Lord Of The Secret Dimension

Lord Of The Secret Dimension
Spekulasi Sang Detektif


__ADS_3

Pancaran sinar hitam langsung keluar dari masing-masing sela pintu dan jendela.


Pancaran tersebut dengan cepatnya menghancurkan dan menyerap kedua bola api secara bersamaan.


Setelah selesai melakukan urusannya, pancaran cahaya hitam langsung menghilang dalam hitungan kurang dari satu detik.


Hal tersebut membuktikan bahwa adanya pengaruh pengamanan yang diberikan oleh sang Pelaku terhadap rumah tersebut.


"Lihatlah! Aku bertaruh kau pasti bisa melihat yang cahaya yang tadi bukan, Brian?" Tanya Pak Hugo dengan jari telunjuknya yang menunjuk ke arah jejak menghilangnya pancaran cahaya hitam tersebut.


"Kupikir kau mau menghancurkan bukti-buktinya! Jadi apa hasilnya?" Tanya Pak Brian dengan menatap jejak yang ditunjukkan oleh Pak Hugo lalu melirik ke arah dua anak buahnya.


"Seperti yang kau lihat sebelumnya, semua bukti-bukti ini menunjukkan bahwa pelakunya adalah Ellievont sendiri. Ia telah merencanakan semuanya sejak lama." Ucap Pak Hugo dengan mencatat di buku tulisnya.


"Bagaimana kau bisa sangat yakin jika pelakunya adalah Ellievont? Bukankah tuan rumah ini adalah Elliovent? Dia memiliki akses terhadap rumahnya sendiri lebih banyak daripada adiknya." Ucap Pak Brian dengan membaca data informasi yang telah ia dapatkan dari Badan Kependudukan Tscaxius.


"Ya, memang benar bahwa tetua memiliki berbagai tanggung jawab yang besar termasuk akses rumahnya. Lalu, bagaimana jika pernyataan itu kita ubah menjadi spekulasi terbalik? Di dunia ini, semua kemungkinan dapat terjadi dan tidak ada pahlawan ataupun penjahat yang dapat dipercayai secara mentah-mentah. Bukankah itu adalah pengetahuan umum yang sudah dikenal banyak orang?" Tanya Pak Hugo dengan melirik ke arah Pak Brian setelah selesai menulis catatannya.


"Ugh...!" Gumam Pak Brian dengan berusaha menyanggah pendapat rekan sekaligus rival kerjanya, sayangnya dirinya tidak dapat melakukannya karena ia telah melewati hal yang sama dengan Pak Hugo.

__ADS_1


"Jadi maksud anda, kematian Ellievont adalah rekayasa dan menghilangnya Elliovent beserta Ravettha juga merupakan bagian rencananya?" Tanya Grissham setelah menyimpulkan apa yang ia lihat dan dengar secara langsung.


"Benar. Jika kita bandingkan dengan pergerakan kasus penjahat lainnya, sejujurnya kasus ini sangat alami. Apa kalian tahu tentang berita menghilangnya Putri Keempat dari Raja dan Ratu Ocaxius? Itu juga ada hubungannya dengan kejadian ini." Ucap Pak Hugo dengan menyerahkan sebuah dokumen dari dalam tasnya.


Dokumen tersebut berisikan berita-berita yang tersebar dengan luas pada tiga tahun yang lalu dan hanya bertahan selama satu minggu akibat reaksi masyarakat yang tidak baik.


"Ada kaitannya dengan kasus bayi itu? Aku yakin Ellievont akan dijatuhi hukuman yang lebih dari hukuman mati! Sebelum itu, bisakah kau jelaskan kembali bagaimana kau bisa sangat yakin bahwa kejadian ini ada kaitannya dengan kasus itu?" Tanya Pak Brian yang sudah siap untuk melihat fakta yang sangat menarik untuk ditelusuri lebih dalam.


"Ya. Kita harus membuat rencana yang lebih matang karena belum tentu hukuman pertama akan jatuh kepadanya. Bisa saja dipindahkan ke orang lain yang lebih menguntungkannya. Tentunya dia akan sangat membahayakan jika kita terus membiarkannya." Ucap Pak Hugo dengan memperhitungkan seluruh kemungkinan yang akan terjadi baik jangka pendek maupun jangka panjang.


"Baiklah! Kalau begitu aku akan memerintahkan para pasukanku untuk segera menangkapnya sebelum dia lari menjauh!" Ucap Pak Brian dengan berencana meninggalkan Pak Hugo di tempat untuk memberikan perintah kepada para bawahannya secara langsung.


