
Player wanita yang maju kali ini, dialah Asti. Sejujurnya, kalau berbicara soal hubungan sosial, aku kurang mengenalnya. Yang aku tahu, dia adalah anak dari kelas sebelah yang pendiam. Kelasku dan kelasnya selalu bersama pada saat jam pelajaran olahraga, tetapi hampir itdak pernah kami berinteraksi kecuali untuk masalah klub.
Tapi tidak salah lagi, walau dengan postur tubuhnya yang ramping, dia adalah anak yang berbakat di bidang olahraga.
Untuk e-sport vrmmorg sendiri. Hmm, bagaimana mengatakannya. Mungkin alasan peringkatnya rendah bukan karena kemampuan, tetapi terlebih dia selalu langsung mengincar lawan yang berperingkat tinggi sehingga peringkatnya pun merosot. Dia tipikal yang sama persis dengan Kak Inggar.
Untuk kemampuan bertarung sendiri, mungkin bisa dibilang kalau kemampuannya saat ini memang masih di level menengah. Tetapi masalahnya adalah hal itu karena datang dari fisiknya. Sebagai fighter, impak serangannya lemah, tetapi itu tidak terlepas dari jenis kelaminnya yang perempuan yang memiliki tenaga lebih lemah jika dibandingkan dengan tenaga rata-rata dari seorang pria.
Sejak awal, pria dan wanita memang sudah berbeda massa, bentukan, serta distribusi ototnya. Agar seorang fighter wanita bisa unggul dalam pertarungan, mau tidak mau mereka harus mengandalkan agility serta kemampuan menghindar dan mengoptimalkan serangannya.
Tetapi berbanding terbalik dari itu, kepribadian Asti terlalu lurus. Dia memiliki penyakit yang sama dengan Kak Raia, tetapi ini jauh lebih buruk karena dia adalah seorang wanita yang bertenaga lebih lemah.
Yah, tapi dia masih di tahun pertama, akan ada banyak waktu baginya untuk belajar dan menyadari kekurangannya itu.
Dan sebagai lawan yang dipilih oleh Asti hari ini, mereka adalah Kak Inggar dan Egi.
Ini sebenarnya situasi yang cukup menegangkan karena kalau kita kembali menelisik ke skor sementara pertandingan, walaupun posisi tim inti utama sudah hampir bisa dipastikan, untuk posisi tim inti cadangan sendiri masih tumpang tindih diperebutkan oleh tujuh pemain yang skornya cukup berdekatan.
Satu saja kesalahan yang dilakukan oleh ketujuh pemain ini, mereka akan segera tersingkir dari daftar. Dan sebenarnya, tidak ada yang terlalu membedakan antara posisi tim inti utama dan tim inti cadangan. Mereka sama-sama akan bisa bertanding di ajang kompetisi e-sport vrmmorpg mewakili sekolah. Yang berbeda, mungkin cuma nomor punggungnya saja yang tidak menyabet nomor punggung utama.
Dan Kak Inggar dan Egi adalah dua di antara ketujuh pemain itu yang sedang dengan ketat memperebutkan posisi tim inti cadangan. Mereka tentu saja tidak boleh sekalipun kalah demi itu.
Pertandingan dimulai dengan Asti vs Kak Inggar.
Pertandingan antara dua kombatan yang berspesialisasi sebagai fighter tangan kosong. Tetapi karena perbedaan kekuatan yang teramat besar, Asti dalam sekejap tidak mampu mengimbangi pergerakan Kak Inggar hingga akhirnya kalah.
Selanjutnya, adalah pertandingan Asti melawan Egi.
Asti berusaha sekuat tenaga untuk menutup jarak yang segera dibentuk Egi darinya. Namun, Asti masih kurang cekatan untuk itu. Gerakan panah licik Egi yang bisa berbelok dengan tikungan tajam, membuat player yang masih perlu mengenal berbagai trik pemain yang licik itu, terlambat menyadari arah serangannya dan akhirnya berhasil terkena telak oleh serangan itu.
Asti pun akhirnya juga kalah melawan Egi.
Melangkah ke peringkat yang lebih atas, ada Zevan. Entah mengapa, wajahnya terlihat begitu terpelintir. Apa mungkin selama pertandingannya melawan kakak kembarnya, kakak kembarnya itu mengatakan sesuatu padanya?
Lawan yang dipilih Zevan adalah Chika dan Kak Sabrina.
Tetapi, dari awal Zevan sudah tidak memiliki semangat untuk bertarung. Dia kalah dengan mudah oleh kedua player wanita itu. Entah mengapa walau menang, wajah Chika terlihat tidak begitu puas. Kalau dipikir-pikir, di pertandingan seleksi sebelumnya, yang langsung mengalahkan Chika di babak pertama adalah Zevan.
Apa Chika berpikir untuk pertandingan revenge itu ya, tetapi akhirnya berakhir tidak puas karena Zevan yang tidak fokus pada pertandingan?
Melupakan itu, melangkah ke pertandingan selanjutnya ada Chika, sang alchemist yang aku akui bakatnya itu. Sejak dua penantang telah memilihnya, dia sadar bahwa tidak ada harapan lagi baginya untuk mencapai posisi tim inti sehingga daripada posisi inti, dia lebih mengincar mengamankan tempatnya di puncak posisi tim cadangan utama. Oleh karena itulah, Chika memilih Kak Zeno sebagai lawannya.
Pertandingan antara pemain pendukung dengan kelas kelas alchemist melawan pemain bertahan dengan kelas shielder, ini patut untuk disaksikan.
