Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
59. Surprise Lamaran


__ADS_3

1...2...3.....


"SURPRIIIIIIIISEEEEE........." ucap Lulu dan keluarganya dan diramaikan oleh keluarga Daffa yang berada disana dengan kejutan tak terhingga oleh Tari. ia pun melihat sekelilingnya dimana ia sedang berpijak. Tari pun terpukau dengan indahnya tempat itu.




Sebuah Taman Bunga yang sangat indah dan berwarna warni membuat hatinya tentram dan sejuk bila memandang.


Tari pun sadar kenapa ia dibawa ke tempat ini dengan banyaknya orang yang menyambutnya. Ia pun menoleh ke Mama Diva seolah meminta jawaban.


"Mama, kenapa kita kesini?" tanya Tari bingung.


"Nanti akan ada jawabannya. sekarang kamu tutup lagi matamu" ucap Mama yang mulai memasangkan kain tadi menutupi mata Tari.


Semua orang pun mengekori Tari dengan dipandu oleh kakaknya Gilang ke sebuah tempat sebenarnya. hingga tibalah ditempat itu yang sudah ada seseorang menunggunya.



Mereka pun ada ditengah-tengah dua jerapah yang berdiri ditengah taman itu dengan seseorang yang memegang buket bunga dan kotak merah berisi sebuah Cincin berlian yang sangat indah.


Gilang pun mulai membukakan kain penutup matanya dan Tari pun terbelalak melihat Ferdi sedang berlutut didepannya dengan lutut sebelah menyentuh rerumputan.


Tari pun melihat sekelilingnya, Orang yang ia kenal menyambutnya dan mereka semua hanya tersenyum kepada Tari. Tari pun kembali menoleh memandang Ferdi.


"Mentari Cahyani, aku tahu mungkin ini sangat cepat bagi kita, tapi Aku tidak mau berlama-lama menjalani hubungan pertemanan yang telah kita jalani. Aku mau lebih.. menjadikanmu lebih dari sekedar teman, lebih dari sekedar sahabat, dan lebih dari seorang pacar, I WANT TO MARRY YOU. WILL YOU MARRY ME??" tutur Ferdi dengan bersungguh-sungguh dari dalam lubuk hatinya.


Kata-kata yang sangat menyentuh membuat mata Tari kembali berkaca-kaca dan tanpa berpikir lebih lama, Ia pun menjawab,


"YES, I WILL" ucap Tari yakin dan semua orang pun bersorak dan bertepuk tangan.


Ferdi pun kembali berdiri dan memberikan buket bunga setelahnya langsung memasangkan cincin berlian itu dijari manis milik Tari. semua orang kembali bertepuk tangan atas hari kebahagiaan ini. Ferdi pun langsung memeluk Tari tapi dicegah oleh semua orang.


"STOOOP!!" ucap semuanya serentak dan Lulu pun maju ke depan tubuh Tari dan menelentangkan kedua tangannya seakan Tari tak boleh disentuh.


"Belum halal booos" ketus Lulu dan membuat Ferdi mendesah kasar padahal ia sangat ingin memeluk pujaan hatinya.


Tari pun memeluk Mama diva, Papa, kak Gilang, dan semua yang ada disana. lalu menghampiri Orang tua Ferdi

__ADS_1


"Tante, Om??" tanya Tari dengan polosnya.


"Kami orang tua Ferdi, nak" ucap Mamanya Ferdi.


"Aaaaaah Tantee........" ucap Tari yang langsung memeluk Mamanya Ferdi dan Papa Ferdi.


Kini semuanya sudah sempurna kebahagiaan Tari hari ini, Ia pun tampak ceria dan terharu mengingat moment ini. begitu juga dengan Ferdi, Ia sangat Lega telah melamar pujaan hatinya.


Kini semuanya pun pergi ke meja makan yang telah disediakan oleh pihak restoran yang ada ditaman itu.



Semuanya pun duduk ditempatnya untuk bersiap siap menyajikan makanan yang sangat lezat didepan mata. disela-sela makan, Tari bertanya kepada Mama Diva.


"Ma, jadi dari Mama dan Papa tidak datang adalah rencana kakak sama Ferdi yaa?" tanya Tari ingin tahu.


"Iya sayang, Ini semua Rencana nak Ferdi, kakak dan Papamu" jawab Mama.


"Kok bisa??" tanya Tari dengan polosnya.


"Jadi gini........


#Flashback On#


"Permisi, Om" ucap Ferdi.


"Eh nak Ferdi, silakan duduk.. Ada apa tumben kemari?" tanya Papa Seto.


"Jadi gini Om... Sebenarnya Ferdi... hmmm... jika Om berkenan.. Ferdi ingin melamar Tari pas hari Wisudanya Om" ucap Ferdi dengan gugup tapi akhirnya bisa menyampaikan niatnya dengan lantang.


Papa pun tersenyum.. dalam hati Papa sangat senang mendengar niat yang diutarakan Ferdi. tiba-tiba pintu dibuka tanpa diketuk, ternyata yang datang adalah Gilang.


"Wooow... ada apa ini.. serius sekali tampaknya" ucap Gilang heboh.


"Hus kamu ini! duduklah" perintah Papa pada anaknya. Gilang pun duduk ikut nimbrung dalam obrolan dua lelaki itu.


"Papa sangat setuju nak Ferdi.. jadi kamu mau buat rencana lamaran dimana?" tanya Papa.


"Rencana disebuah taman bunga, Om.. pasti Tari sangat menyukainya" jawab Ferdi yang sebelumnya sudah memikirkan tempat yang bagus dan cocok.

__ADS_1


"Wah keren... jadi kapan?" ucap Gilang ikut-ikutan.


"Setelah acara wisuda, lang" jawab Ferdi.


"Heeeem..... bagus. gue ada rencana! gimana kita tidak mendatangi acara wisuda Tari?? sampai dia merasa kesal dan gue sekeluarga memberinya kejutan" ucap Gilang memberi saran.


"Pintar kamu lang. tapi menurut papa, Kita datang saja duduk disudut yang jauh dari pandangannya" ucap Papa menambahkan ide.


"Baiklah asal kita tidak ketahuan" ucap Gilang. "tapi lo tetap di taman itu saja yaa Fer, biar rencana Kita lancar" sambung Gilang.


"Ashiyaaaap itu maah... Yaudah om, Ferdi balik lagi ke kantor yaaa" pamit Ferdi karna sudah menyalurkan niatnya dan sekaligus mendapat ide surprise buat Tari.


Hingga tiga hari sebelum lamaran, Ferdi pergi ke bogor bersama Gilang untuk mereservasi tempat restoran dan mengosongkan taman itu dari pengunjung sampai acara mereka selesai.


Sedangkan Mama diva datang mengunjungi rumah Lulu, dan Mama Sarah pun menyambutnya bersama Lulu. mereka pun mengobrol dan Mama diva menyampaikan tujuannya bahwa ia mengundang keluarga Lulu dan Daffa untuk menghadiri Lamaran yang di rencanakan Ferdi. Lulu pun tampak antusias dan ia menambahkan akan mencueki Tari di hari Wisudanya dan bicara hanya seperlunya.


Hingga akhirnya semua setuju dan Acara pun berjalan lancar.


#Flashback Off#


begitulah cerita Mama Diva panjang lebar pada anaknya.


"Luluuuuuuuuuuuuu............


°


°


°


°


°


°


°


°

__ADS_1


Malam semuanya..


Jangan lupa beri Like, koment dan Votenya yaaa 😊🙏🙏🙏


__ADS_2