Alasan Kami Menikah?

Alasan Kami Menikah?
Vacation Part 8


__ADS_3

"Keadaan lu gimana!?" Tanya Sayang mendekati ku seperti punya tujuan. "Udah enakan belom?"


Cih, kenapa dia jadi sok peduli padaku. Padahal tadi jelas-jelas dia meremehkan ku.


"Aku udah ga kenapa-napa kok. Beneran udah sehat." Jelasku dengan senyum palsu.


Tiba-tiba dia mendekat lagi ke sisiku, sangat dekat bahkan wajahnya hampir menyentuh wajahku.


"Ahh..kaget. kau kenapa sih!?" Ujarku yang spontan langsung menjauh.


Dia tersenyum nyengir sampai menampakan gigi taringnya yang panjang seumpama vampir, lalu mendekat lagi sampai tubuhku tercondong.


"Apa lu beneran ngaggap gua ini saingan?" Tanyanya dengan senyum menggelembung.


"A-apa yang kau bicarakan?" Aku sampai menopang tubuhku dengan tangan sebelah karena dia terus mendesakku.


Hah, yang benar saja, dia malah tambah tersenyum aneh dan menatapku seolah bilang, aku tidak ada apa-apanya di bandingkan dia.


"Lu tau ga? Archie tuh sebenarnya dari dulu udah biasa di kelilingi cewe-cewe cantik dan berkelas, bahkan udah ga keitung berapa banyak cewe yang deket ama Archie tapi ga ada yang bener-bener di seriusin." Kelakarnya, "dan, engga tau kenapa..."


Dia melihatku dari atas sampai bawah, persisi seperti lalat yang baru pertama kali bertemu capung.


"Archie malah tertariknya ama cewe kayak gini!!" Ujarnya terang-terangan meremehkan ku.


Aku diam saja dan terus menatapnya tanpa getir. Selama ini aku sudah susah payah berjuang untuk berada di titik ini, menghancurkan segala presepsi tentang Archie, dan melampaui diriku sendiri dalam hal bersabar. Maka dari itu, aku tak kan kalah dengan siapa pun, termasuk wanita ini.


"Hei Anya! Apa lu ga penasaran, kenapa Archie bisa senurut itu ama gua!!" Sayang tak hentinya memprovokasi ku. "Lu mau tau kenapa?"


Aku terpekur dan menatapnya dengan pandangan benci, tapi dia menikmatinya dan terus tersenyum picik.


Dia mendekat ke telingaku sembari terkekeh kecil, "karena gua adalah cinta pertamanya Archie!!" Bisiknya seperti setan.


Tanpa sadar, pandanganku berlahan melorot dan tertunduk tak berkutik. Tanganku sampai gemetar karena merasa kesal.


Cinta pertama katanya, apakah benar kalau hubungan mereka berdua sespesial itu? Pantas saja Archie bersikap seperti itu dan memperlakukannya dengan istimewa. Bisa-bisa nya Archie membawa cinta pertamanya kemari dan tak mengatakan apa pun kepadaku. Ini benar-benar membuat ku kesal, kenapa Archie memperlakukan ku seperti ini.

__ADS_1


"Sekarang lu tau kan hubungan kami gimana!!" Sambungnya lagi dengan wajah menyebalkan seperti adegan mak lampir yang berhasil menyantet musuhnya.


"Jadi jangan terlalu berharap kalau lu satu-satunya cewe yang dia sayang, karena masih ada gua di sini!!"


Dia langsung pergi meninggalkan ku yang tertunduk lemas, dada ku membara seperti di tuang lelehan timah panas.


Dalam sekejab sifatnya berubah drastis, padahal kemarin malam aku sempat akrab dan tidur berdua dengannya. Kenapa Archie merahasiakan ini dari ku, kenapa tak ada yang memberitahu ku padahal Hendri dan Sakurai juga akrab dengannya! Ini benar-benar menyebalkan.


************


Akhirnya kapal berhenti dan menambatkan jangkarnya di tengah lautan yang terdapat terumbu karang yang menakjubkan di bawah sana.


Sepintas di atas air dapat di saksikan hamparan terumbu karang berwarna warni dengan bermacam-macam bentuk dan rupanya. Terlihat juga ikan kecil maupun besar yang hulu lalang memajangi penglihatan kami.


Karena banyak di antara kami yang baru pertama kali menyelam, maka setengah jam sebelumnya kami di beri pelatihan bagaiamana cara menyelam dan di awasi secara langsung dengan penggunaan tabung oksigen di dalam air.


Semuanya terasa menyenangkan karena anak-anak melakukannya dengan suka cita.


Tapi ada satu hal yang membuat batinku terusik.


