Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
127. Pengumuman Party


__ADS_3

Setelah makan siang ditempat romantis, Daffa dan Lulu beranjak menuju mobil dengan rasa gembiranya. Daffa membuka pintu mobil untuk sang istri layaknya seorang ratu kerajaan.


"Terima kasih sayangku" ucap Lulu dengan manisnya. Daffa pun mengitari mobil dan masuk kedalam mobilnya. menekan pedal gas mobil dan berlaju memecah jalanan ibukota yang padat.


Tibalah mereka di kantor, semua pegawai menunduk hormat padanya dan Lulu walaupun rata-rata belum tau siapakah wanita yang bernama Lulu itu yang slalu lengket pada orang nomor satu itu.


"Ohya yang, tiga hari lagi Roni akan menikah dengan Karin" ucap Daffa disela-sela jalannya.


"Wah akhirnya melepas masa lajang juga tuh si Roni" ucap Lulu kegirangan.


"Ohya yang, kamu undang seluruh karyawan juga gak??" tanya Lulu.


"Tentu, khusus karyawan kita saja aku sudah sediain resepsinya. mereka akan bebas berparty" ucap Daffa.


"Keren-keren.. top deh kamu. tapi Roni tau ga??" tanya Lulu lagi.


"Belum, nanti kita akan adakan rapat pada semua ketua departemen agar mereka yang menyampaikan pada seluruh pegawai" ucap Daffa menyampaikan seluruhnya pada Lulu.


"Asyik.... bakal party nih, gak sabar deh yang" sahut Lulu. Daffa pun hanya mengacak-ngacak rambut Lulu yang sangat menggemaskan. hingga mereka tiba di meja kerja dan Daffa langsung memasuki ruang kerjanya.


Diruang kerja, Daffa mengambil telepon yang berada disamping kanannya, ia pencet nomor telepon bagian seluruh departemen untuk memberitahu akan ada rapat mendadak.


"Hallo Presdir, ada yang bisa saya bantu?" tanya ketua.


"Kita akan adakan rapat lima belas menit lagi, jangan bawa apa-apa" ucap Daffa dan langsung mematikan panggilannya. Daffa pun kembali memencet nomor lain hingga akhirnya telah selesai.


Lima belas kemudian, Seluruh ketua departemen perusahaannya sudah berkumpul diruang rapat dan masih menunggu orang nomor satu itu. mereka terheran kenapa rapat tidak membawa apa-apa.


"Kira-kira rapat apaan yaa sampai kita kesini hanya dengan tangan kosong?" ucap salah satu dari mereka.


"Entahlah, mungkin Presdir ingin menyampaikan sesuatu" jawab yang lain.


Hingga Daffa pun masuk bersama Assisten Roni dengan langkah gagahnya dan berjalan menuju kursi kebesarannya.


"Baiklah, apa semua sudah berkumpul?" tanya Daffa yang berdiri menatap semua pegawainya.


"Sudah tuan" jawab mereka serempak.


"Baiklah, kita tidak akan berlama-lama. saya menyuruh kalian kesini ingin menyampaikan lima hari lagi saya akan mengadakan party khusus pegawai mahesa 2 untuk merayakan pernikahan Roni dan tunangannya" beritahu Daffa pada pegawainya.


"Daff, apa-apaan ini.. gue mana ada uang untuk party, uang gue saja habis untuk resepsi" bisik Roni.


"Tenang bro.. gue yang biayai semuanya lagian ini party bukan untuk lo aja. gue juga akan umumin pernikahan gue sama Lulu" jelas Daffa.

__ADS_1


"Gue ngikut aja dah" jawab Roni. sedangkan para pegawainya merasa gembira mendengar kabar itu.


"Tuan, akan diadakan dimana?" tanya salah satu mereka.


"Di pantai, ohya sampaikan juga pada bawahan kalian agar semua pegawai ikut serta dan memakai pakaian santai saja karna kalian pasti ingin juga kan bermain air disana?" ucap Daffa lagi.


"Ya baik tuan" sahut mereka serempak. hingga akhirnya Daffa menutup rapat sore ini dan mereka mulai meninggalkan ruang rapat.


"Daff, terima kasih banget yaa.. Karin pasti senang nih" ucap Roni.


