
Adnan sedikit menjauh saat melihat siapa yang menelpon. Ada apa Ayahnya Fira menelponnya. Adnan sudah tidak punya masalah lagi kan, dia saja dengan Fira sudah bercerai tapi ya sudahlah angkat dulu siapa tahu penting.
"Hallo om ada apa "
"Kamu ada di mana sekarang apa kamu tidak ada di kota ini Adnan. Om sudah bolak-balik kerumah kamu dan juga kantor tapi apa jawabannya kalau kamu tak ada"
"Ya aku tidak ada, aku sedang di rumah nenekku. Ada apa ya Om apa ada masalah, kurasa tak mungkin ada ya. Masalah ku dan juga Fira sudah selesai jadi tak perlu ada yang dibicarakan lagi"
"Bisa kamu datang kemari, Fira sangat membutuhkan kamu keadaannya makin buruk dan dia hanya ingin bertemu dengan kamu saja Adnan. Semoga saja setelah kamu bertemu dengannya semuanya baik-baik saja keadaannya akan baik-baik saja tolong om Adnan"
__ADS_1
"Maaf Om bukannya aku egois atau bagaimana. Aku tidak mau memberikan harapan lagi pada Fira Sudah Cukup aku dibohongi olehnya, sudah cukup dipermainkan olehnya selama 5 tahun, bawa saja dia ke rumah sakit obati saja dia tidak usah harus bertemu dengan aku. Aku yakin itu hanya alasannya saja. Aku tak mau terjebak lagi untuk kedua kalinya, om pasti bisa melalui ini semua tanpa harus meminta bantuan dengan aku"
"Tapi Adnan dia benar-benar membutuhkan kamu. Kalau bukan kamu siapa lagi yang akan membantunya, om sudah membawanya kerumah sakit tapi keadaannya masih saja sama seperti itu tolonglah Adnan "
Adnan menatap anak-anaknya yang sedang bermain dengan Ayana. Adnan tak mau membuat Ayana sakit hati atau berprasangka buruk apalagi mereka ini baru saja bersama lagi.
Adnan kembali fokus pada ponselnya "Maaf om aku tak bisa, aku tak akan pernah bisa menemui Fira, aku tak mau membuat hati Ayana kembali sakit. Om bisa mengobatinya sampai sembuh aku tak mau dia sampai ketergantungan dengan aku. Aku mau dia sembuh karena keinginannya sendiri, bukan karena bertemu dengan aku om "
"Kamu yakin tak mau membantu Fira, kamu benar-benar menolaknya Adnan "
__ADS_1
"Ya aku benar-benar menolaknya memangnya kenapa kalau aku menolak tak akan ada yang terjadi juga. Hidup kita sudah berubah kita jalani saja secara masing-masing aku tak mau berurusan lagi dengan Fira"
"Kami berdua sudah sudah tak punya hubungan apa-apa lagi jadi jangan dia ada adakan sudahlah aku banyak pekerjaan. Kalau begitu aku permisi dulu "
Adnan langsung kembali berlari kearah anak-anak dan juga Ayana. Adnan akan masa bodoh sekarang Adnan tak mau terlibat dalam masalah ini.
Adnan ingin tenang dan tak memikirkan kesehatan orang lain. Toh hidupnya sekarang juga sedang pusing harus berjuang demi mendapatkan Ayana dan juga anak-anaknya.
Masa bodoh Fira mau bagaimana pun itu sudah urusan keluarganya Adnan sudah tak punya hubungan apa-apa lagi atau ikatan apa-apa lagi bahkan anak yang selama ini sayang bukan anaknya kan.
__ADS_1
"Siapa apakah itu tentang pekerjaan apa aku sudah menganggu kamu bekerja "
Adnan langsung mengelengkan kepalanya dan mendekati mereka.