Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
45. Teman Sheila


__ADS_3

Sesampai diruang kerja papa, Papa mempersilakan ferdi untuk duduk.


"Duduklah nak ferdi" perintah papa.


"Baik om" turut ferdi


"Om mau bertanya sama kamu, Apa kamu mnyukai anak om?" tanya papa serius


"Anak om si tari?" tanya ferdi grogi


"Ya tentu saja. Tidak mungkin gilang, kan?" ucap papa merasa lucu.


"Hehe benar om" ucap ferdi yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Sebenarnya saya menyukai tari, om" jelas ferdi


Papa pun mengangguk ngangguk tanda mengerti.


"Apa kamu ada rencana dengan anak saya?" tanya papa kembali.


"Saya berencana akan melamarnya, om. Disaat momen yang tepat" ucap ferdi dengan yakin.


"Bagus. Saya setuju. Itu lebih baik daripada kalian berpacaran berlama lama" ucap papa.


"Hemmm, Maaf om. Sebenarnya kami belum pacaran. Saya hanya ingin langsung menikahinya saja.. Tapi saya. tidak tahu apakah tari juga menyukai saya" jelas ferdi yang tiba tiba ekspresi wajahnya berubah.


"Om yakin tari pasti juga menyukaimu asalkan kamu perlakukan ia dengan baik dan slalu menjaganya disaat bersamamu" ucap papa menenangkan ferdi dan menepuk nepuk pundaknya.


Ferdi pun tersenyum,


"Itu jelas om, Saya akan menjaganya" ucap ferdi dengan senyum manisnya.


"Baiklah om percaya padamu. Ayo kita keluar.. Om ingin bermain playstation denganmu" ucap papa sumringah.


Lalu mereka pun pergi ke kamar gilang lagi untuk bermain playstation. Sedangkan gilang disana sedang senyum senyum dengan ponselnya. Tanpa sadar, Papa dan ferdi masuk menyelonong tanpa mengetuk terlebih dahulu. Melihat anak sulungnya itu senyam senyum entah pada siapa, membuat papa hanya menggeleng gelengkan kepala.

__ADS_1


"Usah senyum senyum" ucap papa


"Ih papa, Masuk tidak bilang- bilang" ucap gilang.


Papa pun mengambil stick begitupun juga dengan ferdi dan mereka pun bermain hingga akhirnya ferdi dikalahkan oleh papa.


Di tempat lulu dan daffa, Mereka sedang menikmati makan siang. Daffa menggeleng gelengkan kepalanya melihat lulu yang memesan banyak makanan dan tidak tanggung tanggung semua makanan itu hampir ludes dimakan lulu.


"Gila lo yaa makan sebanyak ini" ucap daffa tak percaya.


"Selagi lo yang bayarin, Ya apa salahnya" ucap lulu santai.


"Pantasan gendut" ketus daffa.


"Enak saja lo" ucap lulu kesal.


Setelah lulu selesai menghabiskan semuanya, Mereka pun akhirnya keluar dari restoran dan langsung memutuskan untuk pulang. Saat bersamaan, Sheila yang bersama teman temannya memasuki resto tersebut dan tidak sengaja berpapasan dengan daffa dan lulu.


"Eh sayaang..." ucap sheila kaget. lalu menoleh melihat lulu.


"Mau makan bareng teman. Kamu sama sepupumu yaa??" tanya sheila.


"Iya. Aku mau mengantarkannya ke rumah tanteku dan mampir kesini untuk makan" jelas daffa.


"Ooo.. Yaudah temenin aku makan yuk.. Biar dia pulang sendiri saja." ajak sheila.


"Kurang ajar sekali perempuan ini menyuruhku pulang sendiri" gumam lulu dalam hatinya.


Daffa yang tak bisa menolak ajakan sheila pun langsung menurutinya dan menyuruh lulu pulang sendiri.


"Lu, lo pulang sendiri saja yaaa.. Ini ongkos taksi buat lo" ucap daffa menyerahkan uang untuk lulu.


Lulu pun menoleh sebentar ke arah uang yang disodorkan daffa dan ia langsung membuang mukanya kesal pada daffa yang seenaknya menyuruh ia pulang sendiri dan malah menuruti kekasihnya yang mur*h** itu. Lulu pun langsung pergi meninggalkan daffa tanpa mengambil uangnya.


"Tidak perlu!" ketus lulu. Dan ia langsung pergi dengan wajah cemberutnya.

__ADS_1


"Yaaaa dia ngambek" gumam daffa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Sayang! Ayoo" ajak sheila yang tak sabaran.


"Iya sayang" ucap daffa dan langsung menghampiri sheila dan berjalan ke meja tempat teman - temannya. Setiba disitu daffa langsung disuguhkan dengan pandangan mereka yang tanpa berkedip seakan akan mereka sangat takjub melihat ketampanan kekasih sheila itu.


"Hellooooo.... Jangan mandang mandangin cowo gue!" ucap sheila menyadarkan mereka. Sedangkan daffa hanya cuek bebek dengan mereka. sebenarnya daffa juga sudah sangat malas berada disekeliling perempuan seksi itu.


"Ganteng banget sheel.... Lo dapatin dimana stok yang beginiaan" bisik temannya sheila.


"Di jonggol!" ketus sheila yang merasa tak suka.


°


°


°


°


°


°


°


°


°


°


°


Hai semuanya.. Jangan lupa kasih aku Like nya yaaa.. juga komen dan Vote nyaa 🙏😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2