Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
164. Undangan BTS untuk lamaran


__ADS_3

Keesokan paginya di kota Seoul, Lulu terbangun dari tidurnya. segera ia beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya karna Lulu tidak sabar lagi untuk berjalan-jalan menelusuri kota yang ia tempati. dalam sekejap, Lulu telah selesai. menatap suaminya yang masih tertidur sangat pulas akibat percintaan mereka yang memanas tadi malam. Lulu mengenakan dress berwarna mocca yang panjangnya selutut dan memiliki tali pinggang di kanan kirinya, sangat anggun.


"Sayang bangun! jalan yuk" panggil Lulu menepuk tangan Daffa. Lulu tampak bersemangat sekali berada di Korea ini. bagaimana tidak, para idolanya bersemayam di Negara ini hingga membuat Lulu girang tak terkira.


"Enmmmh, ada apa sih yang?" sahut Daffa dengan suara seraknya.


"Ayo kita jalan-jalan lagi" ujar Lulu .


"Sepagi ini? aku sangat mengantuk" ucap Daffa meraih guling dan memeluknya.


"Aaah sayaaang...!" rengek Lulu namun Daffa tidak menyahutinya lagi.


"Baiklah, rasakan ini!" ucap Lulu menarik bulu kaki suami hingga Daffa pun berteriak hingga menduduki tubuhnya.


"Huh huh! sakit yaaaang" rintih Daffa mengelus kakinya.


"Itu makanya, mandi sana!" berang Lulu. Daffa pun menurut dan segera menuju kamar mandi dengan memakai boxer dan bertelanjang dada.


Sembari menunggu Daffa selesai mandi, Lulu menghampiri balkon yang menunjukkan alam biru berupa pantai. udara segar selalu ada disana, Lulu menghirup udara itu menikmatinya hingga angin semilir menggoyangkan rambut pendeknya.


Lulu terperangah, memerhatikan ke bawah tampak orang-orang tengah bersorak seolah mereka kedatangan para selebriti.


"Tae hyung! joong kok!" sorak mereka yang kedengaran oleh Lulu.


"Joong kok??? astaga! apa para BTS mendatangi tempat ini??" gumam Lulu yang sepertinya tak kalah antusias dengan mereka. tanpa berlama-lama Lulu segera berlari meninggalkan kamar. tampak para wanita yang juga ikut berlari menuju ke bawah tepatnya di pantai yang dikunjungi oleh personil BTS.


"Eonni, apakah personil BTS mengunjungi hotel ini?" tanya Lulu pada salah seorang wanita muda yang mungkin seumuran dengannya.


"Iya eonni, ayo buruan kita kesana" ajaknya ramah hingga Lulu dan wanita itu pun berjalan terburu-buru tidak sabar untuk menemui mereka.


Dikamar Daffa, Daffa baru saja keluar dari kamar mandi. dilihatnya sekitar ruangan tampak sangat sepi sekali hingga ia tidak melihat keberadaan Lulu


"Lulu, kemana dia?" gumam Daffa segera mengenakan pakaiannya. Daffa pun berinisiatif untuk melihat kebawah karna sayup-sayup ia mendengar kehebohan dibawah sana.


"Ada apa ramai-ramai? mungkinkah ia disana?" tanya Daffa pada dirinya sendiri. ia pun segera ke bawah untuk mencari istrinya ditengah keramaian tersebut. berharap Lulu berada disana.


Daffa menatap sekeliling, sangat sepi sekali. setiba menuju lift ia berpapasan dengan salah satu cleaning service dan Daffa pun langsung menanyakan perihal yang ingin ia tanyakan.

__ADS_1


"Permisi.." sahut Daffa.


"Ya Tuan, ada apa?" tanyanya.


"Didekat pantai ada apa kok ramai ya?" tanya Daffa.


"Personil BTS mengunjungi hotel ini Tuan" ujar Pria itu kepada Daffa.


"Jadi karna itu ia meninggalkan ku. dasar istri gila oppa-oppa" guman Daffa dalam hati.


"Baiklah, terima kasih" ucapnya dan segera memasuki lift menuju lantai dasar. setiba dibawah, Daffa langsung berlari melewati kerumunan itu. saking penasaran dengan wajah personil boyband terhits di Korea itu, Daffa menatap mereka dari kejauhan yang salah satunya memegang mikrofon.