"Yang bener dong lu!!" Ujar Sayang yang merasa terusik dan memprotes Archie.


"Kok lu nyolot sih, gua kan udah ngajarin dengan bener!" Balas Archie dan kembali membenarkan postur tubuh Sayang.


Wanita itu keenakan karena di pegang Archie sana sini, ini tak bisa di biarkan.


"Salah, yang bener tuh gini!!" Ucapku yang langsung memecah belah mereka, dan mengambil alih peran Archie.


Plaakk...


"Awww..." teriak Sayang kaget.


"Harusnya yang ini ga usah di tonjolin, tar kamu malah keram!!" Aku menampar bokong Sayang, karena dia terlihat sangat amat ingin menggoda Archie dengan tubuhnya.


Karena di antara kami yang punya pengalaman menyelam hanya Hendri, Sakurai, Archie, Rio, Tora, dan aku. Maka mereka yang setengahnya tak punya pengalaman menyelam, wajib berpasangan dengan kami yang sudah berpengalaman.

__ADS_1


Tentu saja, halangan terbesarku adalah Sayang. Dia langsung mengamit lengan Archie dan memilihnya sebagai rekan menyelam, dan saat itu lah aku kembali beraksi.


"Archie, kamu bareng Dafa aja. Dia beneran parah banget ampe ga bisa napas di dalam air." Ucapku yang seakan pasrah di pasangkan dengan Dafa.


"ahh, tapi kan Archie udah bareng gua!!" Sanggah Sayang memelototiku seakan sedang menyerang balik.


Aku menanggapinya dengan tersenyum santai. "Yaudah sih, tapi kalau terjadi apa-apa ama anak orang, gua ga tanggung jawab!!"


Archie langsung melepaskan tangan Sayang dari lengannya dan langsung menyusulku, dan bisa ku lihat wajah Sayang yang tak senang karena di campakkan.


*************


"Lagian lu tuh aneh banget?!" Cetus Sayang tiba-tiba menghentikan ku setelah keluar dari air untuk beristirahat sebentar. "Gua baru nemu cewe yang kelakuannya beda kayak lu!!"


"Kau ngomong apa sih?" Jawabku tak memperdulikannya dan naik ke atas kapal.


"Hei, Anya!! Hei, hei." Dia memanggilku tapi aku tak mengidahkannya lalu meninggalkannya yang masih di dalam air.


Matahari mulai meninggi anak-anak naik ke atas kapal untuk beristirahat atau sekedar melepas lelah.


Tapi ada juga sebagian dari mereka yang masih tetap di dalam air, dan informasi yang di berikan Tora kemarin memang akurat, kalau Rio itu jago renang dan ahli menyelam. Dia bahkan bisa menahan napas selama 7 menit dengan kedalaman air kurang lebih 4 meter. Lalu dia juga bisa berenang dengan sangat gesit dan lincah layaknya ikan dugong yang tubuhnya itu sudah menyatu dengan air.


Ini mangkin menambah daftar kecurigaanku melekat padanya.


"Duh parah, panas banget!!" Keluh yang lain sembari mengipasi diri mereka dengan tangan.


Tak lama kemudian datanglah berbondong-bondong para pramu saji dan jajaran bawaan-nya. Dalam waktu kurang dari 5 menit, kapal ini berubah menjadi surganya kuliner dari hasil laut yang melimpah ruah.


Saat ku lihat Sayang dan Archie duduk berdampingan di hadapan anak-anak, saat itu juga naluri bertahanku bangkit dan langsung menangkap sinyal waspada di depan mataku. Saat Sayang menyuruh Archie membuka mulutnya untuk menerima suapan darinya, secepat kilat menyambar, aku langsung menggantikan posisi Archie sehingga makanan itu masuk ke dalam mulutku.


"Anya, se-sejak kapan lu di sini!?" Sayang kaget bin frustasi menyaksikan kecepatan tak masuk akal pergerakan tubuhku, dia ternyata belum tau kekuatan para istri yang berubah menjadi ganas saat suaminya tercuri.


"Sini lu, napa makan dari tangannya dia sih. Lu ga tau dia udah cuci tangan apa belom!!" Cerca Archie yang tak peka sambil menyuapiku dengan hidangan yang sama.


"Gua juga dong!!" Pinta Sayang pada Archie yang tak tahu malu sambil memejamkan mata dan membuka mulutnya.

__ADS_1


Aku mengambil alih peran itu, dan langsung menjumput makanan di atas meja lalu menyumpalnya ke dalam mulut Sayang. Meskipun dia kesal tapi dia tak bisa berbuat apa-apa dan memakan makanan yang ku berikan dengan sekuat tenaga menerimanya.


__ADS_2