Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
7. Perjodohan


__ADS_3

"Oh astaga.... kakak melupakan itu. Tapi bagaimana kalau kita ke mall??" ajaknya


"Asiiiiiik....."


Di mall lulu dan vivi berkeliling mencari apa yang mereka cari dan bermain di timezone seperti capitan boneka, street basketball, dan masih banyak lagi yang membuat mereka bahagia sekaligus melupakan kesedihan yang dialami lulu.


"Kakaaak.... Ambilkan boneka untukku...." minta vivi


Lulu pun mengambil boneka yang ada didalam box tersebut dengan menggunakan capit dan sekali gagal dua kali gagal sampai beberapa kali ia coba.


"Aaah kakak payaaaah" rengek vivi untuk kesekian kali.


"Sabar doong... Ini kaka coba"


Dan sekali lagi lulu mencoba akhirnyaaa.......


"Yeeeeeee....... Berhasiiiil..." sorak vivi kegirangan


"Ni apa kakak bilang.. Berhasil juga kan" ledek lulu


"Iya tapi lambat.. Weeeeeeek 😝" ejek vivi


Sesudah puas bermain mereka pun pergi mencari cemilan kesukaan mereka setelah itu vivi mengajak lulu menonton frozen 2 .


"Huh membosankan" gerutu lulu


Ya karena yang mereka tonton adalah film kartun yaitu acaranya anak anak ya mau gak mau lulu harus menuruti keinginan adiknya.


Malam telah tiba dan matahari sudah bersembunyi dari pandangan makhluk bumi.


Semua keluarga berkumpul diruang keluarga untuk menonton televisi dan bercengkrama.


"Lulu, kenapa kamu cepat pulang?" tanya papa adi penasaran.


"Lulu sudah ketemu dimas pa dan lulu ingin cepat pulang"


"Apa benar kalian putus??" tanya papa lagi


"Iya pa.. Dimas selingkuh" lulu menunduk sedih


"Papa pun juga merasa dia gak baik buatmu nak.. Beruntung kamu mendatanginya dan melihat dia selingkuh berarti itu lah cara tuhan menunjukkan bahwa dia tak baik buatmu"


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


*


Tak terasa liburan semester telah berakhir dan kembali melanjutkan aktivitas sehari hari seperti kuliah.


Matahari telah muncul dari peraduannya dan menyinari seluruh permukaan bumi.


Lulu membuka matanya dan memicingkan kembali karna kesilauan yang diberikan mentari pertanda bahwa harus kembali menyambut hari baru lembaran baru.


Lulu melihat jam dan terburu buru bangun karna sebentar lagi ia harus masuk kampus.


"Sial!" umpatnya


Dia pun langsung berlari kekamar mandi dan membersihkan diri tak lupa menggosok gigi.


Setelahnya memakai pakaian dan berdandan secantik mungkin.


Dengan terburu buru lulu hanya berpamitan pada orang tuanya tanpa sarapan terlebih dahulu.


"Sayang,, Sarapanlah dahulu" ajak mama


"Lulu sudah terlambat ma.. Lulu pergi dulu... muuuach" sambil mencium pipi orang tuanya.


Sesampai di kampus lulu bertemu dengan sahabatnya tari.


"Haai beb.... Dimana rina?" tanya lulu


"Dia masih dikampung beb.. Lo tau gak?" tanya tari yang membuat lulu penasaran


"Apaan?"


"Rina dijodohkan sama anak juragan duren di kampungnya.. Dan anaknya itu sudah tua lhoo" ucap tari


"Apaaa???!! Bagaimana bisa" kaget lulu


"Iyaaa.... Katanya untuk menebus hutang orang tuanya" jawab tari


"Lalu rina mau gitu??"


"Awalnya tidak tapi ya akhirnya ia terpaksa menerima""


"Malang sekali nasibmu rin"


*


*


*


*


Dikampung rina


Keluarga agus si pria yang dijodohkan oleh rina tersebut datang dengan membawa hantaran untuk si wanita.

__ADS_1


Mereka datang untuk membicarakan hari pernikahan mereka.


Rina yang sedang dikamar pun enggan untuk keluar karna ia tidak suka dengan perjodohan ini. Apalagi melihat si pemuda itu yang bukan tipenya.


tok tok tok


"Rina,,, Keluar nak... Keluarga pak burhan sudah datang" panggil ibu sri ibunya rina


"Rina gak mau buuuk... Kepala rina pusing"


"Baiklah, Kamu istirahat saja nanti akan ibu sampaikan kamu tidak enak badan" jawab bu sri


Di ruang tamu yang tidak begitu luas duduklah seorang juragan parubaya itu beserta istri dan anaknya agus.


"Maaf tuan, nyonya, nak agus,,, Rina sedang tidak enak badan"


"Alaaaaaah..... Alasan putrimu saja untuk tidak mau bertemu dengan kami" ucap bu dewi ibunya agus.


"Iyaaa..... Sombong sekali" lanjut agus


"Baiklah... Kami sudah menentukan tanggal baiknya.. Pernikahan akan diadakan 3 minggu lagi" kata pak juragan burhan.


"Tapi pak... Bagaimana dengan kuliah anak saya... Sebentar lagi ia wisuda" ucap pak anto ayah rina


"Itu bukan urusan saya! yang jelas 3 minggu lagi!" perintah pak burhan.


Mereka pun akhirnya pulang dari rumah rina.


Setelah mereka pergi....


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Β°


Terima kasih pada readers yang sudah membaca karya saya... Mohon maaf bila cerita ini tidak semenarik karya lainnyya πŸ™


jangan lupa like dan komen yaa serta vote nya 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2