
Sheila yang kesal melihat tingkah Lulu yang ia tahu Lulu adalah sepupu Daffa padahal tidak, ia pun memberhentikan taksi yang ia naiki ke sebuah Bar dimana itu adalah tempat bersenang-senang dan untuk menenangkan diri dari masalah yang dihadapi. seperti Sheila yang sedang kesal, ia pun ke bar untuk meluapkan kekesalannya dengan berminum hingga mabuk.
Sheila menghampiri meja yang didepannyaa tersedia banyak minuman, ia pun duduk dan mengambil botol itu menuangkan isinya kedalam gelas.
"Dasar perempuan sialan" gerutunya kepada Lulu lalu meneguk minumannya hingga habis dan mengisinya lagi sampai isi botol itu habis.
"Tambah!" ucapnya mulai mabuk.
Hingga dari kejauhan ada seseorang yang melihat wanita yang tidak asing mencoba menghampiri wanita itu dan duduk disebelahnya.
"Haaai.... kamu Sheilla kan?" tanya pria itu.
"Hem yaaa. Sapa kau? aku tak kenal" jawab Sheilla setengah sadar.
"Oh astaga, kau mabuk yaa.... Aku pacar sepupu kekasihmu" ucap pria itu yang ternyata adalah Nathan.
"Pacar sepupu???" gumam Sheila yang menilik lebih dalam lagi wajah pria itu sembari mengingat dan memutar memorinya.
"Oh kaaau... kalau gak salah Nathan yaaa??" tanya Sheila. Nathan pun mengangguk dengan senyum penuh goda.
"Kau tampan sekali... aku suka melihatmu pertama kali" ucap Sheila mulai ngawur.
"Kau juga sangat seksi.. Ayo kita berjoget" ajak Nathan lalu tanpa menunggu lama, Sheila pun merangkul pundak Nathan dan berdiri dari kursinya lalu Sheila pun mengajak Nathan ke kerumunan orang yang sedang bergoyang.
__ADS_1
Sheila yang sudah terlanjur mabuk pun membuat dirinya kurang menyadari tingkahnya hingga ia bergoyang-goyang yang siapa saja melihatnya langsung menelan ludah kasar karna adek kecil yang sudah bangun. begitu juga dengan Nathan, ia terkesima melihat Sheila hingga Sheila memegang adek kecil Nathan lalu merangkul lehernya dan mengelus leher itu dengan lidahnya. Nathan pun ternganga dengan perlakuan Sheila yang Agresif hingga tanpa menunggu lama, Nathan pun membawa Sheila ke suatu ruang untuk melampiaskannya.
"Nathaan,, kau sangat seksi" ucap Sheila diatas ranjang. sedangkan Nathan membuka kancing bajunya dan celana lalu langsung memangsa Sheila yang terlihat sangat seksi dengan gunung yang besar dan sangat terbuka dan baju yang hampir menampakkan pakaian dalam Sheila. Hingga terjadilah uwu-uwu yang membuat mereka terbuai hingga beberapa jam.
Ditempat Lulu, ia baru terbangun dari tidur dan mengerjap-ngerjapkan matanya yang silau dan terlihat pria tampan samar-samar dipandangannya. pria itu seperti memperhatikannya sangat dalam. dan Lulu pun melihat bahwa itu adalah Daffa yang tengah memerhatikan Lulu tidur.
"Ada apa kau melihatku?" tanya Lulu
"Kau prempuan atau apa??? tidur kok ngorok" ucap Daffa mengejek.
"Haaa apa??? gue ngorok?? Mana mungkin." ucap Lulu mengelak.
"Kau tak percaya?? lihat ini" ucap Daffa memperlihatkan ponselnya ke arah Lulu. Lulu yang melihat itu pun ternganga membuatnya sungguh malu karna Daffa memvideokan dirinya yang tengah tidur dan mengorok tambah lagi mulutnya yang terbuka π
"Kau sudah lihat buktinya kan?? kau membuatku sangat geli mendengarnya." ucap Daffa. Lulu pun jadi kesal bercampur malu dan ia pun segera menghampiri Daffa untuk merebut ponselnya.
"Kemarikan ponsel lo!!" ucap Lulu yang mendekati Daffa dan meraih ponsel itu ditangan calon suaminya.
"Oooo tidak bisaaa" ucap Daffa yang berdiri dari kursinya dan tangan yang terpaku ke udara mempertahankan ponselnya dari genggaman tangan lain.
"Kemarikan! hapus ga?! ucap Lulu yanh sangat kesal.
"Tidak akan sayaaang" ucap Daffa tersenyum seringai.
__ADS_1
"Oh gak mau hapus yaa??? baiklah.. dompetmu tidak akan ku beri" ucap Lulu melipatkan tangannya ke dada dengan gaya santainya. mendengar itu, sontak Daffa pun tertawa kencang.
"Hahahahahaaaa...... Kau tidak pegang kartumu lagi perempuan tengil.. lihatlah dompetku sudah beralih kepemiliknya" ucap Daffa mengambil dompetnya di saku dan memeperlihatkannya pada Lulu.
"Cowok sialan!!" geram Lulu lalu kembali meraih ponsel Daffa tetapi tidak sengaja, ia pun tersandung kaki meja hingga membuatnya menubruk tubuh Daffa dan membuat mereka terjatuh ke lantai membuat mereka terdiam saling memandang.
Ceklek,
"Oh ya ampun, Maaf tuan"
Β°
Β°
Β°
Β°
Β°
Β°
'Jangan lupa Like, koment dan Vote nya yaaaa man-teman πππ
__ADS_1