Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
18. bersepeda


__ADS_3

"Is mama ini, Menantu lho! Ferdi sedang jatuh cinta" jelas papanya secara singkat jelas dan padat.


"Apaa!! Jadi Ferdi sedang jatuh cinta?? Dan kita akan punya menantu???" ucap mama Ferdi merasa kegirangan.


Lalu mama Ferdi pun langsung berlari menuju ke kamar Ferdi,


Ferdi sesampai dikamarnya, Ia langsung berbaring ditempat tidur dan menelentangkan kedua tangannya sambil membayangi wajah cantik Mentari Cahyani. Kini diri Tari selalu ada dibayang bayang kepala Ferdi. Entah setan atau malaikat mana yang merasukinya hingga Ferdi merasa bucin sejak di resto tersebut dan pertemuan pertama mereka di bioskop.


Ferdi yang asik bergelut di dunia khayalannya bersama sang putri tiba tiba ada sesuatu yang membuyarkan lamunannya.


"Ferdi, Sayaaang......" panggil Mama dari balik pintu.


"Yaa maa, Ada apa??" tanya Ferdi heran melihat mamanya tampak bahagia.


"Mama mau ngomong sama kamu, Sekarang ceritakan, Apa kamu sedang jatuh cinta???" tanya Mama tak sabaran.


Ferdi pun senyum senyum sendiri lalu mencium pipi Mamanya.


Ferdi pun mengangguk tanda iya,


"Seriuuuuus???? Jadi kapan kamu bawa pacar kamu kesini hm?? Mama tidak sabar ingin punya menantu" desak Mama.


"Aaah Mama, Aku baru kenal sama dia, Aku jatuh cinta pada pandangan pertama" jelas Ferdi.


"Ya sudah kamu langsung embat dia! Kejar terus cintanya, dan jangan lupa bawa dia kemari" antusias Mama.


"Ashiyaaaaap mam, Ini juga lagi berusaha" ucap Ferdi.


Lalu Mama pun pergi dari kamar Ferdi dengan senyum sumringahnya.


"Semoga saja wanita itu juga akan jatuh cinta padamu nak,, Semoga kalian berjodoh" gumam Mama dalam hati.


Ferdi pun merasa gerah dan badannya lengket, Ia pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri , Setelah itu ia langsung keruang kerja.


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


Keesokan harinya pada pagi yang cerah sehabis hujan tadi malam membuat Lulu merasa tidur sangat nyenyak. Lalu ia pun bangun dari ranjangnya dan bersiap siap untuk jogging pagi sambil merasakan panas matahri pagi.


Lulu dan Vivi pun jogging disekitaran komplek perumahannya, Setelah jogging mereka pun bersepeda diikuti Mama dan Papa Adi.


Dikejauhan, Daffa melihat sosok Lulu dan lalu ia menghampiri mereka. Daffa bersalaman kepada orangtua Lulu dan mengacak acak rambut Vivi.


"Is kak Daffa, Jangan acak rambutku!" omel Vivi.


Lulu pun langsung memasang wajah juteknya pada Daffa. Lulu merasa Daffa berpura pura baik didepan orang tuanya padahal nyatanya berbanding trbalik sikapnya pada Lulu.


Daffa pun mendekati Lulu dan menggodanya,


"Hai gadis cantik, Kusut banget mukanya" goda Daffa.


Lulu pun diam aja membuang mukanya pada Daffa,


"Apa kamu sudah membatalkan perjodohan kita??" tanyanya Daffa.


"Bukan urusanmu! Urus saja pacarmu" ucap Lulu.


"Ciyeeeee, Cemburu" goda Daffa.


"Kalau kamu mau membatalkan perjodohan ini ya bilang saja pada orangtuamu gitu aja kok repot" omel Lulu


"Kenapa??? Kamu kan sudah punya pacar" ucap Lulu.


"Aku cerita yaaa,


#Flashback on#


Pada malam itu, Daffa membawa kekasihnya kerumahnya untuk mengenalkan pada orangtuanya, Sesampai dirumah, Daffa sudah disambut oleh kedua orangtuanya.


"Mama, Papa, Kenalin ini Sheila, pacar Daffa" ucap Daffa mengenalin Sheila.


Papa Mahesa pun melihat penampilan Sheila yang sangat terbuka,, Dress yang sangat mini, rok sepaha dan belahan dada yang terlihat membuat papa Mahesa menggeleng-gelengkan kepala.


"Kenalin om, tante, saya Sheila" ucapnya mengulurkan tangannya tapi malah tidak dibalas oleh orangtua Daffa.


"Daffa, Papa ingin berbicara, bisakah kamu menyuruhnya pulang dahulu??" suruh papa Mahesa.


Lalu Daffa pun menyuruh Sheila pulang dengan taksi dan memberinya uang untuk ongkos pulang.


"Sayang, maaf yaaa, Kamu pulang sendiri tidak apakan?" tanya Daffa pada Sheila sambil memberi uang ketangannya.


Tanpa menjawab, Sheila langsung pergi dari kediaman Daffa,

__ADS_1


"Sial!! gue diusir!! Kurang ajar sekali si tua bangka itu" omel Sheila.


Didalam rumah, Papa, Mama dan Daffa duduk disofa,


"Nak,, Papa tidak suka melihat kamu berpacaran dengan wanita itu. lihatlah cara berpakaiannya tidak sopan." ucap Papa.


"Tapi aku cinta dengannya pa, Aku ingin menikahinya" ucap Daffa.


"Papa tidak setuju kamu menikahi wanita itu. Papa sudah memiliki calon terbaik untuk kamu dan pilihan papa ini harus kamu nikahi" tekan papa Mahesa.


"Tidak pa! Daffa tidak setuju!" bantah Daffa kesal.


"Kalau kamu tidak setuju, Papa akan mengambil kembali anak perusahaan papa yang kamu tangani itu dan kamu tidak bisa bekerja lagi!" ancam Papa.


"Kecuali jika wanita pilihan papa itu yang menolak, Papa tidak bisa memaksakan orang lain" sambung papa Mahesa kemudian.


"Huh!" Daffa berdecak kesal. Ia pun berlalu meninggalkan orangtuanya dan ia pergi ke tempat untuk menenangkan diri .


#Flashback Off#


"Oh gituuuuu


°


°


°


°


°


°


°


°


°


°


°


Jangan lupa like komen dan votenya yaaa 😊😊🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2