Lord Of The Secret Dimension

Lord Of The Secret Dimension
Pasukan Rymeus Slieton


__ADS_3

Ravettha mencari tempat yang nyaman untuk membaca buku tersebut.


Ia berjalan menjauhi rumah nenek tersebut hingga bertemu tempat yang nyaman untuk membaca.


"Akhirnya aku menemukannya. Teduh, damai, dan tenang." Ucap Ravettha dengan menyentuh kulit pohon tersebut yang masih keras dan kasar.


Ia membuat sihir pelindung dari gangguan luar supaya tidak menggangu pembelajarannya yang berada disekitar pohon tersebut.


Setelah membuat sihir pelindung, ia kemudian memanjat pohon yang tinggi dan dipenuhi oleh dedaunan.


Tibalah ia di sebuah dahan yang lumayan besar dan ia memutuskan untuk membacanya disana.


Saat ia membaca dan memahami seluruh isi buku tersebut, ia menyadari sesuatu.


"Buku ini... Semua kemampuan yang ditulis di dalam buku ini adalah kemampuan terlangka dari seluruh wilayah di lantai keempat." Pikir Ravettha.


"Buku ini sangat berguna seperti buku lainnya. Kuakui buku itu merupakan sesuatu yang sangat penting!" Pikir Ravettha.


Ia melanjutkan membaca dengan sangat cepat dalam sekali lihat dan membalikkan ke halaman berikutnya hingga selesai.


Lima menit telah berlalu, ia telah membaca dan memahami buku tersebut dengan sangat baik.


Bahkan ia telah menghapalkan seluruh isi buku tersebut.


"Saatnya mempraktekkannya dari semua halaman di dalam buku ini." Pikir Ravettha dengan bergerak turun dari pohon tersebut.


"Ultimate Lastest of Paradox!" Ucap Ravettha.


'Ultimate Lastest of Paradox' merupakan kemampuan dari salah satu kemampuan terlangka di lantai keempat.


Kemampuan ini hanya dapat digunakan dalam pertempuran baik pertempuran kecil, sedang, maupun besar.


'Ultimate Lastest of Paradox' akan menghasilkan berbagai kekuatan yang sangat besar dan tidak memiliki kelemahan dalam pemakaiannya.


Kemampuan ini disebut terlangka karena hanya terdapat satu atau dua yang bisa menguasainya.


"Luxusnixea Box!" Ucap Ravettha.


'Luxusnixea Box' adalah sebuah penyimpan dan tempat memproduksi kekuatan tambahan yang lebih kuat dan besar dari penggunanya.


Kemampuan ini dapat digunakan dalam semua kegiatan.


Semakin tinggi tingkat kemampuan penggunanya maka semakin tinggi juga yang dihasilkan oleh 'Luxusnixea Box'.


"Restraint Absolute!" Ucap Ravettha.


'Reistraint Absolute' adalah suatu kemampuan yang digunakan untuk melakukan dan mengendalikan seluruh pengunaan kekuatan baik itu sihir, kekuatan fisik, dll oleh pemakai kemampuan tersebut.


Masih banyak lagi kemampuan yang ia pelajari dari buku tersebut.


Ia juga mengikuti semua petunjuk dan berhasil menguasainya dengan sangat cepat.


Karena ia telah selesai berlatih dan meningkatkan kemampuannya, ia membatalkan sihir pelindung di sekitar tempat pelatihannya.


Ia memutuskan untuk melanjutkan misinya di lantai selanjutnya.

__ADS_1


"Jendela misi! Kirimkan aku kelantai selanjutnya!" Ucap Ravettha.


"Baik." Bunyi pesan tersebut.


Ravettha pun langsung dikirim ke lantai keempat.


Saat ia berada di lantai keempat, ia telah disambut oleh hamparan salju yang tebal.


"Tidak ada kehidupan disini... Tunggu... Aku yakin akan ada sesuatu disini! Perang pembantaian?" Tanya Ravettha.


"Tepat." Ucap seseorang bertopeng yang tiba-tiba muncul tepat di depannya.


"Dia sudah mengetahui keberadaanku, ya?" Pikir Ravettha dengan tersenyum licik yang disembunyikan dengan baik dan tampak natural.


Dengan seketika pasukan dari seseorang bertopeng


"Kau bukan pemimpin mereka, ya? Sayang sekali." Ucap Ravettha yang seolah merendahkan mereka.


"Wah... Aku baru pertama kali melihat seorang anak kecil yang ditelantarkan ini memiliki keberanian yang besar." Ucap seseorang bertopeng dengan senyuman licik yang tertutupi oleh topengnya.


"Baiklah." Ucap seseorang bertopeng tersebut, kemudian ia memberikan sebuah isyarat kepada pasukannya.


"Sudah mau dimulai, ya? Menarik. Akan seperti apa pemimpin aslinya jika aku mendapatkannya." Pikir Ravettha dengan tersenyum senang.


