Aku Bawa Mereka

Aku Bawa Mereka
Bab 29


__ADS_3

"Kenapa mata aku harus sampai ditutup Adnan, ada apa ini"


"Sudah sayang, pelan-pelan saja ya. Aku akan baru kamu duduk. Tapi tunggu sini tasnya aku simpan dulu ya"


Adnan mengambil tas istrinya dan menggantungkannya dikursi. Lalu membantu sang istri duduk. Adnan ketempat duduknya.


"Coba sayang buka sekarang "


"Baiklah, tak akan ada yang aneh-anehkan "


"Tentu saja tak ada yang aneh"


Ayana membuka penutup matanya itu sendiri. Ayana tersenyum melihat dinner romantisnya ini "Kamu menyiapkan ini sendiri sayang "


"Emm, sebenarnya dibantu sayang, tapi apakah kamu suka dengan kejutan aku ini "


Ayana langsung menganggukan kepalanya "Aku suka sekali. Aku sangat suka sekali "


Tiba-tiba ada suara musik. Ayana melihat ada yang menyanyi dipanggung. Tentunya bernyanyi romantis. Ayana tersenyum melihat itu. Menatap Adnan sekilas lalu kembali orang yang bernyanyi itu.

__ADS_1


"Istriku apakah kamu akan terus fokus pada mereka"


Ayana mengalihkan pandangannya pada suaminya "Maafkan aku, aku begitu suka dengan suara sangat cantik sekali suaranya"


Adnan mengenggam kedua tangan istrinya "Aku senang melihat kamu bahagia seperti ini "


Ayana mencium tangan Adnan "Aku lebih bahagia lagi "


Tanpa mereka sadari ada orang yang mengintip. Orang itu mengusap air matanya yang mengalir. "Fira ayo pulang "


Ternyata itu Fira. Tangan Fira ditarik dengan kasar "Kamu ini kesini hanya untuk melihat mereka. Kenapa kamu menangis apakah kamu mulai menyimpan rasa pada Adnan. Bukannya kamu bilang ini hanya pura-pura saja kan "


"Aku bisa memberikan itu padamu tak usah menangis ayo kita pulang sekarang "


Tangan Fira ditarik kembali, Fira masuk kedalam mobil dan laki-laki itu langsung melajukan mobilnya dengan cepat.


"Aku tidak mau sampai kamu nanti malah suka dengan Adnan. Aku jadi ragu membiarkan kamu menikah dengan Adnan, apakah kamu yakin tak akan menyimpan perasaan sama sekali. Sedangkan sekarang saja kamu sudah menangis melihat Adnan dengan perempuan lain "


"Tidak akan, aku tak akan mungkin jatuh cinta sama Adnan. Aku minta kamu cepat bantu aku, aku ingin semua ini cepat selesai dan aku bisa mengambil harta Adnan. Aku janji setelah itu kita akan bersama lagi "

__ADS_1


"Baiklah aku akan membantumu segera, tapi awas saja sampai kamu bener-benar jatuh cinta pada Adnan maka aku sendiri yang akan membongkar semuanya aku tak akan segan-segan Fira. Aku punya bukti segalanya "


"Iya iya aku mengerti, sudahlah aku ingin tenang dulu. Jangan terus memojokkan ku. Aku tak akan mungkin suka Adnan tenang saja "


"Baiklah aku pegang ya janji kamu itu awas saja kamu bohong "


"Tidak aku tidak bohong "


Fira mengalihkan padannya kearah kaca. Sebenarnya Fira sedang cemburu pada Adnan. Entah kenapa hatinya begitu sakit melihat mereka seperti itu. Fira tak akan membiarkan mereka bahagia.


Adnan harus menjadi miliknya, miliknya seorang tak boleh ada yang memiliki Adnan. "Fira tatap aku "


"Ada apa lagi fokus saja menyetir, aku sudah bilang kan tak akan jatuh cinta pada Adnan jangan ketakutan seperti itu " bentak Fira dengan kesal. Pacarnya ini menyebalkan sekali sih. Fira ingin tenang tapi terus saja diajak bicara.


"Aku takut kamu berpaling "


"Turunkan aku, pusing aku "


"Aku tak akan bicara lagi maafkan aku "

__ADS_1


__ADS_2