Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
70. Senjata makan tuan


__ADS_3

Malam hari telah tiba, matahari sudah berangsur-angsur pergi dari bumi meninggalkan kegelapan dan kembali bersembunyi dibalik awan berganti shif dengan rembulan dan bintang


Lulu sedang asyik chattingan via WhatsApp dengan sahabatnya tari mengobrol tentang pekerjaan hari ini yang begitu melelahkan bagi mereka berdua dan juga Lulu mengadukan bahwa Daffa terlihat cemburu dengan pegawainya yang mengajak berkenalan, membuat mereka tertawa. begitupun Tari yang menceritakan kalau Ferdi sempat cemburu dengan pegawainya yang telah mengajari Tari. ternyata begini rasanya bekerja dalam satu tempat dengan pasangan.


"Gue gak nyangka Daffa yang mencintai Sheila bisa cemburu sama Lo, wkwkwk" ucap Tari didalam pesan chatnya.


"Mungkin dia udah mulai suka sama gue, secara gue kan cantik ketimbang Sheila, wkwkwk" balas Lulu.


"Ya betul. dia hanya modal seksi doang dan punya body bagus" timpal Tari dalam Chatnya.


Tok tok tok


"Masuuuuuuk...." sahut Lulu yang sedang berbaring diranjangnya sambil memegang ponsel.


Ceklek,


"Non, ada Tuan Nathan datang ingin menemui non" ucap Bibi sumi memberitahu.


"Oh iya, Baiklah bi.. sampaikan padanya Lulu sedang bersiap-siap ya bi" pesan Lulu.


"Baik non, saya permisi" pamit Bibi lalu menutup pintunya kembali dan turun menuju dapur untuk membuatkan minum.


Sedangkan Lulu sedang memilih baju yang akan ia kenakan untuk kencan dengan Nathan


"Baju yang mana yaaa" ucapnya berfikir. "Ahaaa... ini saja. lagian untuk apa juga cantik-cantik kalau bertemu pengkhianat itu" sambungnya bicara sendiri. Lalu memakai bajunya berwarna putih lengan panjang dan pundak yang terbuka.



dan memakai bedak tipis, olesan lipstik yang tipis dan menggeraikan rambut pendeknya.


Lulu pun segera turun untuk menemui Nathan yang tengah menunggunya.


"Hai sayang, sudah lama?" tanya Lulu yang menghampiri Nathan.


"Tidak sayang.. Ayo kita jalan" ajak Nathan lalu mereka pun pergi menuju mobil.


Diperjalanan, Hening, tidak ada yang membuka pembicaraan. Nathan pun sesekali menoleh melihat Lulu yang berada disampingnya.


"Perempuan ini tidak ada cantik-cantiknya" gumam Nathan dalam hati menengok penampilan Lulu yang menurutnya biasa-biasa saja.


"Ehem.. ada apa yang?? kalau mau ngomong, ngomong saja" tanya Lulu


"Tidak... kamu sangat cantik" puji Nathan dengan senyum paksanya. sedangkan Lulu hanya tersenyum. bagi Nathan Lulu sangat dingin padanya.


Tibalah mobil memberhentikan rodanya didepan sebuah kafe dan Nathan pun segera memarkirkan mobil miliknya.

__ADS_1




Sebuah kafe dengan lampu kerlap-kerlip dan banyak tanaman hijau yang menghiasinya. disitulah Nathan mengajak Lulu untuk makan sekalian mengobrol tentang kejadian hari ini.


"Kita makan disini saja yaa" ajak Nathan.


"Tidak apa.. aku suka tempat ini sangat indah" ucap Lulu tersenyum. Lalu mereka pun masuk dan memilih tempat duduk. Pelayan pun datang menghampiri mereka dan menanyakan ingin makan apa.


"Permisi tuan, nona, ingin pesan apa?" tanya pelayan tersebut dengan ramah.


"Spagethy dan juice jeruk" jawab Nathan dan pelayan itu pun mencatat pesanannya. "Kalau kamu sayang?" tanya Nathan pada Lulu.


"Sama seperti kamu" ucap Lulu.


"Baiklah, silakan ditunggu yaa tuan,nona.. permisi" pamitnya.


Lima belas menit kemudian, pesanan mereka pun datang dan disajikan diatas meja mereka dengan pelan tanpa dentingan piring dan gelas. Nathan dan Lulu pun langsung menyantapnya sesekali mereka mengobrol.