"Pemberitahuan: Misi di lantai keempat ini adalah membunuh semua pasukan Rymeus Slieton dan memenangkan permainan dalam melawan pemimpin pasukan Rymeus Slieton. Hadiah dari misi ini adalah pemulihan energi menjadi penuh, 20.000 koin emas, 15.000 koin perak, dan artefak kuno Gimeiya." Bunyi pesan yang disampaikan.


"Baiklah." Ucap Ravettha.


Setelah melihat isyarat dari orang bertopeng tersebut, para pasukannya langsung bergerak sesuai perintah.


Semua pasukan tersebut memiliki hawa pembunuh yang terlalu besar sehingga memudahkan Ravettha untuk mendapatkan kelemahan mereka.


Mereka menyerbu ke arah Ravettha dan menyerangnya supaya mati dan ditangkap oleh orang bertopeng tersebut.


"Sayang sekali." Ucap Ravettha dengan mengeluarkan 'Spelt Cane' untuk mencobanya.


"Spelt Cane! Bunuh mereka semuanya dengan sekali serangan!" Ucap Ravettha.


'Spelt Cane' tersebut dapat mengerti dan menjalankan perintah dari Ravettha dengan sangat baik.


'Spelt Cane' ini membunuh seluruh pasukan Rymeus Slieton dan mengambil semua nyawa dan jiwa tersebut sebagai imbalan dan memberikannya kepada Ravettha karena telah menjalankan perintahnya.


"Kupersembahkan seluruh nyawa dan jiwa kepada anda, master." Ucap 'Spelt Cane' tersebut.


"Terimakasih. Kau telah bekerja dengan baik." Ucap Ravettha dengan memegang 'Spelt Cane' miliknya di tangan kanan dan memegang seluruh jiwa yang berkumpul di tangan kiri Ravettha.


"Saya sangat senang, master." Ucap 'Spelt Cane' tersebut.


"Dia dipuji, aku tidak! Huh." Ucap 'Demon Sword' yang cemburu dengan 'Spelt Cane'.


"Berhentilah cemburu. Kalian semua sudah bekerja dengan sangat baik. Aku bangga dengan kalian." Ucap Ravettha.


"B-Benarkah?" Ucap 'Demon Sword' yang terharu karena mendengar perkataan tersebut.


"Tentu." Ucap Ravettha.

__ADS_1


"Falext!" Ucap Ravettha.


"Ya, master?" Ucap Falext.


"Masukkan dan simpan seluruh nyawa dan jiwa ini kedalam tas penyimpanan!" Ucap Ravettha.


"Baik, master." Ucap Falext.


"1.000.000 nyawa dan jiwa yang telah terpisah dari tubuhnya telah dimasukkan kedalam tas penyimpanan." Ucap Falext.


"Terimakasih." Ucap Ravettha.


Sementara itu, orang bertopeng yang selamat dari kematiannya berencana untuk kabur dan menyampaikan hasil laporannya kepada sang Pemimpin.


Ravettha melihat orang bertopeng yang berpura-pura sebagai pemimpin mereka dan sedang ketakutan di atas awannya itu.


Ia pun menghampiri orang bertopeng tersebut.


"Hei, kau tidak akan kabur begitu saja, bukan?" Tanya Ravettha dengan tersenyum licik.


"B-B-Bagaimana kau bisa berada di atas sini?" Tanya orang bertopeng dengan kebingungan dan menutupi rasa takutnya itu.


"Menurutmu?" Tanya Ravettha dengan memutar balikkan pertanyaannya.


"Bagaimana kalau kau bergabung dengan kami?" Tanya orang bertopeng tersebut.


"Dimana pemimpin yang asli?" Tanya Ravettha.


"Aku tidak tahu." Ucap orang bertopeng yang berbohong dan menghindari untuk mengungkapkan kebenaran.


"Sudah kuduga. Yah... Mau bagaimana lagi." Ucap Ravettha dengan mengeluarkan 'Demon Sword' miliknya, lalu mengambil jantung orang bertopeng tersebut.


"Argh!" Teriak orang bertopeng tersebut dengan sangat keras.


"Apa aku harus mengambil organ yang lainnya? Hm..." Ucap Ravettha dengan mengancam orang bertopeng tersebut.


"B-B-Ba-Baiklah. Kumohon jangan bunuh aku. Aku akan melakukan apapun untuk anda." Ucap orang bertopeng tersebut.


Mendengar hal tersebut, Ravettha menjadi tersenyum senang.


"Bagus. Sekarang tunjukkan dimana dia!" Ucap Ravettha.


"Baik." Ucap orang bertopeng tersebut.


Ia bangkit kembali tanpa jantungnya dan mengantarkan Ravettha ke tempat pemimpinnya berada.


Ia bersungguh-sungguh mengantarnya hingga sampai tujuan.


"Lapor ketua, seorang tamu datang untuk menghadap anda." Ucap seorang bawahannya.


"Suruh dia masuk!" Ucap ketua yang merupakan pemimpin sekaligus pendiri organisasi tersebut.


"Baik." Ucap seorang bawahannya.


Ravettha masuk ke dalam ruangan tersebut bersama orang bertopeng yang mengantarkannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2