Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
26. menyatakan cinta


__ADS_3

Ceklek


"Kaaaak.... Kak... Bangun dong masih molor saja" panggil Vivi yang berjalan mendatangi Lulu untuk membangunkan kkaknya.


Huuuuaaaaaaaa........ Nguap lulu yang sangat keras menggema digendang telinga Vivi.


"Ih kakak.... Cepat bangun! Mama sama Papa sudah menunggu Makan malam! ".teriak Vivi


"Ah mengganggu saja" ucap lulu yang mengucek matanya Lalu lulu pun mencuci wajahnya dan langsung turun untuk Makan malam dengan mata yang masih merem melek.


Sesampainya diruang makan Lulu pun duduk dengan mata yang masih merem.


"Sayang hei bangun! Makan dulu setelah itu lanjut tidur" kata mama.


"Iya maa.." lalu lulu pun mengambil nasinya serta Lauk pauk yang sudah tersaji dimeja makan. Lulu dengan lahap memakan makanannya hingga habis tak lupa ia juga meminum susu coklat yang sudah dibuatkan bibi.


Setelah makan, Lulu langsung kekamarnya untuk melanjutkan tidur dan memasuki alam mimpinya yang indah itu. Entah mimpi apa hanya lulu yang tahu.


Nathan yang sudah ada didepan rumah lulu langsung mengetuk pintunya dan mama sarah pun membukanya.


Tok


tok


tok


Ceklek,


"Malam tante... Lulunya ada??" tanya Nathan dengan senyumnya.


"Lulu sedang tidur nak Nathan.. Masuklah biar tante bangunkan" ajak mama sarah.


"Hmmm....Tidak usah tante mungkin Lulu sangat lelah" tolak Nathan,


"kalau begitu Nathan pulang dulu ya tante" sambungnya.


"Baiklah hati-hati yaaa" ucap mama sarah.


Lalu nathan pun pergi meninggalkan perkarangan rumah Lulu.


*

__ADS_1


*


*


*


*


*


Keesokan harinya, Lulu sudah tiba dikampus dengan motor Beatnya. Dari kejauhan ada sekelompok Geng yang mana orang-orangnya memiliki paras yang tampan tengah memandangi sosok wanita yang sedang memarkirkan motornya.


"Lihatlah wanita itu dengan motor buntutnya.. Tidak ada menarik menariknya kalau dilihat" ucap salah seorang teman Nathan.


"Hahahaha.. Selera lo rendah banget ya boy" ledek teman yang lainnya pada Nathan.


"Gitu gitu dia cantik juga guys.. Kaya lagi. Penampilannya saja yang kurang menarik" ucap Nathan dengan mata yang masih memerhatikan Lulu.


"So... Kapan lo akan nembak dia bro?? Jangan mau kalah sama gue.." ucap temannya yang bertaruh dengan Nathan.


"Tenang saja bro.. Sekarang gue akan nembak dia jika gue diterima gue menang" ucap Nathan dengan sombongnya.


"Betul itu.. Nilai skripsi harus yang paling bagus" kata temannya yang bertaruh.


"Oke... Tidak masalah. Itu babak terakhir penilaian. Gue pasti menang kok" ucapnya dengan senyum kembangnya.


Lalu Nathan pun langsung menghampiri Lulu dengan membawa Sebuket bunga Mawar merah yang sangat wangi.


Tak lupa juga teman-teman Nathan mengekori dari belakang.


Lulu yang sedang berjalan menuju kelas pun dicegat oleh Nathan dan Teman temannya..


"Hei Nathan.. Ada apa kenapa kalian ramai sekali" tanya lulu yang heran disamperin oleh teman-teman Nathan dan Anak-anak lain yang diajak gengnya untuk menyamperin lulu.


"Ehem!! Hei lulu.... Gue mau ngomong serius sama kamu" ucap Nathan dengan gaya Coolnya.


Dari kejauhan Tari yang baru turun dari mobil Ferdi pun langsung bergegas ke tempat keramaian itu.


"Kenapa ramai sekali" gumam tari.


Lalu tari pun bergegas berlari untuk melihat kerumunan itu tanpa menghiraukan ferdi.

__ADS_1


"Dasar tari ini.. Pergi-pergi tidak pamit" gerutu ferdi yang berada dalam mobil. Lalu ia pergi meninggalkan kampus menuju kantornya.


Tari pun masuk kedalam kerumunan itu.


"Permisi permisi" ucapnya yang menyelip orang-orang yang berkumpul itu. Dan tari pun terkejut Lulu yang ada dipusat perhatian orang-orang. Dan membuat Tari tercengang akan perbuatan Nathan yang menyatakan Cinta pada Lulu.


"Luthfiana Vanesa,, Maaf mungkin ini terlalu cepat Tapi jujur sejak dekat denganmu Aku merasa kamu berbeda dari yang lain.. Dan aku merasa aku benar-benar jatuh cinta padamu.. Kamu wanita yang baik, cantik, pintar, dan sederhana.. Maukah kamu menjadi kekasihku wahai Nona manis???" ucap Nathan yang langsung jongkok meletakkan sebelah lututnya ke tanah sambil menyodohkan buket Bunga pada Lulu.


"Hmmmmm..... Aku..





°


°


°


°


°


°








__ADS_1


__ADS_2