"Tentu. ohya dua hari setelah party, gue dan Lulu akan berbulan madu dan lo kembali urus perusahaan" perintah Daffa. seketika Roni yang mendengarnya menjadi lesu.


"Yaaa Daff, tega amat sih lo nyuruh pengantin baru langsung bekerja." keluh Roni.


"Hahahaha, kalau kamu gak mau tidak apa-apa. tapi jangan sedih yaa tiket lo bulan madu gue tarik lagi" ucap Daffa santai.


"Apa?????! jadi lo juga beri gue tiket bulan madu sama karin?" ucap Roni kaget.


"Ya karna gue dah baik hati sama lo makanya turuti perintah gue biar lo dapat tuh tiket" ucap Daffa.


"Gue mau gue mau! gue siap deh bekerja urus perusahaan ini sampai lo balik" ucap Roni antusias.


"Bagus, gue tempat yayang gue dulu" pamit Daffa meninggalkan Roni yang tersenyum senyum.


Daffa memeluk istrinya yang sedang fokus didepan komputer, Lulu membiarkannya saja asal tidak mengganggu konsentrasinya.


"Sayang, bagaimana rapatnya?" tanya Lulu.


"Beres yang" ucapnya mencium aroma rambut Lulu.


"Yang, balik sana keruanganmu. malu tau dilihat anak lain" ucap Lulu mengusir suaminya.


"Biarin, aku rindu padamu" ucap Daffa.


"Yaelah, tiap hari lengket juga" ketus Lulu.


"Pokoknya pulang nanti aku akan memakanmu" ucap Daffa dan berlalu ke ruang kerjanya.


Sore pun telah tiba, semua para pegawai sedang berberes-beres. banyak dari mereka yang tersenyum bergembira mendengar kabar baik itu. sudah lama mereka tidak berparty dan kini saatnya lima hari lagi mereka akan libur bekerja dan menikmati party yang diadakan presdir mereka.


"Gue gak sabar party.. ya ampun apalagi dipantai" ucap seorang pegawai wanita pada temannya.


"Presdir memang top deh slalu memikirkan kita" sahut temannya.

__ADS_1


Lulu yang telah selesai berberes, duduk sejenak dimeja kerjanya sambil menunggu Daffa, tiba-tiba Rani menghampirinya melihat Lulu yang sedang mencari pakaian santai untuk di pantai di aplikasi ponselnya.


"Wah ada yang nyari pakaian untuk ke pantai nih" ucap Rani hingga Lulu pun terkaget.


"Eh Ran, kebiasaan deh ngagetin gue. eh lihat deh ini bagus banget kan, couple lagi" ucap Lulu menunjukkan ponselnya pada Rani.


"Keren banget.. gue mau dong" ucapnya menatap ponsel itu.


"Gak boleh, ini punya gue" ucap Lulu yang gak mau incarannya diambil Rani.


"Pelit deh, sini gue mau tengok yang lain" ucapnya merebut ponsel Lulu lalu mencari model pakaian yanh couple juga.


"Wah ini bagus, pesenin gue juga yaa" pintanya pada Lulu.


"Ya ya.. pilih saja sesuka lo asal jangan ambil yang punya gue." sahut Lulu.


"Siap bos! yaudah gue mau ini pesankan yaa.. gue balik dulu, byeeee muach" ucapnya pamit dan mencium pipi Lulu.


"Dasar anak itu" gumam Lulu menggelengkan kepalanya menatap punggung Rani.


"Daffa lama amat sih" gumamnya menoleh ke pintu ruangan suaminya. Lulu pun beranjak dari duduk dan melangkahkan kakinya menuju pintu ruangan suaminya. saat Lulu mau membuka pintu, kebetulan Daffa juga membuka pintu sehingga Lulu menabrak dada Daffa.


"Aaaw" rintihnya.


"Sayang, gak apa-apa kan?" tanya Daffa memegang kepala istrinya.


"Tidak, kamu sih jalan gak lihat-lihat" ketus Lulu.


"Lah.. kok aku?" ucap Daffa heran.


"Yuk ah pulang, kamu lama amat" gerutu Lulu menarik tangan suaminya.


"Kamu gak sabar yaa ingin ku makan??" tanya Daffa menatap mata istrinya.


"Is apaan sih, itu mulu" ucap Lulu.


"Hahahahahaha.. sayang-sayang, lucu amat sih"


°


°


°

__ADS_1


__ADS_2