The Newbie Is Too Strong

The Newbie Is Too Strong
143. Hari Pengumuman, Musuh Baru, Misteri Baru


__ADS_3

Keesokan harinya, hasil seleksi peserta yang lolos terpilih sebagai calon anggota klub e-sport vrmmorpg SMA Pelita Harapan yang menjadi ekskul terelit di sekolah itu pun diumumkan.


\=\=\=



Egi, archer, kelas 1B


Raia, fighter, kelas 2B


Nina, tamer, kelas 2B


Asti, fighter, kelas 1A


Evan Plitzerd, mage, kelas 1F


Zevan Plitzerd, mage, kelas 1A


Isman, swordsman, kelas 1C


David, shielder, kelas 2D


Areka, shielder, kelas 3B


Ellen, cleric, kelas 1F


Chika, alchemist, kelas 1A, catatan: dipersyaratkan untuk segera menghubungi koordinator atas nama Luca kelas 1B


Diana, mage, kelas 1H, catatan: dipersyaratkan untuk segera menghubungi koordinator atas nama Luca kelas 1B


\=\=\=


Kedua sahabat sejak SD itu, Chika dan Diana pun menangis terharu, sama sekali tak menyangka bahwa diri mereka akan diluluskan di klub bergengsi itu setelah kekalahan mereka yang memalukan di babak pertama.


Namun, mereka pun bertanya-tanya, apa maksud keterangan tambahan di nama mereka yang mengharuskan mereka menghubungi seseorang bernama Luca yang seangkatan dengan mereka dari kelas lain itu?


Mereka pun mengingat bagaimana anak yang seumuran dengan mereka itu mempermalukan senior mereka, Areka, di depan umum. Memikirkan itu saja, membuat mereka bergidik dan tak ingin rasanya bertemu dengan sosok yang menakutkan itu.


Sayangnya mereka harus karena itu adalah syarat tambahan wajib mereka untuk lulus.


Melupakan kedua sahabat karib itu, tentu dalam setiap seleksi, ada yang lulus, namun ada juga yang tak lulus. Orang yang bijak ketika mereka tak lulus dalam suatu seleksi, akan berbesar hati dan menerima kekalahan lantas berusaha lebih baik di kesempatan berikutnya.


Sayangnya, tidak semua orang berhati bijak.


Dialah Toriq, orang yang meringis kecewa dengan penuh amarah, mempertanyakan dalam hati perihal ketidaklulusannya setelah berhasil menjuarai pertandingan di timnya.


Melalui koneksinya, Toriq pun mulai mencari tahu.


***


Hari seleksi peserta yang panjang pun berakhir. Kini, lengkap sudah 30 orang anggota resmi klub e-sport vrmmorpg SMA Pelita Harapan.

__ADS_1


Dan kini, memasuki tahap kedua, tahap penentuan tentang siapa yang akan masuk tim inti utama sebanyak 5 orang, tim inti cadangan sebanyak 5 orang, tim cadangan utama sebanyak 10 orang, serta tim cadangan pendamping sebanyak 10 orang.


Untuk menentukan posisi itu, mekanismenya cukup mudah. Yakni berdasarkan rangking poin. Tiap peserta yang terdiri dari 30 orang itu dirangking berdasarkan poin awal. Lantas selama 2 pekan ini, tiap peserta yang berada di rangking bawah bisa menantang para peserta di rangking yang lebih atas sebanyak 3 kali kesempatan perhari.


Peserta rangking atas yang ditantang sama sekali tidak boleh menolak tantangan itu. Dan jika mereka menolak, artinya otomatis dianggap sama dengan kalah.


Tiap peserta hanya boleh ditantang sebanyak 3 kali perhari dan jika peserta yang ditantang ini kalah, maka mereka harus menyerahkan setengah poin yang dimilikinya kepada sang penantang yang mengalahkannya, begitu pula sebaliknya.


Aturan yang cukup simpel. Tapi masalahnya sekarang adalah list rangkingnya seperti ini,


\=\=\=


Luca 163840 poin


Yudishar 81920 poin


Robby 40960 poin


Inggar 20480 poin


Danang 10240 poin


Ikki 5120 poin


Rena 2560 poin


Alvin 1280 poin


Sabrina 320 poin


Joshua 160 poin


Ula 80 poin


Zen 40 poin


Yuda 20 poin


Martin 10 poin


Jacob 5 poin


17 – 27 Para newbie 0 poin


\=\=\=


Aku berada di list teratas sehingga tidak bisa menantang siapa pun saat ini. Dan yang lebih mengesalkannya lagi, tidak ada satu pun dari mereka yang mengajukan tantangannya padaku hari ini.


Oh iya, untuk kelas cleric sendiri, ada kualifikasi tersendirinya.


Aku hanya bisa menunggu sampai ada yang mau mengajukan tantangannya padaku.

