Aku Bawa Mereka

Aku Bawa Mereka
Bab 222


__ADS_3

"Papih hati-hati ya, di sana Papi jangan terlalu banyak pikiran. Fira di sini akan baik-baik saja, Fira nanti akan main ke sana kapan-kapan tapi Fira tidak bisa ke sana setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali. Mungkin Fira akan main ke sana kalau libur saja tidak masalah kan"


"Iya tidak masalah malahan Papi yang akan datang ke sini seminggu sekali. Papi tidak akan tega meninggalkan kamu sendirian di sini, papi akan terus kepikiran tentang kamu Fira. Sebenarnya papi sangat berat meninggalkan kamu sendirian di sini, papi inginnya kamu ikut saja ke sana tentang pekerjaan kamu bisa bekerja di kantor, kenapa malah terus ingin di sini"


Fira tersenyum mendengar itu. Fira sudah terlalu nyaman hidup di sini, Fira tidak mau merubah kenyamanannya ini, kalau misalnya nanti dia bekerja di kantor ayahnya malah akan berbeda lagi.


Fira tidak mau nanti malah disegani, di sini kan teman-temannya baik-baik dan nanti kalau dia pulang ke sana pasti Fira tidak akan punya teman sebaik yang ada di sini. Fira sudah trauma dengan teman-teman yang dulu saat Fira sedang butuh bantuan mereka ke mana tidak ada yang mau menolong Fira.


Mereka benar-benar hanya ingin uangnya saja, sekarang Fira sudah sadar kalau ada uang teman ada, kalau tidak ada uang maka teman tidak ada tapi di sini berbeda sekali Fira suka di sini.


"Fira akan baik-baik saja Papi, Papi bisa tenang Fira tidak akan kenapa-napa, papi juga sudah menyimpan beberapa orang di sini kan jadi papi tidak usah khawatir. Fira juga di sini nggak akan nakal kok. Fira udah bisa jaga diri Fira sendiri, Papi fokus aja di sana ya"


"Papi tanya sekali lagi kamu yakin mau di sini, kamu nggak mau ikut Papi pulang Papi hanya ingin meyakinkan kamu lagi Fira. Masih ada waktu kamu bisa mengemasi barang-barang kamu dan pergi sekarang bersama papih, kamu fikirkan semua baik- baik Fira "


"Fira sudah yakin 100% Papi. Fira akan tinggal di sini Fira akan diam di sini bekerja di sini, nanti kalau Fira sudah mempunyai pengalaman yang bagus Fira akan kembali ke sana. Fira akan mengambil alih kantor Papi, perusahaan Papi tapi sekarang Fira harus banyak belajar Fira harus punya pengalaman bekerja agar suatu saat nanti saat Fira mengambil alih Fira bisa mengerti bagaimana bekerja. Fira di sini baik-baik saja dan Fira akan bahagia di sini, papih tak usah khawatir ya. Papih hanya perlu yakin kalau Fira bisa mandiri disini "


Mereka berdua langsung berpelukan, rasanya enggan sekali meninggalkan anaknya ini. Tapi Fira terus saja meyakinkannya untuk kembali ke kota untuk kembali hidup nyaman di sana, dan mengurus perusahaan katanya takutnya perusahaan nanti oleng dan bermasalah.


Karena tidak mau membuat anaknya terus kepikiran jadi dirinya pulang saja dulu nanti pokoknya setiap seminggu sekali dirinya akan kembali ke mari untuk menginap untuk melihat anaknya. Dirinya tahu sebenarnya Fira ingin menghindari Adnan.


Adnan begitu melekat di hati anaknya itu. Padahal Adnan selama ini tak mencintai anaknya, tapi anaknya begitu tergila-gila dengan Adnan entah kenapa aneh sekali.


Mereka melepaskan pelukan mereka berdua. Papinya Fira segera masuk ke dalam mobil, dia takut nanti kalau terus berlama-lama dengan putrinya malah akan tidak mau pergi, dirinya melambaikan tangan pada anaknya itu.


Fira juga membalas lambaian tangan itu setelah mobil menjauh Fira langsung masuk ke dalam rumah, sekarang terasa sekali rumahnya ini sangat sepi sekali. Fira masuk ke dalam kamar Papinya lalu ke ruang tengah menatap sekitar.


Fira menghembuskan nafasnya dan masuk ke dalam kamarnya. Sekarang Fira harus belajar mandiri, kalau Fira kembali lagi bersama Papinya dia malah akan terlena lagi dengan uang-uang yang diberikan oleh Papinya itu. Pasti Papinya akan memanjakannya lagi.


