
Ravettha berlari dengan sangat cepat seperti angin yang kuat berembus.
"Hati-hati! Di depan ada lubang!" Teriak rubah tersebut.
Mendengar hal tersebut, Ravettha langsung menghindari lubang yang ada didepannya itu.
Saat ia menghindarinya dengan melompat dan melanjutkan larinya, tanpa disadari terdapat tangan yang berwarna hitam panjang dan lumayan besar menjalar di ruangan tersebut.
Tangan tersebut menggeliat dan mendekati targetnya dengan sangat cepat.
Kecepatan dari pergerakan tangan tersebut sama besar dengan kecepatan pergerakan milik Ravettha.
Tangan tersebut langsung mengikat kaki Ravettha yang telah tertangkap.
Ikatan dari tangan tersebut sangat lengket dan melekat dengan kuat.
Ravettha mengeluarkan 'Demon Sword' miliknya dan mengubah kegunaan dari 'Demon Sword' menjadi 'Blade Skull Demon' yang memiliki kemampuan yang telah ditingkatkan.
Ia menggoreskan sebuah goresan 'Blade Skull Demon' miliknya di permukaan kulit tangan hitam tersebut.
Dengan seketika, sebuah goresan tersebut menyebar ke seluruh tubuh yang mengikat kakinya sehingga terlepas.
Penyebaran ke seluruh tubuh tersebut diubah oleh Ravettha untuk dapat dikendalikan olehnya.
Ia menggunakan 'Eye Sighting'miliknya untuk melihat seluruh peristiwa yang terjadi pada target semasa hidupnya dengan cepat dan lengkap.
Melalui yang dilihatnya, ia dapat mengetahui seseorang yang berada dibalik semua hal yang terjadi di Caberysa Prison.
"Orang yang dibalik semua ini adalah pemilik Caberysa Prison? Jangan bilang bahwa dia yang sedang mengunjungi jeruji besi itu!" Ucap Ravettha.
"Apa?!" Tanya rubah yang tiba-tiba terkejut mendengar perkataan Ravettha.
"T-Tidak mungkin! Dia mau apa dengan membangun tempat ini dan mengurung kita?" Tanya rubah tersebut.
"Kenapa kau seolah tidak percaya? Apa kau pernah berhubungan dengannya?" Tanya Ravettha.
Rubah tersebut tidak mau menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Ravettha.
Karena tidak dijawab oleh rubah tersebut, Ravettha mengelus kepala rubah yang seakan sedang menghibur rubah yang tidak menjawab pertanyaannya.
"Ya, baiklah. Tidak masalah kau tidak menjawab pertanyaanku." Ucap Ravettha.
"Bagus! Kau tidak memberitahuku akar permasalahannya, aku jadi terpaksa mengetahuinya dengan cara ini." Pikir Ravettha yang telah menyerap seluruh peristiwa yang terjadi saat ia mengelus kepala rubah tersebut.
Ia pun melihat seluruh peristiwa tersebut.
"Ternyata benar! Rubah ini memiliki hubungan yang erat dengan majikannya. Majikannya sangat menyayangi rubah ini. Karena ia melanggar suatu peraturan yang telah dibuat oleh majikannya, ia dikurung di dalam Caberysa Prison selama seratus ribu tahun. Ia tumbuh menjadi sangat besar saat di tempat itu dengan memakan yang telah diberikan oleh majikannya." Pikir Ravettha.
__ADS_1
"Majikannya bernama Baelvy Ledgert Copthuv sekaligus pemilik Caberysa Prison." Pikir Ravettha.
"Tepat! Anak zaman sekarang sudah sangat pintar, ya?" Tanya Tuan Baelvy yang tiba-tiba muncul tepat di hadapannya dan telah membaca pikiran Ravettha.
"Anda kemari hanya untuk menangkap kami lagi, bukan?" Tanya Ravettha dengan tatapan tajam dan seriusnya.
"Tidak. Bukan aku yang harus menangkapmu..." Ucap Tuan Baelvy dengan senyuman liciknya.
"Tetapi rubah kecil yang ada disebelahmu yang akan menangkapmu! Hahahaha." Ucap Tuan Baelvy dengan tertawa keras.
"Oh." Ucap Ravettha yang sangat singkat.
"Aku mengerti sekarang." Ucap Ravettha dengan tersenyum senang.
"Kenapa kau tersenyum senang? Aku tidak suka itu!" Ucap Tuan Baelvy dengan penuh amarah yang ditahan supaya tidak terlihat sedang marah dan kesal.
Ravettha yang telah memahami seluruh situasi yang akan terjadi dan yang sedang terjadi berdiam sejenak di tempatnya.
"Hoho... Kau sudah menyerah, ya?" Tanya Tuan Baelvy.