__ADS_1


Aku bukannya pula bisa menunggu sampai ada peserta yang bisa menyalip skorku perihal dengan sistem skor yang demikian, sampai gajah bertelur pun takkan ada yang bisa melampaui skorku hingga ada peserta yang benar-benar bisa mengalahkanku dan mencuri poinku yang lebih dari 50 persen keseluruhan poin itu.


Oleh karena itu, hari ini aku lebih memilih izin kepada pelatih untuk latihan di luar saja perihal aku juga saat ini tidak dibutuhkan berada di klub.


Kemudian aku pun mengingat janji yang kubuat bersama Kak S07 sekitar dua minggu lalu di game untuk menemuinya ketika ada waktu untuk berlatih soal spiritual mana.


Siapa yang menduga bahwa Kak S07 tinggal pula di Indonesia perihal kan game vrmmorpg The Last Gardenia adalah game global yang ada di seluruh mancanegara, terlebih Kak S07 terlihat akrab dengan Kak Agnes sehingga kukira dia juga tinggal bersamanya di Prussia Atlantic.


Karena hari ini aku punya waktu luang, aku pun berniat mengunjungi Kak S07.


Singkat cerita, aku pun sampai di alamat yang ditunjukkan oleh Kak S07 setelah 3 kali sambung kereta. Sungguh efisien sistem pertemanan di dalam vrmmorpg itu yang dapat dihubungkan ke dalam smartphone. Berkatnya, aku dengan mudah mentracking lokasi Kak S07.


Aku begitu tidak sabar ingin melihat seperti apa gerangan wajah manusia dari Kak S07 itu. Kalau di dalam game, dia menggunakan kostum elf yang aku juga tidak tahu entah kenapa dia bisa memalsukan ras-nya yang dilarang oleh sistem. Tapi pasti aslinya di dunia nyata, dia adalah seorang wanita yang sangat cantik.


Dan dugaanku tepat.


Begitu aku mengetuk pintu dan seseorang membukakan pintu, wanita cantik itu segera memperkenalkan dirinya sebagai Kak S07 yang ternyata nama aslinya adalah Kak Silvia.


Hari itu pun, aku memulai pelatihan mentalku yang pertama.


Tetapi entah mengapa… ini sedikit membosankan.


Aku diminta untuk melakukan sesuatu yang disebut sebagai meditasi dengan duduk diam di tengah tempat terbuka yang kalian bisa bayangkan bagaimana panasnya di Kota Jakarta sembari merasakan alam.


Namun setelah beberapa saat, tanpa kuduga, dengan panduan yang tepat dari Kak Silvia, latihan itu benar-benar menampakkan hasilnya. Aku bisa merasakan sesuatu mengalir melalui pembuluh darahku.


Selama 4 jam aku di rumah Kak Silvia, hanya dihabiskan dengan bermeditasi. Lalu aku pun pulang setelah menerima keramahan singkat dari sang tuan rumah berupa cemilan kue dan es teh manis.


Tetapi ini affordable. Aku bisa merasakan kemampuan tubuhku meningkat. Aku belum terlalu paham, tetapi apakah cahaya putih setengah transparan yang mengalir mengelilingiku inilah yang disebut sebagai mana? Apakah aku akhirnya bisa menggunakan mana layaknya para magician yang selama ini membuatku iri? Aku begitu tidak sabar menantikan perkembanganku.


Oh iya, mengapa tadi aku tidak menanyakannya kepada kak Silvia ya? Perihal Kak Silvia menasihatiku agar tidak terburu-buru, aku pun jadi lupa menanyakan terkait cahaya putih setengah transparan ini. Mungkin aku bisa tanyakan besok saja jika ada kesempatan.


@@@


Tepat pukul 6, Luca pun pamit dari rumah player s07… tidak, itu bukanlah player S07.


Sang kakak cantik yang sedari tadi dengan senyum ramahnya mengajari Luca bermeditasi tiba-tiba menampakkan keanehan. Dia dengan pandangan mata dengan bola mata yang merah terang menyeramkan, berjalan ke depan suatu layar komputer.


Begitu tiba di depan layar komputer, bola matanya yang awalnya merah pun kembali normal. Kakak cantik itu pun seketika terlihat membungkuk hormat kepada suatu sosok dari balik layar. Di hadapannya dari balik layar, rupanya tengah terduduk suatu sosok wanita yang penuh keanggunan dengan wajah putih bersih nan cantik jelita.


Akan tetapi, wanita itu terlihat aneh. Ukuran telinganya terlalu panjang untuk ukuran seorang manusia.


Wanita anggun di dalam layar monitor itu pun berkata kepada sang kakak cantik,


“Terima kasih telah meminjamkan tubuhmu hari ini, Sekar.”


“Itu bukan apa-apa, Tuan Putri. Tuan Putri bisa menggunakan pelayan ini sesuka hati.” Jawab sang kakak cantik.


Dialah Putri Silvia yang asli alias player S07 yang sedang berbicara dengan sang kakak cantik dari balik layar.


__ADS_1


__ADS_2