TRIPLE Z ( Zafir, Zafran, Zafira )

TRIPLE Z ( Zafir, Zafran, Zafira )
Pembicaraan Pengantin Baru


__ADS_3

"Assalamu'alaikum..." Salam Desta sebelum masuk rumah.


"Wa'alaikum salam." Jawab penghuni rumah.


"Lhoo kalian ngapain ke sini?" Desta masuk dengan wajah keheranan melihat ada tamu di rumahnya.


Dua pasangan muda terlihat duduk mengelilingi Aqeela.


Aqeela mencium tangan Desta. Suaminya membalas dengan mencium kening istrinya.


"Enggak bole nee, kita ketemu Kak Aqeela." Nicholas menjawab dengan wajah sengaja dibuat polos.


"Kalian tuh ya meskipun dilarang juga gak bakalan menggubris." Jawab Desta menatap Nicholas yang senyum-senyum mendengarnya.


"Kak, mendingan kakak tuh mandi. Biar seger. Pulang kerja juga." Omel Nicholas dengan santainya.


Sementara pasangan di depannya, Sheila dan Ghani hanya terbengong melihat kedekatan Nicholas dan suami Aqeela itu.


"Bocah sableng." Ledek Desta.


"Beb, aku masuk dulu ya.. Kalo mereka ngerepotin hajar saja." Ledek Desta sambil menatap keempat tamunya.


"Haa haa.. emangnya bisa gitu, bumil ngehajar kita." Ledek Nicholas.


"Wah, kalian belum denger apa? Seminggu yang lalu, istri aku habis menghajar cowok pengecut di mall. Nee fotonya." Desta memperlihatkan foto yang dikirim Hanin tempo hari.


"What? Kak, gak pa_pa tuh perut?" Komen Ghani begitu melihat foto di ponsel Desta.


"Makanya gak usah mikir yang macem-macem sama bumil di depan kalian." Seru Desta.


"Tenang Kak, kita gak akan macem-macem kok. Cukup satu macam." Balas Nicholas.


Desta tersenyun nyengir mendengar ucapan Nicholas.


"Beb, urus mereka. Habis ini aku bantuin." Pamit Desta.


"Mau kemana suami kakak?" Tanya Ghani masih menatap punggung Desta.


"Mau mandi dan ganti baju kayaknya. Nurutin omongan si Nich sableng ini." Jawab Aqeela.


Nicholas hanya nyengir mendengarnya.


"Terus kalian ke sini bareng-bareng gini, mau ngapain?" Tanya Aqeela menatap Pasangan Nicholas dan Ghani bergantian.


"Kita gak sengaja barengan, Kak. Tadi kita ketemu di depan rumah Kakak." Jawab Nicholas meralat ucapan Aqeela.


"Serah kalian deh, yang penting kalian masuk rumah kakak barengan titik." Kata Aqeela.


Nicholas dan Elizabeth terkekeh sedangkan Ghani hanya nyengir. Dan Sheila terdiam.


"Udah sekarang kalian ngomong saja mau apa?" Tanya Aqeela.


"Hmm.. itu Kak. Caranya punya anak yang baik gimana ya? Apalagi bisa kembar kayak Kakak?" Kata Nicholas ragu.


"kalo kamu Ghan?" Tanya Aqeela.


"Sama Kak. Caranya punya anak yang soleh solehah gimana ya Kak?" Ucapa Ghani.


"haha...haha..." Desta kembali dengan tawa yang keras.


"Bae, ngagetin saja." Bisik Aqeela begitu Desta duduk di sebelahnya.


"Habis mereka berdua aneh, Beb." Tanya Desta.


"Memangnya kamu gak aneh?" Aqeela bakik tanya.


"Enggak." Jawab Desta pe-de.


"Kamu tuh lebih aneh dari mereka." Balas Aqeela.


"Kok bisa?"


"Iya.. curhat habis-habis ke Kyai sepuh."


