Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love

Pengkhianatan Cinta: 2 Heart Will Love
39. Pernikahan Rina


__ADS_3

Keesokan harinya adalah prosesi pernikahan sebelum Akad nikah dilakukan. Rina sedang bersiap-siap dengan ditemani oleh Lulu dan Tari didalam kamarnya. Keluarga pria yaitu Agus baru saja tiba dirumah Rina. setelah semuanya sudah berkumpul, Acara pun dimulai yaitu melakukan Ritual siraman kepada Calon pengantin. Rina yang didalam kamar pun di panggil oleh Ibunya.


"Rin, keluarga Agus sudah menunggu kamu.. ayuk.." ucap Ibu Sri. lalu mereka menuju dimana tempat Ritual dilakukan. setiba disana Rina langsung duduk disamping Agus.


"Dasar lamban" bisik Agus kesal


Rina hanya mendengus kesal dan menghembuskan nafasnya kasar.


Ritual pun segera dimulai dimana Calon pengantin memohon Doa restu kepada kedua Orang tuanya.


"Ibu, Rina minta doa Ibu agar rumah tangga Rina nanti berjalan baik dengan lelaki yang Rina tidak sukai" ucap Rina pada Ibunya sambil mengeluarkan air matanya.


"Ibu slalu mendoakan mu Nak.. patuhlah dengan Suamimu dan cintai dia" ucap Ibunya yang meneteskan air matanya. begitupun juga pada Sang Bapak , Rina juga meminta restu pada Bapaknya seperti yang ia katakan pada Sang Ibu.


Setelah memohon restu, dilanjutkan dengan Siraman yang dilakukan oleh Pinisepuh atau Orang lain yang dituakan setelah itu Siraman dilakukan oleh Orang tua mereka dengan Air kendi.


Setelah ritual selesai, Rina dan Agus pun mengganti pakaiannya. dan setelah malam tiba akan dilaksanakan Prosesi Midodareni. Masyarakat jawa mempercayai bahwa pada malam itu Para Bidadari turun ke bumi menyambangi mempelai wanita untuk mempercantik pengantin wanita supaya lebih elok.


Pada acara itu Rina tetap berada dikamar dan tidak boleh menemui Calon pria. Rina ditemani oleh Lulu dan Tari.


~


~


~


~

__ADS_1


~


Keesokan harinya Pernikahan Rina dan Agus pun dimulai.. Lulu dan Tari sedang merias diri mereka secantik mungkin. begitu juga Rina yaang sedang dirias oleh Perias yang handal dalam mempercantik wanita. dan tibalah saatnya Akad nikah segera dimulai. Agus sudah duduk didepan Pak penghulu dengan Bapak Rina beserta Saksi-saksi. Rina pun keluar dari ruangan dengan didampingi Lulu dan Tari. semua Para undangan pun merasa terpukau dengan kecantikan Tiga Bidadari itu. begitu pun juga dengan Ferdi dan Nathan mereka sampai tidak berkedip melihat kecantikan Lulu dan Tari. hingga suara mikrofon pun menyadari mereka


"Tari cantik sekali" gumam Ferdi


"Lulu juga sangat cantik.. tidak salah aku memacarinya" ucap Nathan dalam hati.


Tari yang melihat Ferdi pun langsung tersenyum manis. kadang Ferdi merasa Tari itu kadang jutek kadang manis. entahlah mungkin itu yang membuat Ferdi tertarik.


Pak penghulu pun berjabat tangan dengan Agus dan kemudian mengucapkan Ijab Qobul. Agus pun menjawab dengan lantang dan benar akhirnya Para Saksi memutuskan kata "SAAAAH...." dan setelahnya mereka mengangkat tangan dan Pak penghulu membacakan Doa untuk pasangan pengantin yang dijodohkan itu.


Setelahnya mereka melakukan resepsi pernikahan. Semua para undangan dari Tetangga-tetangga, seluruh kampung pun mulai berdatangan dan memakan hidangan yang sudah disajikan setelahnya mereka menyalimi kedua pengantin tersebut.


Kini giliran Lulu, Tari, Nathan dan Ferdi yang ikut menyalimi pengantin itu..


"Semoga jadi Istri yang baik pada Suamimu ini yaaa dan hajar dia kalau dia tidak baik padamu" ucap Lulu sengaja mengeraskan suaranya agar Agus mendengar apa yang Lulu ucapkan.


Agus yang mendengarnya langsung menatap tajam pada Lulu. Lulu hanya membalas dengan senyumnya.


Setelah itu Ferdi dan Nathan pun bersalaman hanya berkata semoga Sakinah, Mawadah, Warahmah.


Setelah mereka pergi, Agus pun membuka suaranya


"Siapa perempuan tadi! kurang ajar sekali" tanya Agus pada Rina.


"Sahabatku. mau apa kamu! " ucap Rina dengan galak

__ADS_1


"Dia tidak tau siapa aku disini" ucap Agus secara halus yang ingin membalas mereka.


Rina yang tau perilaku Agus pun sontak membuatnya takut


"Kamu jangan macam-macam!"


"Bukan urusanmu!" bentak Agus.


^^^Rasanya Rina sangat ingin menangis. Ia tidak sanggup jika harus hidup bersama Pria itu.^^^


Agus adalah seorang yang ditakuti dan disegani oleh Penduduk situ. Dia mempunyai teman yang tunduk padanya dan siap menghajar siapa saja yang mengusik hidup Agus.


Ia anak juragan duren yang angkuh dan sangat kasar. begitu juga dengan anaknya. mereka memiliki sikap yang sama.


Rina terpaksa menikahinya karna Orang tua Rina mempunyai hutang pada Pak Burhan dan juga Agus yang merasa tertarik pada Rina. bukan Cinta tapi Nafsu yang ingin memiliki wanita secantik Rina yang ada dikampung itu.


°


°


°


°


°


°

__ADS_1


°


__ADS_2