Lord Of The Secret Dimension

Lord Of The Secret Dimension
Penjelasan Yang Berarti


__ADS_3

Tibalah Vicenzo, Levord, Kalvetno, dan Sorayna di sebuah ruangan pintu besi yang lumayan berkarat.


Meskipun ruangan tersebut jaraknya tidak terlalu jauh karena hanya berbeda satu lantai, tetap saja markas milik Vicenzo sangat menyeramkan bagi ketiga temannya.


"Apakah para nara pidana yang kau kurung disana adalah hal yang wajar bagimu, Vicenzo?" Tanya Levord dengan menatap ke arah Vicenzo.


"Kenapa? Apa kau dan yang lainnya keberatan memasuki markas ini?" Tanya Vicenzo dengan membalas tatapan Levord dengan sorot matanya yang tajam dan dingin hingga menusuk hati ketiga temannya.


Secara spontan, Sorayna dan Kalvetno langsung menyanggah pertanyaan yang telah diajukan oleh Vicenzo, sedangkan Levord masih tetap menatap wajah Vicenzo.


"Kau belum menjawab pertanyaanku! Jangan katakan bahwa kau tidak akan menjawabnya!" Ucap Levord dengan mengikuti langkah kaki Vicenzo.


"Masuklah ke ruangan diskusi ini! Kita akan membahas semuanya di dalam, jadi persiapkan pertanyaan yang berhasil menarik perhatian kalian!" Ucap Vicenzo dengan membukakan sebuah pintu ruangan diskusinya.


Saat pintu tersebut telah setengah terbuka, sebuah kolam renang dengan kedalaman 2.598 m terbentang luas dengan air hangatnya yang sering memancarkan pantulan cahaya dari atap yang berbahan dasar kaca.


Di bagian tepinya dikelilingi oleh para patung raksasa kuno dengan atribut lengkapnya masing-masing.


Sorot matanya yang tajam seakan-akan mengikuti langkah para pengunjungnya.


Dibandingkan rasa kagum, ketiga temannya justru lebih menunjukkan rasa penasaran dan kecurigaan yang berlebih.


"Apa kita akan membicarakannya di bawah air ini?" Tanya Sorayna dengan sedikit gugup karena ingatannya sudah hampir pudar mengenai terakhir kalinya ia menyelam ke dalam air yang sangat dalam.


"Ya. Kalian tidak perlu takut seperti itu karena kalian dapat bernapas dengan bebas di dalamnya." Ucap Vicenzo dengan mengulurkan kedua tangannya dan membantu ketiga temannya memasuki ruangan tersembunyi di bawah air.


Kalvetno yang terlalu bersemangat untuk menjadi orang pertama yang memulainya, ia langsung berjalan mundur ke belakang kurang lebih 1,5 meter dan berlari secepat mungkin ke depan.


Tidak ada air yang membasahi tubuhnya melainkan partikel-partikel energi pengembalian menyerap ke dalam tubuh Kalvetno.

__ADS_1


Dirinya yang merasakan kelimpahan energi pun juga dapat merasakan seperti yang telah dikatakan oleh Vicenzo, yaitu kebebasan dalam bernapas.


Menyadari akan hal tersebut, Kalvetno dengan sigapnya menyelam ke sedikit dalam, lalu menarik tangan Sorayna dan Levord secara tiba-tiba.


Ia melakukannya karena ia tahu bahwa Levord yang sedang berdiri di atas permukaan kolam sedang memperhitungkan keselamatan nyawanya, dan Sorayna yang akan membuat perhitungan lebih terhadap dirinya jika ia tetap memilih berdiam diri sendirian di tepi kolam.


Sesuai reaksi yang diharapkan olehnya, kedua temannya yang berhasil bergabung menunjukkan ekspresi lega dan dicampur dengan kepuasan.


"Huh! Kau beruntung kali ini, Kalvetno! Jika tidak, aku sudah pasti akan-...!" Ucap Sorayna yang belum menyelesaikan perkataannya karena ia dikejutkan dengan lompatan Vicenzo yang menghasilkan ombak yang bergelombang.


"JBYUURRR!!!"


"Aku tidak tahu bagaimana kau menemukan kami. Harus kukatakan terimakasih atas kejadian yang sebelumnya." Ucap Levord dengan menutupi rasa malunya.


"Ah! Kau tidak perlu bersusah payah mewakilkan ketiga temanmu. Sejujurnya aku yang sangat berterimakasih kepada kalian semua telah jauh-jauh ingin datang ke markas tua ini." Ucap Vicenzo dengan tertawa kecil.