"Adnan sebenarnya kapan aku bisa melupakanmu, kapan rasa ini akan hilang. Rasanya aku lelah terus mencintaimu bahkan untuk melupakanmu saja sangat sulit kenapa. Aku ingin sekali melupakanmu Adnan tapi sulit sekali, aku lelah sekali aku ingin melupakan kamu"


"Kamu sekarang sudah bahagia dengan pasangan kamu aku pun sama ingin bahagia. Tapi kenapa kamu terus saja melekat dalam hatiku. Padahal aku dengan susah payah sudah ingin melupakan kamu, tapi kamu sendiri tidak pergi-pergi dari dalam hatiku. Aku benar-benar lelah sekali aku muak dengan semua ini"

__ADS_1


Fira membaringkan tubuhnya, Fira ingin tidur tapi sulit sekali rumahnya sangat sepi sekali. Fira harus terbiasa mulai sekarang.


"Keputusan besar yang aku ambil dengan tidak ikut dengan papih, biasannya aku akan selalu ada disamping papih, tapi tak masalah aku harus melupakan segalanya dulu baru aku pulang. Jangan sampai nanti aku pulang lagi bersama papih dan aku kembali merebut Adnan, aku tak mau terus menjadi orang seperti itu "


...----------------...


"Mama sedang mendengar Ayana mengandung kembali. Jaga dia dengan baik-baik kandungannya masih sangat muda kan.Mama ingin kamu tidak melakukan kesalahan yang sama seperti dulu percaya dengan orang lain, percaya dengan apa yang baru kamu lihat kamu harus menyelidiki semuanya terlebih dahulu kalau nanti terjadi hal yang sama seperti itu lagi kamu harus teliti Adnan"


"Iya Mama, Adnan akan menjaga Ayana dengan baik Adnan tak akan melakukan kesalahan yang sama lagi. Tapi aku bersumpah pada Mama kalau aku dengan Ayana melakukannya saat kami menikah, perhitungan dokter itu_"


Mama Linda langsung menyela kata-kata dari anaknya itu, mama Linda senang sekali saat tadi Adnan menelpon dan memberi kabar tentang Ayana yang mengandung. Sungguh ini adalah kabar yang begitu membuatnya makin bahagia lagi "Iya Mama mengerti, Mama tahu perhitungan dokter seperti apa tidak usah menjelaskannya. Mama yakin kamu dan juga Ayana tidak mungkin melakukan hal itu sebelum menikah, mama tahu bagaimana Ayana dan kamu Adnan, jadi tak usah menjelaskan apa-apa pada Mama ya "


"Baiklah kalau mama sudah mengerti, aku takutnya Mama berfikir yang jauh berpikir kalau aku dan juga Ayana sudah melakukan itu terlebih dahulu sebelum menikah"


"Tidak Mama tidak berpikir ke sana. Mama ingin langsung bicara dengan Ayana dan berterima kasih karena dia sudah mau mengandung anak kamu lagi, tapi sekarang Ayana sedang tidur ya"


"Iya Ayana sedang tidur, apa Mama tidak mau berterima kasih pada Adnan, di sini kan Adnan yang bekerja. Adnan yang membuat Ayana bisa mengandung seperti itu "


"Baiklah aku senang mama senang. Aku akan tidur dulu ya, ini sudah sangat malam Mama juga segera tidur. Aku hanya ingin memberi kabar itu nanti pagi Mama pergi saja ke sini untuk bisa bertemu dengan Ayana. Ayana pasti akan senang saat mama datang kemari nanti "


"Baiklah Mama akan pergi ke sana besok pagi, sebenarnya Mamah ingin sekarang pergi ke sana tapi takutnya nenek sudah ada di sana nanti kalau nenek sudah ada di sana maafkan Mama kalau mama kembali lagi tidak langsung masuk. Mama tidak mau nanti ada pertengkaran dengan nenek, nenek masih benci dengan Mama. Mama tak mau membuat nenek makin kesal dan benci dengan Mama "


'Iya Mah Adnan tahu, nanti kalau misalnya nenek menginap di sini Adnan yang akan datang ke rumah mama bersama Ayana, sekarang juga Ayana selalu ikut Adnan untuk pergi ke kantor, dia selalu ada disamping Adnan tak pernah Ayana lepas dari penglihatan Adnan "


"Kenapa kamu tidak membiarkan istrimu beristirahat saja di rumah, kenapa kamu membawanya ke kantor Adnan. Biarkan Ayana menghabiskan waktunya dirumah, pasti ada yang ingin dia lakukan, dia akan bosan kalau setiap hari ikut dengan kamu bekerja, biarkan dia bebas "


"Aku tidak mau meninggalkan Ayana sendirian di rumah Mah, meskipun di sini banyak pelayan tapi tetap saja aku ingin membawa istriku itu kemana-mana, aku benar-benar tak bisa jauh dari Ayana ma. Dikantor juga aku sudah menyiapkan segalanya jadi Ayana tak akan bosan "


"Kamu harus selalu berhati-hati ingat Ayana itu sedang mengandung, dia harus selalu berhati-hati dan jangan sampai ada yang melakukan sesuatu padanya kamu harus selalu waspada ingat Fira akan mengintai kalian kapanpun, dia bisa datang kapan saja dan menghancurkan kalian lagi, jangan terlalu percaya kalau dia berubah "