Begitu pertandingan dimulai, Chika segera melemparkan ramuannya ke Kak Zeno. Tetapi Kak Zeno mampu bertahan dengan baik.
Ini berbeda dari petandingannya sebelumnya di babak seleksi pemilihan anggota baru, Chika yang tidak usah khawatir lagi masalah finansial, terlihat begitu bebas menumpahkan ramuannya yang dia buat dari uang sekolah itu.
Berbeda dengan senjata, item habis pakai seperti ramuan tidak akan terespawn kembali ketika game usai hingga bisa dikatakan ketika Chika menumpahkan ramuannya, uang untuk membuat ramuan itu telah melayang di saat itu juga.
__ADS_1
Awalnya, semua hanya mengira bahwa Chika hanya menyerang membabi-buta memanfaatkan kekuatan ramuannya tanpa strategi apapun, hingga semuanya pun akhirnya menyaksikan, perisai Kak Zeno retak lantas pecah bagai vas yang terjatuh dari ketinggian di lantai.
Tanpa perlindungan dari perisainya itu, Kak Zeno pun dengan mudah dikalahkan oleh ramuan racun Chika. Kak Zeno tampak berupaya bertahan dengan mengendalikan nafasnya, tetapi sejak perisainya itu telah tiada dan dia tidak sempat mensummon perisai keduanya lagi karena telah terkena kondisi stun oleh ramuan Chika, semuanya telah berakhir di saat itu juga.
Kemenangan ketiga buat Chika.
Satu yang aku sesalkan, melihat perkembangan Chika yang luar biasa yang hanya dalam waktu singkat selama dua minggu ini, andai saja babak seleksi diperpanjang seminggu atau dua minggu lagi, tidak menutup kemungkinan Chika juga bisa menembus ke posisi tim inti cadangan. Sayangnya untuk kali ini, Chika harus berpuas diri di posisi tim cadangan utama.
Melangkah ke pemain selanjutnya, adalah Kak Joshua. Belum ada yang menantangnya hingga detik ini sehingga Kak Joshua pun bisa mengajukan tantangan hingga sebanyak tiga kali. Kak Joshua pun memilih secara berturut-turut Egi, Kak Sabrina, dan Kak Danang.
Ini cukup menarik. Walau Kak Joshua tidak punya peluang lagi untuk mencapai posisi tim inti cadangan, tetapi siapapun di antara ketiga pemain itu yang sanggup dikalahkannya, maka akan otomatis segera keluar dari daftar tim inti cadangan.
Tetapi rupanya, kenyataan pahit menunggu Kak Joshua. Ketika dia menghadapi Egi, Egi dengan cepat menghabisinya melalui satu serangan anak panah cepat ketika dia menipu Kak Joshua dengan pura-pura berlari menjaga jarak seperti yang biasa archer lakukan.
Kak Joshua yang tidak menyadari tipuan Egi itu segera merapalkan mantranya, lalu Egi pun memanfaatkan kesempatan Kak Joshua yang merapalkan mantranya sehingga pertahanannya terbuka lebar untuk menghabisinya.
Ketika menghadapi Kak Sabrina, petir langsung menyambarnya tanpa sanggup dia membela diri. Dan ketika menghadapi Kak Danang, Kak Joshua pun tak menduga bahwa serangan panah dari pemain archer veteran itu ternyata sangat kuat hingga mampu menembus barier mana-nya bagai kertas lapuk.
Kak Joshua akhirnya mengalami kekalahan tiga kali berturut-turut.
Di sepuluh pertandingan tersisa, kini giliran Kak Zeno yang mengajukan tantangan. Dia baru menerima satu tantangan sehingga harusnya masih bisa mengajukan sebanyak dua tantangan lagi. Akan tetapi Kak Zeno rupanya lebih memilih untuk menggunakan satu saja. Dan sebagai lawan yang dipilih oleh Kak Zeno, dialah Kak Ikki.
Pertandingan antara swordsman dan shielder pun terjadi.
Awalnya, pertandingan terjadi seperti biasanya, tipikal pertarungan antara pedang melawan perisai. Namun siapa yang menduga, Kak Zeno telah menyiapkan triknya. Itu adalah skill baru yang mungkin baru saja didapatkannya.
Dia melemparkan perisainya ke udara lantas dari perisainya itu tersummon dua pedang one hand. Kak Zeno pun bertarung melawan Kak Ikki dengan dua pedang one hand-nya itu dengan penuh tenaga.
Kak Ikki pun gameover dan pertandingan justru dimenangkan oleh Kak Zeno. Dengan kekalahan Kak Ikki itu, posisi tim inti cadangan pun mulai terganggu.
\=\=\=
HASIL SEMENTARA PENENTUAN POSISI ANGGOTA KLUB E-SPORT VRMMORPG SMA PELITA HARAPAN
TIM INTI UTAMA
Luca 163840 poin
Areka 64907 poin
Yudishar 40960 poin
Robby 29874 poin
TIM INTI CADANGAN
Danang 3760 poin
__ADS_1
Sabrina 3563 poin
Egi 3422 poin
Inggar 3280 poin
Rena 3133 poin
TIM CADANGAN UTAMA
Raia 2728 poin
Ikki 2400 poin
Zeno 1550 poin
Alvin 1417 poin
Diana 982 poin
Chika 654 poin
Nina 391 poin
Joshua 240 poin
Asti 161 poin
TIM CADANGAN PENDAMPING
Zevan 150 poin
Evan 147 poin
Ula 54 poin
Isman 21 poin
Yuda 20 poin
Zen 10 poin
Martin 5 poin
David 3 poin
Jacob 3 poin
\=\=\=
__ADS_1