Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
67. Ulang Tahun Bibi


__ADS_3

Ceklek,


"Oh ya ampun, maaf tuan" ucap seseorang yaitu Assisten Roni yang membuka pintu ruangan Daffa. Lalu Roni pun menutup kembali pintunya karna merasa datang diwaktu yang tidak tepat.


Mendengar Roni yang berkata maaf lalu pergi pun membuat Daffa dan Lulu ternganga lalu kembali saling menatap. mereka baru sadar telah apa yang sedang mereka lakukan, Lulu pun kembali beranjak dari atas tubuh Daffa begitupun Daffa langsung membenarkan baju dan dasinya yang sedikit berantakan.


"Ehem.. Sorry" ucap Lulu merasa salah tingkah. Lalu ia pun mengambil tas dan barang-barangnya dan berlalu pergi meninggalkan ruangan Daffa. Daffa pun terpaku melihatnya dan mengingat kejadian tadi.


"Sungguh memalukan" gumamnya setelah Lulu tidak ada.


Sedangkan Lulu merasa malu dan sontak ia merasakan perasaan yang berdebar-debar dan segera masuk lift.


Hingga hari pun sudah menjelang sore, Lulu baru sampai dikediamannya dan langsung masuk kekamar untuk membersihkan badannya yang bau dan terasa lengket walaupun parfumnya masih terasa dipakaiannya tapi Lulu tetap merasa kulit badannya sudah bau keringat akibat perseteruannya dengan Daffa.


Setelah mengisi air dan sabun yang wangi, ia pun langsung masuk ke bathup dan merasakan sensasinya hingga ia terlelap.


Di tempat Daffa ia baru keluar dari gedung kantornya dan langsung menuju ke rumah Sheila.


Tok tok


"Tuan, cari non Sheila ya?" tanya bibi


"Iya bi, Sheilanya ada kan?" tanya Daffa.


"Maaf tuan, non Sheila belum pulang dari tadi" ucap bibi.


"Ah ya bi, terima kasih yaa.. saya permisi dulu" pamit Daffa lalu pergi menuju mobilnya sambil menggerutu.


"Kemana lagi dia ini! bekerja tidak, tapi sibuk keluyuran" gumamnya bicara sendiri. lalu langsung melajukan mobilnya menuju rumah.


~


~


Sheila dan Nathan baru saja bangun dari tidur mereka setelah lelah bercinta seharian tadi, Sheila pun curhat kepada Nathan walaupun baru kenal, Sheila orang yang sangat terbuka.


"Gue kesal sama pacar Lo" ketus Sheila

__ADS_1


"Kenapa?" tanya Nathan merasa tertarik bila membahas Lulu.


"Seharusnya gue hari ini mesti habisin uang sepupunya tapi dia malah menggagalkan rencanaku lalu mengusirku di depan umum" adunya.


"Ternyata dia sangat licik, gue juga kesal dengan dia, bukan kesal lagi.. gue rasanya ingin balas dendam" ucap Nathan mengungkapkan kekesalannya.


"haaa... kenapa? gue lihat kalian sangat mencintai" ucap Sheilla.


"Cinta?? haha gaklah. gue hanya memanfaatin dia buat menang dengan taruhan gue tapi ternyata gue kalah taruhan gara-gara dia" jelas Nathan.


"Wanita itu!" gumam Sheila kesal.


"Gue ada rencana buat balas dia" sambung Sheila dengan senyum seringainya.


"Apa itu?" tanya Nathan yang tertarik.


"Lo rusak dia, ambil keperawanannya. dengan begitu ia tidak akan berani mau bersama cowok lain dan akann tunduk pada lo. mengemis meminta lo menikahinya" saran Sheilla.


"Bagus juga" ucap Nathan tersenyum puas membayanginya. menurutnya Lulu akan takluk padanya dan meminta untuk dinikahi apalagi Nathan akan membuatnya mengandung anaknya.


Hari sudah malam langit pun telah gelap karna ditinggal oleh sang mentari. Kini Lulu dan sekeluarga tengah berkumpul untuk makan malam dengan menu yang sangat enak dan lezat berbeda dari biasanya. Lulu terperangah melihat menu yang sangat nikmat itu.


"Makanlah sayaaang... bibi sengaja membuat masakan lezat begini karna ia tengah berulang tahun hari ini" ucap mama Sarah.


"Wah benarkah, Ma?" ucap Lulu sumringah.


Mama sarah tahu bahwa hari ini bibi sumi berulang tahun makanya Mama menyuruh bi sumi membuat makanan yang paling lezat. tidak lupa juga, Mama sarah dan Vivi diam-diam membeli kue tart untuk merayakan ulang tahun sang bibi yang telah lama setia bersamanya.


Mama pun beranjak dari kursinya dan kembali ke kamar untuk mengambil sesuatu. setelahnya ia kembali ke meja makan dengan membawa kue tart. Bibi sumi sedang berada didalam kamarnya sedang melipat baju dirinya yang telah ia cuci. tiba-tiba...


Tok.. tok..


Bi sumi pun terpaku menatap pintu merasa heran tumben majikannya memanggil disaat jam makan malam.


Ceklek,


"HAPPY BIRTHDAY TO YOU.. HAPPY BIRTHDAY HAPPY BIRTHDAY.. HAPPY BIRTHDAY BIBI...." ucap semua pemilik rumah dan pak bejo si tukang jaga gerbang.

__ADS_1


Bibi pun terpaku dan terharu dengan perlakuan majikannya hingga ia pun meneteskan air matanya.


"Selamat ulang tahun bibi" ucap Lulu memeluk bi sumi.


"Selamat ulang tahun bi.. terima kasih sudah menemani kami mengurus rumah ini" ucap Mama Sarah pada bi sumi. dan diikuti dengan yang lainnya mengucapkan selamat pada bibi.


"Nyonya, Nona, Tuaan... terima kasih banyak.. seharusnya bibi tidak perlu diperlakukan begini" ucap Bibi terharu.


"Bibi itu sangat istimewa dan Bibi adalah keluarga kami" celetuk Vivi lalu Bibi pun memeluk gadis kecil itu.


Kini mereka semuanya berkumpul diruang makan untuk memotong kuenya dan bibi menyuapi majikan-majikannya dan juga pak Bejo.


"Ini bi.. kado dari kami semua" ucap Mama Sarah menyerahkan kado kepada Bibi.


"Jangan Nyonya" tolak Bi sumi.


"Ambillah Bi" ucap Mama dan Bibi pun mengambilnya dan lalu membukanya ternyata itu adalah kalung dan cincin berlian. Bibi pun terperangah lalu kembali menangis terharu dengan perlakuan majikannya.


Hingga mereka semua pun duduk dimeja makan untuk segera menyantap menu lezat dari bibi.


Malam ini mereka semua sangat bahagia begitupun dengan Bi Sumi.


°


°


°


°


°


°


Jangan lupa like, koment dan votenya yaa man-teman.. 😊🙏


Author mohon maaf kalau ceritanya membosankan bagi kalian semua 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2