"Dia sudah tidak ada di sini mah, dia sudah dibawa pindah oleh Papinya dan aku yakin dia tidak akan mengganggu Rumah tanggaku lagi. Dia sepertinya sudah berubah, kalau dia masih sama mungkin dia sudah kabur dan menemui aku. Aku yakin Fira sudah berubah sekarang "

__ADS_1


"Mama takut dia hanya pura-pura berubah saja, kamu tahu kan dia itu seperti rubah bisa berubah kapan saja, jangan pernah percaya padanya dia bisa saja menghancurkan rumah tangga kalian nantinya, Mama tahu seberapa licik Fira itu dia tidak akan pernah bisa berubah sampai kapanpun dia akan melakukan berbagai macam cara Adnan"


"Mama pernah terjebak dengannya, mama pernah merasakan bagaimana licik ya Fira, dia benar-benar perempuan gila"


"Iya Mah Adnan mengerti, sudah sekarang Mama istirahat Adnan juga akan beristirahat dan menemani Ayana tidur dulu "


Mama Linda menganggukan kepalanya, dia langsung mematikan sambungannya Adnan juga langsung menyimpan ponselnya, Adnan menatap istrinya yang ada di sampingnya.


Istrinya itu masih saja terlalap dengan nyenyak, tidak terganggu sedikitpun. Padahal dari tadi Adnan terus saja nyerocos berbicara bahkan tadi juga Adnan berbicara dulu dengan Marco karena ada beberapa pekerjaan yang harus mereka bahas, tapi istrinya masih tertidur dengan lelap.


Adnan mencium seluruh wajah istrinya dan itu sama sekali tidak berpengaruh, istrinya masih terlelap dengan nyenyak sekali.


"Apakah semua orang hamil akan seperti ini, kenapa dia kuat sekali tidurnya. Aku jadi malah takut nanti saat bertemu dengan dokter kandungan Ayana aku akan bertanya tentang hal ini "


Adnan membaringkan tubuhnya dan memeluk istrinya "Selamat tidur sayangku, terima kasih kamu sudah memberikan kami kebahagiaan lagi, berkat dirimu aku bisa kembali dekat dengan Mamaku dengan nenekku dengan semua keluargaku. Terima kasih kedatanganmu memang membawa perubahan kamu memang perempuan hebat aku mencintaimu sangat mencintaimu, aku tak akan pernah melepaskan kamu sayang, aku akan terus mempertahankan kamu apapun yang terjadi nanti "


Adnan langsung menutup kedua bola matanya, menyusul istrinya untuk tertidur lelap dan bermimpi yang indah. Semoga saja istrinya masuk kedalam mimpinya, agar mereka selalu bersama bahkan dalam mimpi pun.


...---------------...


Fira yang terbangun dari tidurnya langsung terduduk. Fira mengambil minum dan segera meminta dengan cepat. Setiap malam Fira selalu saja memimpikan Adnan memimpikan dulu saat mereka masih menjadi suami istri, kenapa sih dirinya ini terus saja seperti ini.


"Sebenarnya harus bagaimana aku melupakan Adnan, kenapa begitu sulit melupakan dia, dulu saja saat aku melupakan Rio tidak sesulit ini tapi Adnan kenapa susah sekali. Aku ingin lepas darinya aku ingin menjadi Fira yang baru tapi rasanya seperti sudah sekali, berat sekali. Adnan tolong pergi dari hatiku ini, aku ingin melupakan kamu tapi sulit sekali "


Fira keluar dari dalam kamarnya, Fira duduk di dekat meja makan. Fira harus dengan cara apa ya melupakan segala masa lalu yang pernah terjadi padanya itu terutama melupakan Adnan, itu yang lebih penting baginya. Adnan adalah hal utama yang harus dia lupakan secepatnya.


"Apakah aku harus memiliki pacar, baru aku bisa melupakan Adnan, melupakan segalanya tapi siapa yang mau jadi pacar aku. Aku tidak bisa gegabah kan memilih seseorang. Bisa-bisa nanti aku malah gagal lagi aku tidak mau gagal lagi, aku mau langsung menikah nantinya "


"Apa aku kembali pada Rio tidak mungkin juga, dia tidak akan mungkin menerima aku dia tidak akan mau dengan aku. Apalagi dulu aku pernah membuatnya kecewa. Aku menikah dengan Adnan dan meninggalkannya tidak tidak seharusnya aku tidak boleh sampai berpikir ke sana lagi. Lalu bagaimana aku cara melupakannya, pusing aku ini "


Fira mengacak-acak rambutnya dengan kesal, apakah semua orang selalu begini sulit untuk melupakan masa lalunya, melupakan orang yang dicintainya memang kalau dipaksakan seperti ini memang sulit untuk melupakan segala halnya.

__ADS_1


Tapi Fira benar-benar ingin melupakan Adnan dari hidupnya, dari pikirannya dari hatinya Fira sudah tidak tahan kalau terus mengingat rasanya cinta ini makin dalam saja pada suami orang itu.


__ADS_2