"Hei, Sorayna! Aku menemukan hewan yang unik! Kemari dan lihatlah! Kau pasti akan menyukai yang ini!" Ucap Kalvetno dengan melambaikan tangan kanannya di dekat kumpulan tanaman laut dan tangan kirinya yang menggenggam erat seekor 'Redfish Jelly'.


"Ck! Kau itu sedang bersenang-senang rupanya? Huh?" Tanya Sorayna yang kesal karena namanya dipanggil oleh Kalvetno.


Levord yang penasaran akan hal yang dibicarakan oleh Kalvetno, ia langsung berjalan menghampiri sumber rasa penasarannya secara tidak sadar.


Matanya yang berbinar-binar saat melihat seekor 'Redfish Jelly' secara langsung berhasil membuat Kalvetno sangat senang meskipun tidak ada satupun yang mengucapkan apresiasi terhadap dirinya.


"Licus!" Ucap Vicenzo dengan memanggil bawahan setianya.


Mendengar panggilan dari majikannya, Yulicus langsung menghadap tuannya secara langsung tanpa menggunakan layar hologram.


Ia menghadap langsung kepada majikannya karena ia mengetahui tanda-tanda khusus yang pernah ditetapkan berdua sejak awal pertemuan.

__ADS_1


"Ya, Tuanku. Apa anda sudah berubah pikiran?" Tanya Licus dengan membungkukkan badan dan kepalanya sebagai ucapan salam pembuka percakapan.


"Tidak. Kali ini kita akan melanjutkan perjalanan kita!" Ucap Vicenzo dengan tegas dan penuh perhitungan.


"Benarkah, Tuanku? Kurasa perjalanan kali ini akan semakin meriah!" Ucap Licus dengan tersenyum senang khasnya.


"Ya. Muncullah di hadapan ketiga teman baruku dan lindungi mereka saat aku memanggil namamu lagi!" Ucap Vicenzo dengan sorot matanya yang beralih dan menunjuk ke arah ketiga temannya.


"Baik! Sesuai permintaan anda, Tuanku." Ucap Licus dengan tunduk patuh kepada sang Majikannya dan langsung menghilang dari pandangan Vicenzo.


Vicenzo sebagai pemilik sekaligus penanggung jawab tertinggi atas markasnya, membuatnya harus menjelaskan asal mula markas dan juga rencana pendukung yang akan dijalani oleh mereka berempat.


Sebelum ia menjelaskannya, ia mempersilahkan ketiga temannya tersebut duduk di kursi perundingan khusus yang telah ia siapkan.


Meja berbentuk lingkaran cukup besar dengan dikelilingi oleh enam buah kursi.


Tidak ada kemewahan ataupun kenyamanan yang diharapkan oleh para tamunya karena ketiga temannya hanya mengharapkan kejelasan atas permasalahan yang akan dihadapinya dan tercapainya tujuan yang dibentuk bersama-sama.


Sorayna duduk berseberangan dengan Levord, sedangkan dua kursi di sebelah kanan dan kirinya kosong.


Vicenzo duduk sebelah kiri Levord dan Kalvetno duduk di kursi yang berlawanan horizontal dengan Vicenzo, yaitu duduk sebelah kanan Levord.


Pandangan mata mereka saling berhadapan dan terhubung satu sama lain sehingga menghilangnya sistem tingkatan di antara mereka berempat.


"Baiklah. Semuanya akan menjadi jelas mulai sekarang! Ini adalah markas yang telah kutemukan dengan asistenku, Licus. Kami menemukan, menjarah, dan merenovasi ulang bersama. Awalnya kami berpikir tempat ini adalah tempat yang aman sebagai tempat tinggal para bawahan kami, sayangnya satu per satu meninggal karena berperang dengan berbagai penyakit, racun, dan biota makhluk hidup yang ada di 'Igbonefo Stardust'. Kita berada di zona dan waktu yang aman karena hanya setiap bulan purnama, para biota makhluk hidup yang ada di 'Fociant' akan berevolusi." Ucap Vicenzo dengan memanggil bawahannya.


"Tunggu! Apa markas ini berada di 'Fociant' yang kau maksud?" Tanya Sorayna dengan mengangkat satu tangannya.


"Benar. Bertepatan dengan tiga hari mulai sekarang akan terjadi bulan purnama. Semua ini tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan bersantai selama dua hari di awal dan bergegas di hari terakhir, tetapi bukan itu masalah penting yang akan kita hadapi! Proses revolusi sangatlah cepat dan kita tidak dapat melakukan riset mengenai akan hal ini sebelumnya. Meskipun begitu, kita masih punya persiapan lain." Ucap Vicenzo dengan mengeluarkan lima buah gulungan kertas dimana masing-masingnya berukuran 240×570 cm.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2