"Yaa.. kok bisa ketahuan?" Ucap Desta dengan puppy eyes.


"Lhoo kok curhat ke kyai, Kak?" Ghani kepo.


"Terus ke siapa? Genk aku juga gak paham begituan. Gus Karim juga belum married waktu itu."

__ADS_1


Aqeela hanya terkekeh mendengarnya.


"Berarti Kakak punya guru Kyai, gitu?" Sheila ikut nimbrung.


"Iya, kenapa?"


"Gak pa_pa, aku kira Kakak belajarnya kayak ustadz-ustadz yang lain dari kajian satu ke kajian yang lain?" Ucap Sheila.


Aqeela tersenyum mendengarnya.


"Kami punya guru. Sejak Sebelum kami menikah beliau sudah mengajarkan banyak hal ke kami." Jawab Aqeela.


"Oowhhh..." Kompak tuh mereka berempat.


"Mau dikasih jawaban gak tuh pertanyaannya tadi?" Desta sengaja menanyakan ulang pertanyaan Ghani dan Nicholas.


"Ya.. iyalah Kak." Jawab Nicholas sambil menyandarkan punggungnya ke sofa.


"Buat apa kita datang kalo gak dapat jawaban." Sambung Ghani.


Desta hanya nyengir mendengarnya.


"Udah ah, Bae. Gak usah godain mereka napa?" Cerocos Aqeela.


Desta hanya tersenyum ke arah Aqeela.


"Dengerin, aku gak akan ngomong dua kali." Titah Desta.


Seketika ruangan jadi hening.


"Kalo kalian ingin memiliki anak-anak yang baik. Kalian berdua juga harus baik. Ikhtiarnya selain secara biologis juga secara religi." Lanjut Desta.


"Secara biologis, kalian harus menggauli istri kalian dengan cara yang baik. Selebihnya kalian harus banyak berdo'a." Tutur Desta.


"Ghan, kami udah hafal do'a jimak belum?" Tanya Desta sambil menatap Ghani.


"Jimak apaan, Kak?" Ghani bingung tuh.


( Semoga yang disini gak ada yang kayak Ghani ya )


"Wkwkk.. sory.. sory.. bahasa gaul kami, kan beda dengan kalian." Desta menertawakan dirimya sendiri yang lupa bahasa yang ia gunakan bahasa yang gak umum dipake mereka.


"Ooowwwhh.. Memang ada do'anya, Kak?" Lanjut Ghani.


Desta tepuk jidat.


"Ada. Ambil kertas dan bollpoin. Catet, hafalkan kalo perlu tempel di kamar." Titah Desta.


Setelah menerima selembar kertas dari Aqeela, Desta menuliskan sebaris duit plus artinya untuk Ghani.


"Nee..." Desta menyerahkan kertas tersebut ke Ghani.


Ghani membaca sekilas lalu memasukkannya ke dalam tas Sheila.


"Ingat... gauli istri kalian dengan baik. Jangan belajar dari Bokep." Lanjut Desta.


"Lhaa menggauli yang baik itu gimana, Kak? Terus kenapa juga kita gak bole belajar dari bokep?" Nicholas kepo tuuh.


"Menggauli yang baik itu sesuai kodratnya." Jelas Desta.


"Saat berhubungan intim, masukkan senjata kalian pada farji atau ********. Kalian bole masuk dari depan, belakang, kanan, kiri asal tujuannya pada farji. Bukan di ***** atau anus." Desta berhenti sejenak.


"Sebelum tancap rudal jangan lupa pemanasan. Ada baiknya kalian menyenangkan pasangan dengan bercanda atau bercumbu. Yang ini sih, aku yakin udah pada jago. " Olok Desta.


"Jangan melakukan ML saat istri sedang haid. Selain dilarang agama juga tidak baik untuk kesehatan. Terus jangan buru-buru selesai. Karena perempuan itu tidak sama dengan lelaki." Desta masih menjabarkan dengan jelas.