"Baguslah. Aku tidak perlu memberikan perintah kepada hewan peliharaanku." Ucap Tuan Baelvy dengan sangat senang.
Ravettha bergerak dengan cepat dan menghilang dengan menggunakan bayangannya.
Kemampuan yang ia gunakan adalah 'Light Shadow'.
'Light Shadow' dapat digunakan untuk membuat, memanipulasi, menambahkan, memperbanyak, bahkan menghancurkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan penggunanya.
'Light Shadow' disebut kemampuan yang langka dan unik karena kemampuan ini dapat diubah kapanpun dan dimanapun tanpa memperdulikan jarak, lokasi, dan perbedaan waktu.
Saat ia berencana lari dengan kecepatan maksimum, ia akhirnya berhasil mengelabui seluruh orang di Caberysa Prison.
"Claire! Penjaga! Cepat tangkap dia! Jangan biarkan dia kabur!" Teriak Tuan Baelvy yang dipenuhi amarah.
Rubah merah yang berekor sembilan tersebut bernama Claire Delorous langsung melaksanakan perintah majikannya.
"Baik." Ucap Claire dan para penjaga di Caberysa Prison.
Claire langsung pergi menangkap bayangan Ravettha.
Ia, majikan, dan seluruh orang yang ada tidak mengetahui bahwa yang sedang mereka ingin tangkap bukanlah Ravettha yang asli melainkan bayangannya yang serupa dengan aslinya.
Para penjaga dan Claire berpencar untuk mencari Ravettha yang telah bergerak sepuluh kali lebih cepat dari mereka.
Sementara itu, Ravettha yang asli telah tiba di sebuah tempat yang sangat jauh dari Caberysa Prison.
Ia mengasingkan dirinya dan bersembunyi di bawah pohon besar dari kejaran bawahan Tuan Baelvy.
__ADS_1
"Mereka akan segera mati jika terus mencariku maupun melupakanku karena semua persiapan telah siap." Pikir Ravettha yang tersenyum licik.
"Spelt Cane!" Ucap Ravettha.
"Ledakkan seluruh wilayah yang termasuk Caberysa Prison! Lalu ambil dan bawakan kepadaku seluruh jiwa dan nyawa mereka yang merupakan orang Caberysa Prison!" Ucap Ravettha.
"Baik, master." Ucap 'Spelt Cane'.
'Spelt Cane' langsung menjalankan seluruh perintah dengan sangat baik dan sangat cepat.
Seluruh bangunan dan wilayah yang termasuk Caberysa Prison telah diselimuti dengan kobaran api yang panasnya mencapai suhu 1.000 °C yang setara dengan 1.832 °F.
Tidak ada satupun yang tersisa dari mereka.
"Kerja bagus, 'Spelt Cane'!" Ucap Ravettha dengan sangat senang.
"Terimakasih. Sudah menjadi kewajiban saya untuk menjalankan segala perintah anda." Ucap 'Spelt Cane'.
"Kupersembahkan seluruh jiwa dan nyawa sesuai yang anda minta." Ucap 'Spet Cane' yang memberikan seluruh jiwa dan nyawa yang telah diminta oleh Ravettha.
Jiwa dan nyawa yang telah dikumpulkan seluruhnya berjumlah sepuluh juta.
"Sebagai hadiah karena kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu, kau kuberikan setengah dari yang kau telah kumpulkan tadi." Ucap Ravettha.
"A-Apa? Apa maksud anda, master? Saya tidak bisa menerimanya, itu terlalu banyak bagi saya." Ucap 'Spelt Cane'.
"Jika kau tidak mau, aku akan memberikannya kepada 'Demon Sword', Nicholas, Leonardo, Lartson, dan Glendy loh." Ucap Ravettha yang sedang menjahili 'Spelt Cane' miliknya.
"Tidak masalah, master." Ucap 'Spet Cane' yang sangat yakin dengan keputusannya.
"Kau sudah bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan yang kuminta dengan sangat baik dan bagus. Kau pantas mendapatkannya." Ucap Ravettha.
"B-Baiklah." Ucap 'Spelt Cane'.
"Bagus!" Ucap Ravettha dengan senang.
"Tas penyimpanan!" Ucap Ravettha.
Dengan seketika tas penyimpanan langsung muncul.
Ia pun memasukkan lima juta jiwa dan nyawa yang tersisa kedalam tas penyimpanan tersebut.
"Ding..."
Pesan dari jendela misi kembali muncul.
"Selamat! Anda berhasil keluar dari Caberysa Prison dengan selamat. Anda mendapatkan pemulihan energi, 25.000 koin emas, 20.000 koin perak, dan Ruby Key." Bunyi pesan tersebut.
__ADS_1
BERSAMBUNG