PESONA SI GADIS DESA

PESONA SI GADIS DESA
(FELUR) ~ Dua Wanita Cantik


__ADS_3

Hampir tiga hari terlewat sejak kiriman bom atom yang Fedo terima dari Nania. Dan sejak saat itu pula kecemburuan Fedo pada Luri kian menjadi-jadi. Dia akan merasa gelisah setiap kali gadis desa itu telat menjawab ataupun membalas pesan yang dia kirim. Membuatnya terlihat seperti pria idiot yang buta akan cinta.


"Hmm, sampai kapan aku harus seperti ini? Kira-kira di usia berapa ya Luri akan merasa cukup untuk memantaskan diri? Rasanya aku seperti akan gila jika terus berjauhan begini," gumam Fedo sambil memutar-mutarkan kursi kerjanya.


Untuk pertama kalinya seorang Casanova sekelas Fedo mampu melewati malamnya tanpa ******* seorang wanita. Sungguh, kali ini dia benar-benar serius dengan perasaannya. Bahkan Fedo rela menolak ajakan pesta yang biasanya tak pernah absen dia hadiri. Entahlah, rasa ini sungguh sulit untuk di jelaskan. Menjalin hubungan tanpa status, tapi mencintainya seperti orang gila.


Tok tok tok


"Masuk!" teriak Fedo dari dalam ruangan.


Kening Fedo mengerut melihat Jackson yang sedang berjalan ke arahnya. Sikap mantan penjahat yang sebentar lagi akan menjadi suami adiknya ini terlihat sedikit aneh. Seingat Fedo, Jackson tidak pernah menyapa ataupun mendatanginya tanpa Kayo. Tapi hari ini.. entah setan mana yang merasuki hingga membuatnya datang kemari. Sepertinya pria ini ingin mengatakan sesuatu yang penting.


"Kenapa menatapku seperti itu? Tidak pernah bertemu dengan orang tampan ya?" tanya Jackson sambil duduk bersilang kaki.


"Aku tidak percaya orang sepertimu bisa narsis juga," jawab Fedo kemudian menyusul Jackson duduk di sofa. "Mana Kayo? Tidak biasanya kau datang tanpa membawa pawangmu."


"Dia ada di ruangan Ayah bersama Ibu."


"Lalu kenapa kau kemari? Kau di usir oleh mereka?"


Jackson menyeringai mendengar ejekan calon kakak iparnya. Selain sering bergonta-ganti wanita, rupanya Fedo cukup tengil juga ketika bicara.


"Aku akan menikahi Kayo," ucap Jackson tanpa basa basi.


"Itu urusanmu. Kenapa kau melapor padaku?" sahut Fedo santai.


"Karena kau adalah kakak yang akan di langkahi oleh adikmu. Memangnya kau tidak merasa terbebani jika di tinggal menikah lebih dulu oleh Kayo? Kalau itu terjadi padaku, mungkin aku tidak akan pernah berani menampakan wajah di hadapan umum. Orang pasti akan mengira kalau aku tidak laku di pasaran!" ejek Jackson dengan sengaja.


Wajah Fedo langsung merah padam mendengar ejekan yang di layangkan oleh Jackson. Ingin rasanya dia melemparkan kotoran ayam ke wajah pria ini sekarang juga.


"Hanya orang-orang buta yang akan berpikir kalau aku tidak laku di pasaran, Jack. Asal kau tahu ya, separuh dari wanita yang ada di negara ini sudah pernah aku tiduri. Bahkan jika aku mau, detik ini juga aku bisa mendapatkan wanita yang mau menikah denganku. Hal seperti ini sama sekali bukan masalah besar untuk seorang Casanova sepertiku!" ucap Fedo melakukan pembelaan.


"Lalu kenapa kau tidak menikah saja? Dengan begini aku dan Kayo tidak harus merasa bersalah karena melangkahimu."


"Sialan kau. Bukankah kau tahu sendiri kalau aku sedang berjuang menunggu adiknya Lusi? Kau ini bagaimana sih!"

__ADS_1


Jackson terkekeh. Cukup menyenangkan bisa menggoda Casanova ini.


"Dia masih sangat muda, Fed. Apa kau yakin akan tetap menunggunya? Tidak takut kalau kau akan mati jamuran?"


"Biar saja, itu bukan urusanmu," sahut Fedo bersungut-sungut. "Emm ngomong-ngomong kenapa kau berpakaian rapi sekali? Kau mau membawa adikku pergi kemana?" tanya Fedo curiga.


"Aku akan pulang ke Shanghai," jawab Jackson.


"Oh, baguslah. Kebetulan mataku juga sudah sakit karena terus-terusan melihatmu menempel pada Kayo."


"Bilang saja kau iri karena tidak bisa bermesraan dengan Luri."


"Cihh, jangan besar kepala kau, Jack. Untuk apa aku merasa iri, di sini ada banyak wanita yang bisa membuatku merasa senang."


"Owh, itu keren sekali. Nanti aku akan memberitahu Luri supaya tidak usah khawatir lagi padamu karena di sini kau memiliki banyak selir yang siap menghiburmu setiap saat," sahut Jackson seraya tersenyum jahat.