"Selamat pagi semuanya.. kami berada disini atas undangan pemilik hotel untuk menghibur kalian semua sekalian kita akan bermain game. siapa yang menang akan mendapatkan voucher makan malam bersama kami dan tentunya mendapat album juga foto bersama kami semua" jelasnya. mendengar itu, semua penduduk hotel langsung bersorak gembira tak terkira. tak terkecuali Lulu yang berdiri paling depan diantara Pria-pria tampan itu.


"Jadi itu mereka? lumayan sih" gumam Daffa lalu mencari keberadaan Lulu ditengah-tengah keramaian. merasa tidak menemukan diantara tengah dan belakang, Daffa pun mulai mencari disudut paling depan. ternyata benar, sayup-sayup ia melihat sosok istrinya yang tengah bertepuk tangan. Daffa segera menghampirinya lalu meraih pinggangnya untuk ia peluk.


"Disini kau rupanya gadis nakal!" bisik Daffa ditelinga Lulu.


"Sa..sayang.. kenapa kau disini?" tanya Lulu heran.


"Hehehe, maaf ya" ucap Lulu cengengesan.


"Ayo kita kembali, lebih baik kita bermain" ajak Daffa menarik tangan sang istri.


"Enggak! aku mau disini! apa kau tidak mendengar mereka akan bermain game dan akan mendapat hadiahnya" ujar Lulu.


"Lalu?" tanya Daffa menaikkan sebelah alisnya.


"Aku harus mendapatkan hadiah itu, ini yang ku cari" ujar Lulu melipatkan kedua tangannya dengan wajah yang cemberut.


"Baiklah, kau memang istri yang nakal" ucap Daffa memilih berdiri dibelakang sang istri sambil memeluknya.


Tidak ada panggung, tidak ada persiapan apa-apa. mungkin saja pihak hotel terburu-buru mengundang personil BTS. sebelum game dimulai, salah seorang pria muda mengenakan jas berwarna hitam menghampiri oppa-oppa tampan itu dengan membawa seorang wanita yang begitu cantik. tampak ia tengah berbisik-bisik. sedangkan wanita itu tampak bingung kenapa ia diajak kesana.


"Oke langsung saja, sebelum permainan dimulai, kita akan menyaksikan sebuah pertunjukan baru nan menegangkan. kalian mau tau apakah itu???" sorak joongkok.


"Yaaaaa!!!" sorak mereka semua. semua para personil pun saling bertatapan, pria muda tampan tadi menutupi mata wanita disampingnya dengan kedua tangan. dengan segera, para personil mengambil balon-balon yang sudah dipersiapkan didalam kardus dan membiarkannya terbang ke angkasa, dan juga sebuah lentera mereka menerbangkannya ke angkasa.

__ADS_1


"Waah yang, lihat balon dan lentera itu ada tulisannya" ujar Lulu merasa takjub begitupun Daffa dan yang lainnya.


Pria tampan berjas hitam tadi segera membuka mata kekasihnya, dan wanita itu langsung takjub dengan apa yang dilihatnya.




"Sayang, ini apaan?" tanya wanita itu. pria itu pun langsung berlutut mengambil sebuah kotak cincin dari dalam jasnya dan membuka kotak itu menunjukkan cincin berlian yang sangat indah.


"Will you marry me?" tanyanya serius. wanita itu pun menatap sekeliling, menatap balon, lentera, personil BTS dan para pengunjung hotel yang turut menyaksikan lamaran tak terduga itu.


"Terimaaaaa!!!!" sorak Lulu yang tak kalah antusiasnya. mendengar suara Lulu, mereka semua pun turut bersorak.


"Terima!! terima!!! terima!!" teriak mereka.


Wanita itu pun kembali menatap kekasihnya yang masih diketahui adalah anak pewaris pemilik hotel tersebut dan berpindah jabatan ia yang akan memegang hotel terkenal itu.


"Yes, i will" ucap wanita itu tersenyum. semua yang mendengar langsung bertepuk tangan. begitu pun Lulu segera memeluk suaminya.


"Mereka so sweet banget yang.. mengundang BTS hanya untuk melamar kekasihnya" ujar Lulu tersenyum gemas.


"Besok aku akan melamarmu dengan cara yang lebih indah dari ini" ujar Daffa.


"Aiiiiish, kita kan sudah menikah. untuk apa lamaran lagi. jangan-jangan kau yang akan melamar wanita lain" selidik Lulu.


"Kalau boleh" ucap Daffa santai namun tersenyum simpul.


"Aaaaaarkh!!!!!!!"


°


°


°


°

__ADS_1


__ADS_2