
Hai teman-teman readers.. pasti kalian sudah menantikan visual mereka kan??
Semoga kalian suka yaaa π
* Luthfiana Vanesa (Lulu)
Lulu yang sedang menonton Drakor disaat waktu senggangnya π
Lulu yang sedang jalan-jalan bareng sahabatnya π
* Daffa Hendra Mahesa
Daffa yang sedang jalan-jalan bersama kekasihnya π
Daffa yang sedang istirahat Kantor π
* Mentari Cahyani (Tari)
Tari yang sedang memandangi pujaannya dari atas balkon π
Tari yang sedang jalan bersama sahabatnya π
* Ferdinand Ahmad (Ferdi)
Ferdi yang sedang memikirkan pujaannya didalam kamar π
Ferdi yang sedang bekerja di kantornya π
* Karina Sekar (Rina)
Rina yang sedang berpose di depan rumahnya di kampung π±
Rina yang sedang menunggu jemputan sahabatnya untuk Hangout π
* Agustio Wisnu (Agus)
Agus yang sedang menunggu Anak buahnya untuk menghajar mangsanya π΅
* Gilang Praseto (Gilang)
__ADS_1
Gilang yang sedang jalan bersama temannya π
Gilang yang sedang dikantor dengan gaya coolnya
* Dimas Firmansyah (Dimas)
Dimas yang sedang bersama wanita selingkuhannya di Club π³
* Sheilla Chintya (Sheila)
Sheila yang sedang Jalan bersama Daffa dan teman-temannya
S
Sheila yang sedang ingin bertemu dengan langganannya π±
* Nathaniel Samuel (Nathan)
Nathan yang bersiap-siap kencan dengan Lulu π
* Viviane Angel (Vivi)
Nathan pun membawa perempuan itu ke dalam kamar yang berada di club itu. wanita itu pun sesekali memeluk Nathan dan membuka kancing kemejanya lalu mengelus dada milik Nathan dengan halus dan penuh goda.
Setiba di Kamar, Wanita itu langsung membanting Nathan ke atas tempat tidur lalu menduduki paha Nathan dan mencium aroma wangi dada Nathan yang terekspor memperlihatkan perut sixpacknya. membuat Nathan merasa geli tetapi menikmati sensasi itu.
"Ayolah layani dan hibur diriku" ucap Nathan yang tampaknya tak sabar.
"Kau akan merasakan sensasi yang begitu nikmat, tuan" ucap wanita itu. Lalu membuka resleting celana Nathan dan mencopotnya hingga lepas. setelah itu wanita itu melepaskan pakaiannya hingga polos dan langsung melakukan aksinya. Nathan pun menikmatinya.
~
~
__ADS_1
Di tempat Lulu, ia sedang asyik menonton drakor di ponselnya. dan tiba-tiba ada adegan perempuan yang mengkhianati sahabatnya dan berencana akan merebut kekasihnya. melihat itu Lulu pun emosi dan mengumpat-ngumpat perempuan yang bermuka dua itu.
"Dasar teman kurang ajar! sahabat sebaik itu malah ingin merebut presdir kim hyun?!! Dasar tidak ada akhlak! pengkhianat!" umpat Lulu habis-habisan.
Hingga membuat Lulu kehilangan mood menonton drama itu. Ia pun memilih untuk tidur saja daripada kesal terus menerus. hingga cukup lama Lulu tidak bisa tidur karna memikirkan nasib Nathan saat ini pasti dia sedang mengamuk rencananya gagal sebab Lulu yang sudah mengetahuinya.
"Bagaimana ya sekarang bentuk Nathan itu.. pasti dia sedang frustasi kayak orang gila. Hahahaaa" ucap Lulu tersenyum puas.
Tak lama setelah itu, Lulu pun tertidur dengan begitu pulas dan tentunya bahagia pada hari ini melihat sahabatnya sudah menemui tambatan hati dan yang satu lagi ia berhasil membatalkan rencana seseorang yang memanfaatinnya.
Di tempat Tari, Ia sedang uring-uringan ditempat tidur karna senyum yang pernah tak lepas dari bibirnya dan pikiran yang penuh dengan moment siang tadi saat Ferdi melamarnya dengan sangat romantis dan penuh kejutan tak terhingga. hingga membuatnya sedih dahulu lalu bahagia setelahnya.
seperti kata pepatah, Bersakit dahulu Bersenang kemudian.
Tari pun tak bisa tidur dibuatnya hingga sudah larut malam hingga ia pun menghubungi Ferdi secara iseng. Tari pun menelpon Ferdi dan bertulisan dering pertanda tersambung. lalu mematikannya lagi. dan melanjutkan kembali.
"Palingan dia sudah tidur. gue iseng saja ah nelpon matiin" ucap Tari dengan jahilnya.
Tetapi siapa sangka, Ferdi malah menjawabnya.
"Hai sayangku, ada apa hm nelpon tengah malam?" ucap Ferdi dengan senangnya.
"Tidak ada. gue ga sengaja kepencet" elak Tari.
"Gak sengaja atau sengaja???" goda Ferdi.
"Gak sengaja!" kekeuh Tari.
"Bilang saja kangen, hahahahaa" ucap Ferdi dengan jahilnya.
"Tidak akan!" jawab Tari yang merasa malu sudah ketahuan. ia pun langsung mematikan teleponnya. dan memilih untuk tidur. hingga ia pun tertidur dengan senyum yang terukir dibibirnya.
__ADS_1
Good night Tari, Lulu... daaaan Readers ππ