Hal yang membuat dirinya terkejut adalah ia mendengar sekaligus bertemu dengan dua tamu spesialnya.


"Kata siapa kau sudah mendapatkan izin menaikkan bendera perang selain dari Yang Mulia Raja?" Tanya suatu suara yang sangat familiar bagi Pak Brian dan Pak Hugo.


Suara tersebut berasal dari seorang Pangeran Tscaxius yang datang bersama kakaknya dengan menunggangi masing-masing kudanya dan memasuki tempat perkara tanpa disadari oleh Pak Brian.


Kakaknya memiliki posisi sebagai Putra Mahkota yang bernama Plebe Bosnia Herzegovina Monterey, sedangkan satu-satunya adik kecil kesayangannya bernama Allen Belaruz Herzegovina Monterey.

__ADS_1


Tubuh yang tinggi, rambut pirang yang tertata rapih dengan mata yang berwarna batu safir, sedang memberikan sorot tatapan mata yang tajam sangat menambah keindahan penampilan yang disertai baju dan jubah kerajaannya.


Menyadari akan kehadiran kedua pangeran tersebut, seluruh pihak pengintograsian yang sedang berada di tempat kejadian perkara membungkukkan badannya dan memberikan salam hormat kepada mereka berdua.


"Y-Yang Mulia Pangeran Mahkota Plebe Bosnia Herzegovina Monterey dan Yang Mulia Pangeran Allen Belaruz Herzegovina Monterey?" Tanya Brian dengan menunjukkan ekspresi yang benar-benar terkejut atas kedatangan dua tamu spesial tersebut.


"Kami datang hanya karena ingin memeriksa keadaan. Banyak korban yang berjatuhan, meskipun ini bukan yang pertama kalinya, semua itu tetaplah merugikan!" Ucap Pangeran Mahkota Plebe dengan mengkritik tajam keadaan yang telah dilihatnya menggunakan kedua matanya sendiri.


"Ampuni atas kesalahan kami, Yang Mulia Pangeran." Ucap Pak Brian dan Pak Hugo dengan mewakili seluruh pihak yang terdapat di tempat tersebut.


"Kami akan menilai itu nanti! Sekarang jelaskan kepada kami mengenai apa yang sebenarnya terjadi disini!" Ucap Pangeran Allen dengan sangat tegas.


"Seseorang yang bernama Ellievont Paelverd telah merencanakan terjadinya peristiwa ini. Ia juga telah menculik bayi yang tidak lain adalah Putri Keempat dari Raja dan Ratu Ocaxius tiga tahun yang lalu. Untuk mencegah dirinya tertangkap, ia memakai orang terdekatnya sebagai alat dan yang paling mengejutkannya lagi adalah setengah dari mereka tidak menyadari akan hal tersebut!" Ucap Pak Hugo dengan membuka suara dan berusaha menjelaskannya secara singkat.


"Bisakah kau jelaskan apa rencana yang telah dibuat oleh orang itu?" Tanya Pangeran Mahkota Plebe dengan mengernyitkan dahinya.


"Tentu, pangeran. Menurut data kependudukan yang telah kami dapatkan, di dalam rumah ini terdiri dari kakaknya yang bernama Elliovent Paelverd, adiknya yang bernama Ellievont Paelverd, dan anak dari Ellievont Paelverd, yaitu Ravettha Toftrelnd Seinoray. Yang perlu kita pertanyakan adalah apakah Ravettha adalah anak gelap dari wanita lain, hasil uji coba penelitian, atau memintanya ke para iblis! Jika kita perhatikan dari nama anak itu, terdapat marga yang sama dengan nama Raja Ocaxius, yaitu 'Toftrelnd'. Kemungkinan besar sang Pelaku tidak memikirkan tentang hal ini karena tidak berpengaruh pada rencana yang dibuatnya. Layaknya seorang ahli, ia membuat halaman rumahnya hancur sendiri dengan kekuatannya, menyembunyikan seluruh bukti dan jejak kejahatannya melalui ledakan dan sihir hitam di rumah ini, tertutupnya berita kematian dirinya dan berita mengilang kakaknya beserta bayi itu." Ucap Pak Hugo dengan menyerahkan tiga buah dokumen yang berisi data kependudukan, kasus menghilangnya Putri Keempat, dan kasus meninggalnya ratusan juta warga di seluruh dunia.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2