Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
71. Gelandang tampan


__ADS_3

Pagi hari esoknya, Lulu kembali melakukan aktivitas barunya yang akan menjadi rutinitas setiap hari kecuali sabtu dan minggu. Lulu yang masih asyik berbalut dalam selimut itu pun dibuat terkejut akan suara yang menggelegar digendeng telinganya


Treng.... treng.. treng.....


Ya, jam waker berbunyi nyaring membuat Lulu yang sedang mimpi indah itu pun buyar dan mimpi itu seketika hilang dalam ingatannya. Lulu pun terbangun dibuatnya dan segera mematikan benda berisik yang slalu setia membangunkannya setiap pagi.


"Berisiiiiiik!! hilang deh mimpi indah gue" gumamnya dengan mata terpejam. Lulu pun mengucek-ucek matanya yang masih mengantuk.


"Ah ya ampun udah pagi saja.." gumamnya melihat arah luar yang sudah mulai terang.


"Astaga.. aku harus bekerja" ucapnya langsung menyibakkan selimutnya dan langsung pergi ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi, ia memakai baju kerjanya dan berdandan seadanya. Lulu sangat tidak suka bermakeup yang sedikit menor karna menurutnya itu membuat wajah terlihat lebih tua. setelah selesai dengan penampilannya yang sangat cantik, Lulu pun segera turun untuk sarapan tetapi ingin menginjakkan kaki di permukaan tangga, Ia pun tersentak berhenti dan ingat sesuatu.


"Nathan! gimana kabarnya sekarang? lebih baik aku bergegas untuk melihat keadaannya disana.. hahahaha" ucapnya sendiri dengan tawa yang menggelegar.


Setiba diruang makan,


"Sayang kamu kesambet apa tawamu besar sekali?" tanya Mama Sarah yang sedang mengoleskan roti dengan selai coklat kacang.


"Tidak ma, Aku lagi bahagia" jawab Lulu dengan senyumnya.


"Ini, makanlah" ucap Mama.


Lulu pun meminum susunya hingga habis dan berdiri mengambil roti yang ada dipiringnya dan segera meninggalkan ruang makan.


"Hei sayang, makanlah dulu!" ucap Papa Adi.


"Tak ada waktu pa, Lulu akan makan sambil jalan.. hap!" ucapnya langsung menggigit rotinya. dan berjalan menuju motornya.


Diperjalanan, Lulu mengarahkan motornya ke tempat Nathan yang ia letak disuatu tempat dan meninggalkannya.


"Ya ampun.. pasti ini sangat seru melihatnya nanti.. aku tak sabar. bruuuuuum......" ucapnya sendiri mengendarai motor dan menambah kecepatan motornya. hingga tibalah ia dimana Nathan berada. Lulu memberhentikan motornya dan melihat Nathan dari jauh.

__ADS_1


Terlihat seorang bapak yang baru tiba di depan toko kelontongnya dan melihat ada pria yaitu Nathan yang sedang tertidur didepan tokonya.


"Siapa pria ini.. mengapa tidur disini" ucap bapak itu sendiri sambil membuka tokonya.


"Hei bangun!" seru sibapak tapi ternyata Nathan tidak juga bangun.


"Wah seru ni, mesti direkam" ucap Lulu mengambil ponselnya dan menekan kamera bagian video.


Sedangkan didepan toko itu, sudah banyak orang-orang yang berlalu lalang melihat Nathan yang seperti gelandangan dan sesekali mereka mengatai Nathan dan tertawa.


"Hei bangun!" panggil bapak sekali lagi membangunkan nathan dengan kakinya.


Byuuuuuuur.........


Ternyata si bapak menyiram air dengan embernya kepada Nathan hingga Nathan pun bangun kaget dan melihat tubuhnya yang basah karna bapak toko menyiramnya.


"Huh basah.. dimana aku ini" gumamnya Nathan melihat kesekeliling.


"Sialan! kenapa aku bisa disini.. sungguh memalukan" gumamnya kembali.


"Maaf pak, saya akan pergi" pamit Nathan.


dan Nathan pun segera berdiri dan masih terhoyong-hoyong.


"Lihatlah pria itu.. penampilannya tampan dan gaya yang cool tapi malah tidur dijalanan" ucap seorang wanita kepada temannya yang lewat didepan Nathan.


"Sialan! aku malu sekali. ini pasti kerjaan Lulu. kurang ajar!!" gumamnya emosi dan pergi mencari mobilnya.


"Kemana mobilku??" ucap Nathan mencari mobilnya lalu celingak celinguk kesana kemari. sayup-sayup ia melihat mobil berwarna biru berdiri diseberang jalan.


"Astaga....Lulu..... kau betul-betul menggeramkan!" ucap Nathan mengempalkan tangannya seakan-akan siap untuk meninju musuhnya. ia pun segera menyeberang dan mengambil mobilnya.


Ditempat Lulu,

__ADS_1


"Hahahahaha.... ya allah, ngakak sekali pagi-pagi gini lihat pemandangan langka" ucapnya sambil menyimpan kembali ponselnya. untung saja Nathan tidak melihatnya karna Nathan merasa malu melihat pandangan orang kearahnya.


#Flashback On#


Lulu sedang mengendarai mobil Nathan membawa Nathan ketempat yang sepi dan ia melihat ada toko yang baru saja ditutup oleh pemiliknya. setelah pemilik itu pergi dan jalanan tampak sepi, Lulu segera menyeret Nathan dan meletakkannya didepan toko tersebut.


"Selesai tugasku.... pasti esoknya ia akan malu sekali" gumam Lulu tersenyum senang.


Dan ia pun kembali ke mobil Nathan,


"Hmm....sepertinya lebih menyenangkan lagi bila mobil ini ku taruh diseberang sana" ucapnya kembali mengetuk-ngetuk atap mobil tersebut dengan senyum devilnya. dan segera masuk dan mengendarainya.


Tibalah diseberang jalan, Lulu memberhentikan mobilnya dan lalu keluar dari sana. tak lupa kunci ia selipkan ditempatnya.


"Ini sangat seru" ucapnya bahagia dapat mengerjai Nathan balik. bukannya Lulu yang kena, eh malah tuannya. dasar senjata makan tuan.


Lulu pun celingak celinguk mencari taksi namun tidak ada. lalu ia menghubungi Pak bejo sijaga gerbang dan menyuruhnya menjemput Lulu dijalan xx.


#Flashback Off#


"Sebaiknya aku bergegas kembali ke kantor" ucap Lulu lalu menyalakan motornya dan berlaju kencang.


°


°


°


°


°


Jangan lupa Like, koment dan Votenya yaa bila kalian menyukai ceritaku yang kaleng-kaleng ini 😊😊😊🙏

__ADS_1


__ADS_2