
Mama Sarah tampak terlihat sangat kaget melihat kucing itu berada di rumahnya. Mama pun pergi meninggalkan mereka dengan perasaan yang membuatnya bergidik geli melihat hewan itu. Lulu dan Vivi yang tahu bahwa Mamanya itu geli terhadap kucing mereka pun saling menatap dan tersenyum menyeringai yang penuh arti.
Mama sarah pun pergi memasuki kamarnya dan melanjutkan membaca majalah yang sempat ia tinggalkan tadi. Lulu dan vivi pun membawa Cimey ke salah satu ruangan untuk ditempati oleh Cimey dan ia dimasuki ke dalam kandangnya bekas kelinci yang sudah tiada tempo dulu.
Seharian mengurus pelihara barunya, Lulu merasa gerah akan cuaca yang panas hari ini. Lulu beranjak mengambil handuknya dan segera berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.yang sangat lengket dan bau keringat. Lulu berendam di dalam Bathup supaya tubuhnya rileks dan aroma wangi dari sabunnya menempel pada kulit putih milik Lulu. setelah mandi Lulu pun memakai baju santainya yang lengan sebahu dan celana pendek sepaha. Hari ini Lulu akan menghabiskan waktu liburnya dengan menonton Drama korea favoritenya.
~
~
~
~
Di luar jabodetabek, tepatnya Di Semarang, sudah seminggu Rina dan Agus menikah hingga disebut pengantin baru yang lagi anget-angetnya. tetapi kata-kata itu tidak berlaku bagi Rina yang menghadapi suami yang berlaku kasar terhadapnya. Bagaimana tidak? saat Rina meminta uang belanja untuk kebutuhan rumah tangga mereka, Agus malah memarahinya dengan ucapan yang sangat kasar dan menyakiti hati. seperti sekarang ini..
"Mas, gula sudah habis. aku ingin membelinya di warung mas.." ucap Rina gugup.
"Trus kenapa kau mendatangiku!" ucap Agus.
"Minta uang" ucap R ina
"Kemarin kan sudah ku kasih! kenapa kau minta lagi haaa!!" bentaknya pada Rina. Rina pun tersentak akan bentak Agus.
__ADS_1
"Uangnya tidak cukup untuk kebutuhan kita maas" jawab Rina yang sudah mulai ketakutan.
"Itulah kau tidak pandai! sangat bodoh! menggunakan uang saja kau tidak bisa. aku tak mau tau pokoknya harus ada gula dikopiku!" ucap Agus membentak. Rina pun kini bingung ia harus gimana, uang belanjaan sudah habis padahal agus kemarin hanya memberikan 50 ribu kepada Rina. dan ini untuk kesekian kalinya Rina memutuskan untuk berhutang diwarung.
"Bu, Rina mau beli gula sekilo tapi hutang lagi yaa bu" pinta Rina pada pemilik warung.
"Baiklah rin, tapi jangan lupa untuk membayar belanjaanmu kemarin kemarin." ucap ibu pemilik warung.
"Baik bu, akan Rina usahain" jawabnya.
Rina pun telah kembali ke rumahnya dan meletakkan gula itu kedalam tempatnya. kini Rina melanjutkan memasaknya untuk makan malam nanti.
Malam telah tiba dan waktunya akan makan malam tetapi Agus belum juga kembali dari tadi siang. Rina menunggunya diruang tamu sambil menonton televisi acara kesukaannya. Sedang asyik menonton, tiba-tiba pintu langsung dibuka dengan keras hingga menubruk dinding. ternyata Agus yang membukanya menggunakan kaki. ia pun masuk ke dalam rumah dengan wajahnya yang bengis.
"Mas, kamu sudah pulang?? Ayo kita makan dulu" ajak Rina.
"Makanlah mas" ucap Rina.
Uweeeeeeek!!!
"Apa-apaan ini!! kau mau meracuniku ha!!" ucap Agus yang langsung menggebrak meja dengan matanya melototi Rina.
"Maaf mas.. ternyata garam ku juga habis." ucap Rina yang matanya mulai berkaca kaca.
__ADS_1
"Gak becus!!" bentak Agus dan langsung berdiri menendang kursi yang disebelahnya. Lalu ia pun pergi meninggalkan Rina yang mulai menangis.
Gubrak!
Suara pintu yang dibanting membuat Rina terkejut dan langsung pergi ke kamarnya. ia menangisi keadaannya kini yang telah salah menikahi Agus pria bengis itu. Rina sangat ingin menghubungi kedua sahabatnya tetapi sayang, sinyal tidak ada di daerah rumah Agus. Rina pun hanya bisa memandangi ponselnya dan membuka galeri yang menampilkan foto mereka bertiga yang sedang tersenyum seolah tanpa beban.
"Aku merindukan kalian.. hiks hiks"
°
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1
°
Hai jangan lupa like, koment dan votenya yaa supaya aku makin semangat 😊🙏🙏