Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
34. Makan Siang


__ADS_3

Lalu mereka pun kedepan untuk menemui Daffa.


Tok tok,, ketuk Lulu dijendela mobil Daffa.


Daffa pun membuka kaca jendelanya dan menyuruh Lulu untuk masuk,


"Masuk" ucap Daffa.


"Tapi gue bawa teman boleh gak?" tanya Lulu memastiin apakah Tari boleh ikut atau tidak.


"Yasudah masuk saja" ajak Daffa.


Lalu Lulu membuka pintu belakang dan mengajak Tari masuk. setelahnya mobil yang dibawa Roni pun berjalan meninggalkan kampus.


"Kita mau kemana?" tanya Lulu.


"Makan siang bersama" ucap Daffa.


"Tumben ngajak gue kenapa tidak kekasih lo saja" tanya Lulu.


"Gue lagi males sama dia" ucap Daffa.


Lulu yang paham pun hanya mengucap O. Tari yang penasaran bagaimana wajah Calon Lulu pun tidak bisa melihat dengan jelas karna Daffa slalu melihat ke depan.


Hingga tibalah mereka Ke sebuah Restoran yang menyajikan makanan Western. dan Roni pun memarkirkan mobilnya ke tempat parkir. setelahnya mereka turun bersama-sama.


"Gue penasaran dengan muka calon lo" bisik Tari.


"Lihat saja dia" ucap Lulu.


Disaat Tari ingin melihat wajah Daffa dengan jelas pun Daffa langsung menoleh melihat Lulu.


"Yuk masuk" ajak Daffa.

__ADS_1


Tari pun membelalakkan matanya,


"Wah dia kan pria yang nyamperin lo waktu mobilnya lo tabrak" ucap Tari dengan suara pelan.


"Iya betul. sangat menyebalkan padahal gue tidak ingin melihat dia lagi" ucap Lulu dengan menatap punggung Daffa yang berjalan mendahuluinya.


sedangkan Roni yang sudah melihat wajah Lulu pun berkata,


"Cantik juga bro.. penampilannya juga biasa saja sangat sederhana. gue lebih suka yang ini" ucap Roni pada Daffa.


Daffa pun hanya diam mendengar pendapat Roni. merasa tidak mendengar suara injakan kaki dibelakangnya, Daffa pun menoleh kebelakang.


"Sampai kapan kalian berjalan seperti keong begitu" teriaknya pada Lulu dan Tari.


"Galak juga calon lo" ucap Tari.


Lalu mereka pun berjalan dengan cepat mensejajari langkahnya dengan Daffa dan Sang Asisten.


Setiba didalam mereka langsung disambut oleh Pelayan.


Lulu dan Tari pun hanya membalas senyum tetapi tidak dengan mereka berdua yang didepannya. mereka pun duduk di meja yanng paling pojok menghadap luar.


Lulu pun mengambil buku menu dan memilih pesanan bersama Tari begitu juga dengan Daffa dan Roni hingga Pelayan pun datang menghampiri,


"Permisi.. Tuan dan Nona ingin memesan apa'?" tanya Pelayan tersebut.


"Yang ini 2 ya Mba, minumannya yang ini 2 juga" ucap Lulu menunjukkan buku menu yang dipilihnya.


"Saya yang ini 2 dan ini 2 juga" ucap Daffa pada Pelayannya.


"Baiklah silakan ditunggu yaa" ucap Pelayan dan berlalu pergi meninggalkan mereka.


Sejenak keheningan pun terjadi tidak ada yang bersuara hingga Roni pun membuka percakapan.

__ADS_1


"Ohya kita belum kenalan yaa.. gue Roni Asistennya Daffa" ucap Roni menyodori tangannya kedepan Lulu dan Tari.


"Saya Lulu calonnya Daffa, tuan Roni" ucap Lulu menjabati tangannya ke Roni.


"Saya Tari sahabat Lulu" ucap Tari pada Roni.


Beberapa menit kemudian pesanan pun datang,


"Silakan dinikmati" ucap Pelayan yang ramah tamah itu


"Terima kasih" ucap Lulu.


Lalu mereka pun mulai menyantap makanan mereka dengan lahap karena perut mereka juga sudah pada bunyi bunyi.


Setelah makan mereka pun mengobrol tentang pasangan mereka masing-masing. Tari menceritakan bahwa ia sedang dekat dengan Lelaki, Roni pun bercerita bahwa ia ingin melamar kekasihnya, sedangkan Daffa dan Lulu saling memuji kekasih-kekasih mereka hingga memamerkan kehebatan kekasih mereka masing-masing.


Hingga diujung sana ada yang tidak sengaja menoleh dan langsung melihat Orang yang sangat dikenalnya sedang bercakap hingga tertawa dan membuat darahnya berdesir dan suasana menjadi mencekam.


Seseorang itu menghampiri meja dimana Daffa, Lulu, Roni, Tari berada.. setelah sampai ia langsung memegang tangan Seseorang dan membawanya keluar


"Ikuti aku


°


°


°


°


|


°

__ADS_1


°


__ADS_2