Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
48. Cincin seolah Daffa


__ADS_3

Daffa terlihat sedang mengobrol dengan rekan kerja papanya membahas tentang proyek baru yang didapatinya. Sedangkan Lulu menghampiri tari yang sedang bersama mama Diva dan mama Sarah. Tari pun memeluk Lulu merasakan kebahagiaan karna temannya yang satu itu telah bertunangan. walaupun tari tahu lulu dan daffa hanya dijodohkan. Tetapi ia senang lulu akan segera menikah. pikirnya cinta akan datang setelah bersama.


"Congrats sahabatku.. Akhirnya kamu bertunangan juga" ucap Tari. Lulu pun hanya memasang senyum yang dipaksakan pada Tari.


"Jangan cemberut dong.. Gue yakin daffa akan berpaling ke lo dan meninggalkan kekasihnya" ucap tari menenangkan lulu.


"Gue tidak berharap. Malah gue pengen cerai" ucap lulu tanpa orang lain mendengar ucapannya.


"Hus!! Lo apaan sih! nanti ada yang dengar gimana?" ucap tari berbisik.


"Toh kita jauh dari keramaian kan" ucap lulu santai. Tari pun hanya memutar kedua bola matanya.


Hening,


"Gue malah kasihan sama Nathan" ucap Tari memikirkan Nathan.


Lulu pun turut diam memikirkan Nathan apa alasan yang akan ia sampaikan untuk memutuskan Nathan jika ia sudah terlepas dari Daffa. Apakah lulu tetap mempertahankan Nathan ataukah mencari yang baru seseorang yang benar ia cintai.


"Tidak perlu dipikirkan" ucap lulu.


~


~


~

__ADS_1


~


Hari sudah semakin larut, Para tamu pun sudah berangsur-angsur meninggalkan gedung tersebut. Begitu juga Keluarga tari dan ferdi, Mereka pamit kepada yang punya acara untuk kembali ke kediaman masing-masing.


"Jeng sarah, Saya dan anak-anak pamit pulang yaa.. Selamat lho sudah akan punya menantu" ucap mama diva pada mama sarah.


"Ah jeng bisa saja. toh sebentar lagi pasangan sejoli itu juga menyusul lulu" ucap mama sarah menunjuk tari dan ferdi.


"Hihi, Doakan saja yaa jeng.. Baiklah kami pamit dulu yaa" pamit mama diva.


"Hati-hati yaa jeng" lalu mereka pun mencium pipi kanan dan kiri. begitu juga ke mama sonya. dan menyalimi papa mahesa juga papa adi.


Kini semuanya sudah meninggalkan gedung tersebut dan hanya tersisa keluarga Lulu dan keluarga Daffa. Berhubung acara telah selesai, mereka pun juga pulang kerumah masing-masing.


"Jeng, mas, nak daffa, Kami pulang dulu yaaa" ucap mama sarah.


~


~


Tiba dirumah, Lulu pun merasa lega karna ia sudah bisa beristirahat. Malam ini sangat melelahkan baginya. ia pun segera masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat. Sesudah dikamarnya, Lulu pun membuka gaun yang dikenakannya dan melepaskannya dari tubuh polosnya dan hanya tersisa pakaian dalam. Kini Lulu langsung memasuki kamar mandinya dan mengisi air hangat campur air dingin untuk memanjakan tubuhnya. setelah air serasa penuh , Lulu pun memasukkan sabun yang sangat wangi yang ia miliki. Lulu pun berendam didalamnya, Menghirup wangi-wangi sabun yang menyeruak ke dalam hidungnya. Tak lupa ia juga memainkan busa-busa yang membaluti tubuh mulusnya.


Telah hampir satu jam Lulu berendam didalam bathup, Lulu pun menyudahkan ritual mandinya. Memakai baju tidur kesayangannya dan lalu ia membaringkan tubuhnya sambil melihat cincin berlian yang melingkari jari manisnya.


"Kata-katamu tidak sesuai dengan hatimu" gumam Lulu melihat cincin itu dan teringat akan penuturan kata-kata yang diucapkan oleh Daffa.

__ADS_1


"Setelah menikah, bukan kamu saja yang bisa bersenang-senang dengan kekasihmu, Aku juga akan melakukannya. Agar aku tidak mengharapkan cintamu dan malah menyakitiku" gumam lulu kembali melihat cincin itu seolah berbicara pada daffa.


Hingga tak terasa, Lulu pun merasakan kantuk dan ia pun tertidur dengan pulasnya.


Di tempat Daffa, ia terlihat tidak tenang karena ia takut suatu hari nanti Sheila akan mengetahui bahwa ia akan menikahi gadis yang tidak ia cintai. Daffa tidak ingin berpisah dari Sheila karna ia sangat mencintai wanita itu yang telah menemaninya dua tahun terakhir ini.


"Aku merindukanmu sheil" gumam daffa.


Beberapa hari ini Daffa sangat jarang sekali bertemu dengan Sheila karna ia sedang mengadakan reunian bersama teman SMA nya dan sekaligus mereka berliburan di Bali.


Hingga tak terasa daffa pun tertidur dengan lelap dan memasuki dunia mimpinya berharap bisa bertemu dengan Sheila.


°


°


°


°


°


°


°

__ADS_1


°


__ADS_2