"Aku ngomongnya terlalu vulgar gak sih, Beb?" Tanya Desta.


"Enggak, toh mereka juga sudah dewasa." Jawab Aqeela.


"Berarti gak termasuk pornografi kan?"


"Enggak. Daripada mereka salah langkah lebih baik dijelaskan dengan detail."


"Tuuh denger yaa.. aku lagi gak parno."


"Terus Ghan, sebetulnya kalo dalam islam. Sebelum ML kita disunnahkan mandi, berwudhu pake wangi-wangian terus sholat rokaat." Kata Desta.


"Byuuh, banyak kalee Kak? Keburu ngantuk nanti." Komen.

__ADS_1


"Itu sunnah, Broo.. "


"Berarti bole gak dikerjakan?" Tawar Ghani.


"Ya bole saja. Manusia mah, pilih enaknya saja." Sahut Desta.


"Terus kenapa dengan Bokep, Kak?" Tanya Nicholas.


"Karena bokep bisa merusak otak kalian. Bisa bikin candu." Terang Desta.


"Oowh..."


"Tapi itu belum kelar, jika istri kalian udah hamil. Seorang suami harus banyak berdo'a mendekat diri sama Tuhan. Yang muslim sering-seringlah bacakan A-qur'an di dekat perut istri. Ajak calon anak kalian bercakap-cakap. Baik ayah atau ibunya. Harus kompak. Jangan bikin istri kalian sedih."


"Karena mood ibu hamil itu sering sensitif. Kalian harus bisa menjaga mood istri kalian."


"Kalian sudah MP kan?" Sahut Desta.


"Hee hee.. sudah Kak." Jawab Ghani.


"Su..daah Kak. Tapi aku gak jadi. Gak tega liat El nangis kesakitan. Jadi aku urungkan." Jawab Nicholas.


"Beneran El?" Goda Desta.


Elizabeth hanya mengangguk pelan.


"Tapi si Sheila baik-baik saja tuuh." Goda Desta.


Ghani hanya tersenyum malu mendengarnya.


"Wkwkkk.. wkk... Ghan, Sheila udah telat datang bulan belum?" Goda Desta lagi.


"Belum kayaknya, Kak. Kemarin Sheila baru selesai siklus bulanannya." Kata Ghani.


"Ya.. sudah kalo memang belum siap, jangan buru-buru dijadiin. Pake pengaman juga okay kok." Saran Desta.


"Emang bole, Kak?" Tanya Ghani.


"Bole...bole saja. Selama belum jadi." Jelas Desta.


"Nich, maaf yaa.. Kakak gak bs jelasin rincian ikhtiar menurut agama kalian. Karena Kakak tidak pernah belajar tentang agama kalian." Desta mengakui kekurangannya.


"Gak pa_pa kok, Kak. Nanti kita bisa tanya ke Romo." Sahut El.


"Kak, kalian kok bisa akrab sih?" Tanya Ghani yang kepo soal hubungan Desta dan Nicholas.


Desta dan Aqeela tersenyum mendengarnya.


"Mereka itu TOP kalo ngerjain orang." Omel Nicholas.


Ghani dan Sheila mengiyakan.


"Kak satu lagi deh." Pinta Nicholas.


"Apa?"


"Pinjem mobil sportnya dong? Aku ngiler liat Kakak datang ke malam inagurasi bawa mobil itu. Apalagi Kak Aqeela keren tuh, udah berhijab syar'i kini ternyata bisa mengemudikan mobil sport."


Plak...


"Ngidam tidak pada tempatnya." Desta menoyor kepala Nich.


"Jangan kalah sama Ghani. Masa si Sheila udah jebol, El masih utuh." Goda Desta lagi ke Nicholas.


💗💗💗💗💗💗


Author ngakak bentar deh...


Wkwkkk...


Abis Si Nich bikin ngocol siih...


Like


Komen


dan Vote ya gaes..


Terima kasih udah dukung....

__ADS_1


__ADS_2