanya Adel bingung.
"Ya iyalah,orang tua Rini sama orang tua Aciel kan masih kakak beradik,jadi mereka gak bisa bersama lah!"Jelas Riko.
__ADS_1
"Ya kalau Chelsea anak kandung Rini,tapi dia kan bukan anak kandung Rini Ko."Ucap Adel memberitahu.
"Lha sih...?"Riko yang belum tau soal siapa Chelsea tampak bingung dengan ucapan Adel.
"Ah... panjang ceritanya, udahlah jangan bahas masalah itu,aku lapar nih Del teman aku yang paling baek,makan dong Adel sayang...!"Rayu Rini dengan suara manja agar dikasih makanan gratis.
"Ih... rayuan lama udah gak mempan."Jawab Adel cuek.
"Gimana lo setuju gak dengan rencana gue, kita jodohkan saja Chelsea sama Fareal biar kita besanan."Adel kembali melanjutkan tentang idenya untuk menjodohkan Chelsea dengan Aciel.
"Sudahlah itu urusan nanti saja, Chelsea masih sekolah,aku pingin Chelsea serius sekolah dulu baru memikirkan itu."Jawab Rini tidak terlalu menanggapi ide dari sahabatnya.
Sementara ditempat lain terlihat Fareal sedang menemui gadis pujaannya, siapa lagi kalau bukan Devira.
Fareal mengajak Devira menghabiskan hari libur dengan jalan-jalan ke Mall, setelah sebelumnya nonton di bioskop terlebih dahulu.
Setelah melakukan PDKT selama hampir tiga bulan lamanya,akhirnya Fareal dan Devira resmi pacaran tiga hari yang lalu.
"Kamu mau makan apa Vir?"Tanya Fareal saat mereka sedang berada di sebuah restoran yang ada didalam Mall.
"Gue mau mie goreng sajalah."Jawab Devira.
"Oke, Mbak tolong mie goreng satu porsi sama gue minta nasi sama ayam bakar satu porsi ya Mbak, minumnya es teh manis dua."Kata Fareal kepada pelayan restoran.
"Kenapa lo gak mau makan nasi Vir?"Tanya Fareal.
"Gue malas makan nasi."Jawab Devira.
"Lo seperti Chelsea aja,dia juga kalau diajak makan diluar pasti mintanya sama mie goreng kalau gak cuma minta roti bakar sama jus jeruk,Hem... makanya dia punya badan kerempeng habisnya susah banget makan nasinya.
Oh iya, kenapa lo tadi gak mau gue ajak nonton film Narnia? Padahal keren lo ceritanya."Tanya Fareal lagi.
"Gue gak suka, kayak anak kecil."Jawab Devira yang tidak terlalu menyukai film model yang menurut dia tidak masuk akal di dunia nyata.
"Kalau Chelsea malah suka banget sama film itu,kita pernah sampai begadang semalaman demi untuk nonton film itu."Fareal kembali membicarakan tentang adik perempuannya membuat Devira jadi cemburu.
"Lo kenapa Vir?"Tanya Fareal saat melihat kekasihnya tiba-tiba diam.
"Gak apa-apa he...!"Jawab Devira dengan senyum yang dipaksakan.
Sabenarnya hatinya terasa sakit saat kekasihnya malah membicarakan perempuan lain saat sedang berdua dengannya meskipun perempuan yang dibicarakan oleh kekasihnya itu adalah adiknya sendiri.
__ADS_1