"Aduh, kebelet lagi" ucap Lulu.


"Yasudah, ke toilet sana ntar ngompol pula" suruh Nathan tertawa kecil.


"Oke, bentar ya" pamit Lulu lalu pergi ke toilet.


Setelah dari toilet, Lulu pun kembali ke mejanya menghampiri Nathan.


"Maaf yaa lama" ucap Lulu.


"Tidak.. Ayo lanjutkan" suruh Nathan dan Lulu kembali menyantap spagethinya sampai habis tak tersisa.


"Sayaaaang....." rengek Lulu. "Aku pengen es cream.. tolong pesanin dong" ucap Lulu manja.


"Pelaa......" panggil Nathan ke potong karna Lulu langsung memotong panggilan Nathan.


"Jangaaan... aku mau kamu yang mintain kesana dan bawain untuk aku" rengek Lulu yang manja tiba-tiba. membuat Nathan keheranan.


"Baiklah, sebentar yaaa..." pamit Nathan lalu pergi meninggalkan Lulu.


Beberapa menit kemudian nathan pun kembali membawa ice cream pesanan Lulu.


"Asyiik.... terimakasih" ucapnya lalu memakan icenya. sesekali Nathan memperhatikan Lulu seperti mengharapkan sesuatu. dan keinginannya tercapaikan karna Lulu meminum juicenya yang telah ia beri obat dan tersenyum devil melihat Lulu lalu ia pun juga meminum juicenya dengan sedotan.


Beberapa menit kemudian disaat mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba kepala Nathan pusing. pusing yang sangat hebat menurutnya hingga ia terhuyung-huyung.

__ADS_1


"Nathan, kamu kenapa?" tanya Lulu cemas.


"Aku tidak tau, tiba-tiba pusing" adu Nathan.


"Ya ampun, ayo kita pulang sebelum kamu pingsan" ucap Lulu lalu meraih Nathan dan membawanya ke dalam mobil. Sesampai dimobil, Lulu meletakkan Nathan di kursi samping kemudi dan ia bergegas masuk ke dalam mobil dan mengalih kemudi.


"Ya ampun, apakah aku harus mengendarai lagi?" gumam Lulu memegang setir mobil.


"Huh baiklah, bismillah" sambungnya. dan langsung menekan pedal gas dan melajukannya.


Sedang mengendarai mobil dengan hati-hati, Lulu menoleh melihat Nathan yang tertidur pulas dan Lulu pun tersenyum devil.


"Rasakan.. sekarang kamu yang kena jebakan sendiri" ucap Lulu puas.


#Flashback On#


Lulu pamit ke toilet untuk membuang hajatnya. sebenarnya ia bukan kebelet tetapi ada rasa ingin buang air kecil yang masih bisa ditahan. dengan perasaan yang curiga kenapa Nathan mengajaknya kencan, Lulu pun bersembunyi dibalik tembok dan memerhatikan Nathan yang sedang tersenyum gembira dan Lulu melihatnya sedang memasukkan obat kedalam juice milik Lulu.


"Dasar kurang ajar! berani sekali dia berbuat begitu! memberikanku obat. Lihat saja.. kamu yang akan merasakan senjata makan tuan" gumam Lulu. Setelah nathan selesai memasukan obat itu, Lulu pun segera ke toilet.


Setelah selesai, Lulu pun kembali ke mejanya dan melanjutkan makannya hingga habis. dan terbesit dibenaknya untuk membatalkan niat Nathan. ia pun menyuruh nathan memesan ice cream langsung dari sananya.


Setelah Nathan pergi, Lulu pun menukar gelas juice miliknya ke milik Nathan. untung saja Nathan belum sempat meminumnya.


"Selesai" gumamnya.


Setelah itu Nathan kembali membawa ice cream. tak berapa lama, Nathan pun merasakan pusing dikepalanya.


"Akhirnya obat itu bekerja dengan cepat.. Rasakan kamu Nathan!!" gumam Lulu dalam hati dan tersenyum devil.


#Flashback Off#


"Ahaaa..... sebaiknya gue tinggalin dia disini" ucapnya girang.


°


°


°


°


°


Kira-kira dimana yaa Lulu meletakkan Nathan??? 😅😅

__ADS_1


Ditunggu besok yaa man-teman..😊😊


Jangan lupa Like, koment dan Votenya agar aku lebih semangat 😊🙏🙏🙏


__ADS_2