
Beberapa hari kemudian, Telah tiba saatnya untuk daffa dan lulu mengadakan pertunangan mereka. pertunangan akan diadakan disebuah gedung. Lulu sedang bersiap siap dikamarnya dengan ditemani tari yang telah berada dirumah lulu bersama ferdi. Lulu sangat anggun sekali memakai gaun warna biru muda. kini ia pun sedang dirias oleh mbak MUA. Tari yang melihat wajah lulu pun merasa terpana karna lulu biasanya hanya memakai bedak tabur dan olesan lipstik yang tipis. kini lulu didandani dengan sangat cantik sekali membuat yang melihat pasti berkata wow dan takjub dengan kecantikan yang terpancar.
"Ini kamu lu?? Gila cantik banget" ucap tari merasa takjub.
"Yaiya emang siapa lagi.. Gak mungkin ferdi" ucap lulu sambil tertawa
"Haha.. Kalau ferdi diginikan bakal jadi apa??" tanya tari sambil berkhayal.
"Jadi bencong dong" ketus lulu. hingga mereka pun tertawa mengkhayalkan wajah ferdi yang didandani seperti wanita. Sedangkan mbak cantik yang sedang menata rambut lulu pun hanya menahan tawanya mendengar candaan mereka.
Sedang asik mengkhayalkan ferdi, Mama sarah pun masuk ke kamar lulu tanpa mengetuk dan langsung menghampiri lulu.
"Sayang, kamu cantik sekali" puji mama melihat lulu
"Iya dong ma, Anak siapa dulu" ucap lulu
"Anak mama dong" ucap mama dengan bangga.
Malam sudah menunjukkan pukul setengah 8 dan lulu pun sudah selesai disulap oleh mbak cantik si Make-up artist. Kini mereka semua sekeluarga pun dan juga diikuti oleh tari dan ferdi langsung menuju mobil mereka dan berjalan ke gedung tempat tunangan dilangsungkan.
Ditempat daffa, ia baru saja selesai dan mama sonya pun menghampirinya.
__ADS_1
"Sayang, Ayo.. Acara akan dimulai" ajak mama sonya.
Dengan malasnya daffa pun menggangguk dan mengikuti mamanya. Semua para tamu yang diundang yaitu rekan bisnis papa mahesa dan papa adi pun sudah berkumpul didalam gedung itu. kini tinggal menunggu kedatangan pihak perempuan yang sedang dalam perjalanan.
"Kenapa lama sekali" gumam daffa
Dan dari pintu utama pun masuklah seorang wanita yang seperti bidadari mengenakan baju senada dengan daffa. Para tamu melihat ke arah pintu masuk itu dan mereka terpana pada calon wanitanya yang sangat cantik kulit putih bersih dan pas dengan warna gaun yang dikenakannya. Daffa yang sedang menunggu pun bersikap lebih tenang dengan wajah datarnya tetapi matanya tidak berkedip melihat lulu yang sedang berjalan ke arahnya dengan ditemani mama dan papa disamping kirinya.
"Cantik sekali" gumam daffa dalam hatinya.
Dan kedatangan lulu pun membuat mereka semuanya disadarkan oleh host acara tersebut.
"Baiklah para hadirin yang berbahagia,Kini telah tiba saatnya acara kita mulai dari ucapan kata kata dari pria untuk wanita cantik yang berdiri didepannya." sambung host itu lagi.
Lulu pun melihat daffa yang sangat tampan sekali dengan tuxedo senada dengannya, begitu juga daffa yang terpana melihat lulu yang sangat berbeda. Kini daffa pun beralih memegang tangan lulu dan mengucapkan kata kata yang akan ia sampaikan.
"Luthfiana vanesa, Bertunanganlah dan menikahlah denganku.. Aku ingin memiliki anak yang cantik dan tampan seperti kita dan aku akan membahagiakanmu selamanya." ucap daffa pada lulu yang matanya tanpa berkedip. sedangkan lulu hanya menelan ludah dengan payah mendengar penuturan daffa. tetapi lulu tetap yakin bahwa kata kata itu untuk menjaga imagenya didepan tamu. tidak mungkin daffa berkata tentang perjodohan yang dipaksa ini.
"A..aku.. bersedia" ucap lulu terbata bata. lalu host pun bertepuk tangan diikuti para hadirin. Setelahnya daffa mengambil cincin berlian dan memasangkannya dijari manis milik lulu, begitupun juga dengan lulu memasangkan cincinnya dijari daffa. Selesai memasang cincin mereka berdua pun menunjukkannya pada para tamu.Para hadirin pun bertepuk tangan.
__ADS_1
(Pakaian yang mereka kenakan)
Setelah itu, Tuan mahesa pun mengambil alih mikrifon untuk mengucapkan sesuatu pada tamunya
"Terima kasih kepada semua para hadirin yang sudah berkenan datang ke pertunangan anak kami. Saya berdoa agar mereka saling mencintai selamanya, dan mewujudkan pernikahan yang langgeng. Baiklah, hanya itu pesan saya.. Silakan para tamu hadirin menikmati jamuan yang telah disedia" ucap papa mahesa.
Mereka pun mengunjungi para tamu dan berbincang bincang.
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1