Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
58. Kejutan untuk Tari


__ADS_3

Setelah memberi kejutan kepada Tari dengan penuh haru dan kebahagiaannya, Lulu dan Daffa beserta keluarganya pun berpamit untuk pulang karna mereka akan mengadakan acara sendiri. Kepergian Lulu membuat Tari merajuk karna sahabatnya itu akan meninggalkannya lagi setelah kejadian tadi. entah kenapa Tari tiba-tiba manja seolah butuh kasih sayang.


"Jeng diva, Mas, Kami pamit duluan yaa ada acara kecil-kecilan" pamit Mama sarah.


"Ah iya jeng, baiklah.. Hati-hati dijalan yaa" ucap Mama diva.


"Lulu, Kamu tidak pergi kan??" timpal Tari dengan manjanya.


"Aduuh, maaf yaa Tari sayaang.. gue harus pergi ikut nyokap gue" tutur Lulu. membuat Tari pun langsung cemberut dan membuang muka.


"Jangan gitu dong Tariku sayaang" ucap Lulu lalu memeluk Tari yang lagi merajuk.


"Ih lepas ih! pergi sana!" usir Tari.


"Yaudah bye tari... Om, Tante, Lulu pamit dulu yaaa" pamit Lulu pada Orang tua Tari. dan mereka pun pergi meninggalkan semuanya yang ada di halaman gedung itu.


Menuju mobil ditempat parkir, Lulu sempat-sempatnya mengucapkan terima kasih kepada Orang tua Daffa karena sudah mau menghadiri Wisuda Lulu sambil memeluk Mama kesayangannya dengan senyum yang mengembang.


"Tante, Om, terima kasih yaa sudah datang ke acara Wisuda Lulu" ucap Lulu menoleh pada Papa mahesa dan Mama Sonya.


"Tentu sayang, Kamu kan keluarga kita juga" ucap Mama Sonya. Lulu pun tersenyum kecut mendengar penuturan calon Mertuanya. Daffa pun beralih memandang Lulu yang manja pada Mamanya.


"Samaku gak ucapkan terima kasih?" sambung Daffa yang baru nongol untuk berbicara.


"Tidak perlu!" ketus Lulu membuat semua orang pun tertawa melihat tingkah mereka.


Tiba-tiba suara dering ponsel Daffa pun berbunyi,


Tring Tring..


"Hallo saaaay........." ucap Daffa terpotong yang baru sadar ada Orang tuanya disampingnya. Ia pun menjauh dari mereka untuk menjawab telpon.


"Hallo sayaang" panggil Daffa

__ADS_1


"Sayaang, kamu dimana?? Aku suntuk banget nih.. salon yuuk" rengek Sheila diseberang telpon.


Daffa pun menghela nafas karna apapun yang diminta Sheila harus ia turuti,


"Baiklah, aku akan jemput kamu" ucap Daffa.


"Asiiiiiik...... Terima kasih sayang, Aku mencintaimu muuach" ucap Sheila kegirangan lalu langsung mematikan teleponnya sebelum Daffa menjawab.


Ia pun kembali menemui Orang tuanya yang sudah hampir memasuki Mobil.


"Ma, Pa, aku keluar dulu.. Maaf tidak bisa ikut karna ada pekerjaan penting" ucap Daffa.


"Tapi saay....." ucap Mama kepotong karna Daffa sudah pergi duluan meninggalkan Mamanya.


"Anak itu!" gerutu Mama sonya dan segera masuk mobil. Mobil pun berjalan mengikuti Mama Sarah pergi.


Sedangkan Daffa langsung ke mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah Sheila sang Kekasih.


Di tempat Tari, mereka sedang asyik berfoto untuk mengambil moment kelulusan sang Anak bungsu yang paling cantik. Hampir setengah jam mereka disana hanya untuk menebarkan kebahagiaan yang dipendam Tari sedari tadi. Kini Mama Diva pun mengajak Tari ke suatu tempat untuk Merayakan Hari kelulusan.


"Kemana, Ma?" tanya Tari.


"Sudah, Lo ikut saja gadis buluuk" timpal Gilang.


"Ih kakak, apaan sih! Aku dah cantik gini dibuat Mbak MUA nya" ucap Tari kembali merajuk.


"Sudah-sudah! kayak anak kecil saja kalian ini" ucap Papa seto menyudahkan pertengkaran kakak adik itu.


Sesudah di dalam mobil, Gilang pun langsung menekan pedal gas mobil dan melajukan mobil tersebut ke tempat tujuan yang akan mereka tuju. Sudah satu jam mereka di perjalanan membuat Tari gelisah kenapa lama sekali sampai, pikirnya.


"Mama, kita mau kemana sih kok lama banget" tanya Tari.


"Sudah, bawel! mending kamu diam" timpal Gilang kembali membuat Tari mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


Hingga hampir tiba ditempat itu, Mama pun menyuruh Tari untuk menutup matanya menggunakan Kain.


"Sayang, tutup dulu mata kamu yaa" ucap Mama Diva.


"Kenapa pakai ditutup segala, Ma" tanya Tari.


"Sudah.. kamu nurut saja" ucap Papa Seto.


"Ih kalian semua sama saja" gerutu Tari. lalu Mama Diva pun mengikatkan kainnya di mata Tari.


Setiba ditempat tujuan, Tari pun turun dengan hati-hati karna matanya yang tertutup dan Gilang mengarahkannya kemana ia berjalan. Hingga sampailah mereka di tempat yang sesungguhnya untuk merayakan Hari Kelulusan Tari.


Gilang pun perlahan-lahan membukakan kainnya, dan Tari pun membuka matanya pelan-pelan karna silau.


1..2...3....


"SURPRIIIIIIIIISEEE............"


°


°


°


°


°


°


Penasaran mereka memberi kejutan apa?? dan mengadakannya dimana????


Tunggu nanti malam yaa guys..

__ADS_1


Ohya, jangan lupa beri Like, koment, dan Vote nya yaaa.. supaya aku lebih semangat lagi 😍😍🙏


__ADS_2