Fedo langsung melemparkan ponselnya ke arah Jackson saat dia sadar kalau pria ini sedang mengancamnya.


"Aku akan memisahkanmu dengan Kayo kalau kau sampai berani mengadu yang tidak-tidak pada Luri ataupun keluarganya. Awas saja!"


Bukannya menanggapi kekesalan Fedo, Jackson malah berpura-pura sibuk dengan ponselnya. Dia kemudian menoleh ke arah belakang saat mendengar suara pintu terbuka.


"Iya, Ayah. Gabrielle memintaku untuk segera pulang karena besok adalah jadwal chek-up Elea."


"Emm baguslah. Dengan begini aku jadi tidak khawatir lagi kau akan menggelapkan Kayo di hotel. Ya sudah, segeralah pulang."


"Matt, kau ini apa-apaan sih!" tegur Abigail.


Kayo mencubit pinggang ayahnya yang telah mengusir calon suaminya dengan begitu kejam. Dia kemudian melihat ke arah Jackson yang terlihat biasa-biasa saja dalam menanggapi kelakuan ayahnya.


"Kay, kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Jackson heran.


"Aku khawatir kau depresi gara-gara di usir oleh Ayah," jawab Kayo berseloroh.


"Perlakuan Ayah masih belum seberapa jika di bandingkan dengan hukuman yang aku terima dari ibunya Gabrielle. Kalau hanya di usir seperti tadi aku hanya akan menganggapnya sebagai angin lewat. Sama sekali tidak berasa apa-apa untukku."

__ADS_1


"Woaahhh, kau sungguh calon menantu yang tidak memiliki akhlak, Jackson. Beraninya di depan ayah mertuamu kau bicara seperti itu!" omel Mattheo sambil berkacak pinggang.


"Maaf, Ayah. Aku hanya berbicara fakta yang ada," sahut Jackson kemudian berdiri dari duduknya. "Sepertinya sudah waktunya untuk pergi ke bandara. Aku pamit dulu."


Mattheo dan Abigail mengangguk. Setelah itu Mattheo memeluk Jackson sambil menepuk punggungnya pelan.


"Ayah tunggu kedatanganmu untuk melamar Kayo. Pastikan itu tidak terlalu lama karena ada beberapa kolega Ayah yang ingin menjodohkan anak mereka dengan calon istrimu."


Jackson mengangguk. Sebelum melepaskan pelukan, dia mengerlingkan mata ke arah Kayo yang tengah menatapnya. Mimpilah jika orang-orang itu ingin melamar calon istrinya. Karena Jackson yakin kalau wanita cantik ini hanya menyukainya seorang.


"Sama seperti yang di ucapkan oleh Ayah, Jack. Aku akan menunggu kedatanganmu untuk melamar adikku. Dan pastikan kau melamar dengan membawa mahar yang sangat fantastis karena dia adalah satu-satunya cucu perempuan di keluarga kami. Kayo adalah gadis yang mahal!" ucap Fedo sambil menepuk bahu Jackson.


"Untuk masalah ini aku tidak bisa menjanjikan banyak, Fed. Karena sekarang aku hanyalah dokter miskin yang mengharap bayaran dari rumah sakitnya Gabrielle. Jadi tolong jangan kecewa jika aku datang hanya dengan membawa cinta untuk Kayo!" sahut Jackson.


"Omong kosong. Kau pikir aku tidak tahu kalau sahammu ada di semua perusahaan yang ada di Shanghai. Jangan berlagak miskin kau!"


"Semua saham dan aset-aset milikku sudah aku balik nama untuk dua orang wanita yang paling berharga dalam hidupku. Jadi sekarang aku sudah tidak berhak lagi untuk saham-saham itu."


Fedo dan Mattheo sama-sama membelalakkan mata begitu mendengar pengakuan Jackson. Sedangkan Abigail, dia nampak tersenyum kecil.


Mattheo dan Fedo kemudian mencecar Jackson agar memberitahu mereka siapa dua wanita beruntung yang bisa memiliki seluruh aset kekayaannya.


"Siapa kedua wanita itu, Jack? Kau tidak sedang menjadi sugar daddy kan?"


Jackson berjalan mendekat ke arah Kayo kemudian menggandeng tangannya. Dia tersenyum tipis.


"Aku memang seorang sugar daddy yang menghidupi dua orang wanita cantik dimana salah satu dari mereka akan segera menjadi istriku. Aku pergi dulu."


Mattheo dan Fedo tersenyum sambil melihat Jackson yang tengah menciumi punggung tangan Kayo sambil berjalan keluar. Tidak di sangka kalau Kayo ternyata adalah simpanan seorang sugar daddy yang kaya raya. Sungguh beruntung.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


βœ…Gengss.. PESONA SI GADIS DESA versi lengkapnya ada di yutub. Nama Chanelnyaβ–Ά Mak Rifani, dan disana baru saja up part. Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak ya


πŸ’œJangan lupa vote, like, dan comment keuwuan felur kita ya gengss

__ADS_1


πŸ’œIg: rifani_nini


πŸ’œFb: Rifani


__ADS_2