Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
12. makan siang


__ADS_3

"Saya lulu..." ucap lulu memberi tangannya


"Kamu kaaaaan... Wanita yang menyerempet mobilku!" ucap daffa sambil menunjukkan jarinya ke wajah cantik lulu.


Seketika lulu mendongakkan kepalanya dan melihat sosok lelaki tampan didepannya.


"Kamu!!" tunjuknya


"Kamu kan yang memerasku!" lawan lulu tak kalah kerasnya.


"Enak saja! Kamu yang menabrak mobilku hingga lecet dan pandainya kamu memanggilku pemeras" ucap daffa tak mau kalah.


"Kamu pemeras bisa bisanya minta uang sebanyak itu" ucap lulu sinis pada daffa


"Asal kamu tau yaaa... Uang segitu kurang dan aku yang menambahi biayanya" ucap daffa kesal


"Itu kan DL" gumam lulu yang terdengar oleh daffa.


"Apa.......


"Sudah sudah apa sih kalian ini sudah bertengkar saja " lerai papa mahesa


Dan seketika mereka diam.


"Jadi kalian sudah saling kenal.?" ucap papa adi


Dan mereka serentak menggeleng


"Kalau tidak kenal tidak akan ribut begini" goda mama sonya mamanya daffa.


"Di........" ucap mereka terpotong


"Sudah sudah sekarang kita duduk dulu.. Kita akan membicarakan perjodohan ini" ucap papa mahesa menyudahi mereka yang asik bertengkar.


"Apaaaa.....!! Daffa akan dijodohkan dengan si buluk itu pa???" ucap daffa menunjuk lulu yang cemberut


Kurang ajar sekali dia bilang gue buluk yang sudah secantik ini, bathin lulu

__ADS_1


"Gue juga tidak mau dijodohin sama lo! Amit amit deh" tolak lulu sambil mengejek daffa


"Iya nak daffa... Kalian akan dijodohkan" jawab mama sarah


Lulu yang disebelah mamanya pun merengek dengan wajah imutnya


"Mamaaaa" πŸ˜’ rengeknyaa


Dan mereka semua pun merundingkan kapan hari pertunangan mereka dilangsungkan... Orang tua mereka tampak antusias dengan perjodohan ini. Sedangkan Lulu dan Daffa hanya cuek bebek dengan wajah kesal mereka. Trus vivi gimana???? Dia hanya sibuk ngemil mendengarkan omongan orang dwasa itu dan Melirik kakaknya juga daffa yang ia tidak mengerti mengapa orang dewasa itu sibuk berkelahi. πŸ˜‚


Setelah dirundingkan, Akhirnya mereka mengambil keputusan tunangan akan diadakan 1 bulan lagi dan pernikahan 4 bulan lagi setelah lulu lulus kuliah.


Setelah semuanya telah selesai mama sarah mengajak keluarga mahesa untuk makan siang terlebih dahulu.


"Mari jeng, mas, dan nak daffa kita makan siang dulu... Saya masak banyak lhooo.." ajak mama sarah


"Aduh jeng... Repot repot banget" ucap mama sonya


"Tidak apa apa jeng. Kan kita akan menjadi besan" goda mama sarah


Mereka pun pergi ke ruang makan bersama sama untuk menyantap masakan mama sarah yang paling maknyuus...


"Aww..." kaget daffa


"Dasar prmpuan Barbar" gumamnya


Lulu pun menoleh daan mengejek daffa dengan lidahnya.


weeeeek....😝😝😝


"Awas kau" ucap daffa tanpa bersuara


Sesampainya dimeja makan, Mama sarah mengambilkan nasi juga lauk pauk untuk papa adi dan vivi. Begitupun juga dengan mama sonya mengambilkan untuk papa mahesa. Setelah itu, Lulu mengambil nasi miliknya sendiri.


Daffa pun melihat lulu yang tak mengambilkannya nasii dan lauk lalu dia berpikir untuk mengerjai lulu.


"Hei.... Mana nasi dan lauk untuk piringku hm??" tanya daffa

__ADS_1


"Ambil aja sendiri lo kan punya tangan kan" jawab lulu


"Gue kan calon tunangan lo.. Seharusnya lo yang ambilkan untuk gue" balaas daffa seraya tersenyum licik


Mama sarah dan mama sonya yang melirik mereka pun hanya menggeleng.


Lalu papa adi menyuruh lulu untuk mengambilkan nasi dan lauk ke piring daffa.


"Lulu... Nak daffa itu calon suami kamu.. jadi perlakukan dia dengan baik. Ambilkan ia nasi juga lauknya seperti yang mamamu lakukan" suruh papa adi pada lulu


"Ya paa..." jawab lulu lesu sambil melirik daffa dengan mata sinisnya.


Rasain lu, bathin daffa sambil tersenyum miring dan rasa senaangnya dapat menngerjai lulu.


"Ini......!!" ucap lulu memberikan piringnya pada daffa


"Ada lagi yang kurang"


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°

__ADS_1


...jangan lupa like komen dan votenya yaa πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™...


__ADS_2