Assistant Love Assistant

Assistant Love Assistant
AFTER MARRIAGE LELE PART 41 Special Angel & Jerry


__ADS_3

Sementara itu di tempat yang lain, tepatnya di Springfield. Di apartemen Jerry Atkinson dan Angelina Diana Janson, istrinya. Mereka berdua sedang berdoa bersama. Sudah sekitar dua bilang ini sejak pendarahan ringan yang di alami Angel waktu itu, mereka lebih menjaga diri dan mendekatkan pada yang maha kuasa karna semuanya tergantung pada Nya.


Kalau Lexa dan Leon, kakak kandung dan ipar mereka sedang berusaha kembali memiliki momongan, Angel dan Jerry pun berusaha untuk mempertahankan janin yang telah berkembang dan akan melahirkannya.


Dokter sudah memperingati Jerry dan Angel ada suatu kelainan yang dialami oleh janin mereka tapi dokter bisa memastikan ketika di usia kandungan enam belas atau tujuh belas Minggu. Angel pun kini tinggal bersama Jerry di apartemen mereka di kota. Jerry mengambil satu asisten wanita yang cukup handal yang dapat membantu seluruh kegiatan Angel. Dia tidak mau merepotkan ibu mertuanya karna masih harus mengurusi ayah mertuanya dan Juan yang masih terpaut kecil . Angel yang kondisinya harus terus terpantau mengharuskan Jerry memberikan yang terbaik baik istrinya. Sementara Angel juga ingin bersama suaminya jadi tidak bisa tinggal di desa bersama ibunya seperti sebelumnya.


Mereka telah berdoa. Hari ini kebetulan asisten mereka meminta cuti satu hari bertemu dengan keluarga mereka. Angel dan Jerry hanya berdua di apartemennya. Jerry memutuskan untuk tidak bekerja satu hari ini untuk menjaga dan menemani Angel . Setelah berdoa, Jerry melihat Angel tampak menundukan kepalanya. Dia memegang perut yang sudah mulai membuncit itu dan terlihat satu tetes air matanya membasahi gundukan besar itu.


"Sayang, semua akan baik baik saja. Percayalah, tiada yang mustahil bagi Tuhan! Kau harus mengingat kata kata ibumu ya?" Tutur Jerry mengelus lembut punggung istrinya.


"Bagaimana kalau terjadi sesuatu, suamiku?" Angel kembali memastikan dan menatap suaminya. Wajahnya sudah dipenuhi lelehan air mata .


"Tidak apa apa. Lalu mau bagaimana? Apakah kau mau menggugurkannya?" Sejatinya Jerry hanya menggoda istrinya agar dia bisa melihat semangat istrinya lagi.


"Tidak! Apapun yang terjadi, aku mau anak ini lahir dan melihat dunia! Apapun! Kau juga harus menerimanya sayang!" Dengus Angel mempertontonkan wajah nya yang penuh keyakinan.


"Kau bicara apa? Ini darah dagingku!" Jerry memegang perut istrinya.


"Yang di dalam perutmu adalah darah dagingku Angel! Anakku! Kau dan anak ku adalah keluarga ku yang hanya kalian yang aku miliki! Mana mungkin aku tidak menginginkannya? Kau tahu kan bagaimana diriku berjuang sebatang kara tanpa siapapun? Dan kini aku sudah menikah denganmu, aku bersatu denganmu dan menciptakan darah dagingku sendiri! Jangan pernah berkata seperti itu sayang! Apapun yang terjadi, aku akan tetap mengingini anak ini. Karna ini adalah Anak kita. Hasil cinta kita sayang!" Tambah Jerry menatap Angel penuh cinta dengan mata yang berbinar binar.


Angel tak kuasa dengan kata kata suaminya. Dia pun mencium bibir Jerry dengan cukup bergairah namun penuh kelembutan. Jerry membalasnya dengan pelan dan tak lama menarik diri.


"Jangan terlalu lama, aku takut akan meminta kewajibanku, karna sejak hamil kau semakin cantik dan menggairahkan Angel!" Gumam Jerry memegang dagu Angel.


Angel tersipu malu.


"Aku serius! Kalau dokter sudah mengijinkan diriku memakaimu, maafkan aku jika aku terus meminta padamu!" Bisik Jerry menatap menggoda Angel.


"Kau sudah tertular virus mesum kakakku!" Angel mencubit hidung Jerry yang tersenyum manis padanya.


Entahlah, keindahan ini akan terus tertoreh dalam kehidupan mereka atau tidak. Namun, nyatanya mereka akan terus saling membantu dan mendukung. Karna semua masalah yang menimpanya akan ada masanya untuk berakhir selama mereka menghadapinya dengan keyakinan dan percaya diri.


Kini Jerry menggandeng tangan Angel menuju ruang tunggu dokter spesialis kandungan yang sudah memberikan mereka pelayanan. Jantung Angel berdegup tak karuan. Sebelumnya, Angel sudah mengikuti serangkaian pemeriksaan kehamilan seperti test darah, rongten bagian rahim dan janin nya sampai pemeriksaan virus virus yang mungkin terjangkit. Dia sungguh takut akan hasil yang akan dikatakan dokternya. Pasal nya Angel sudah mendapat penglihatan penglihatan dari mimpi mimpinya yang aneh belakangan bulan ini.


Sebut saja dia pernah bermimpi melihat anak ayam di depan rumahnya di desa namun tidak memiliki mata. Begitu menyeramkan dan membingungkan baginya. Dia tidak mengerti arti mimpi itu jadi dia hanya bisa berdoa ketika bangun pagi dan meminta yang terbaik dari yang kuasa.

__ADS_1


"Angel, sudah kubilang semua akan baik baik saja!" Jerry menekankan sambil mendekap erat tangan istrinya yang sedang menunggu panggilan. Angel mengangguk dan menatap suaminya tersenyum . Biar bagaimanapun dia harus kuat dengan apapun yang terjadi. Kalau dia tidak bisa kuat, dia tidak akan berguna lagi bagi suaminya. Dia sudah terlarut dalam ketakutan, dia tidak boleh membuat suaminya ikut lemah dan bersedih.


Akhirnya mereka memasuki ruangan dokter spesialis kandungan itu. Dokter Presley menyambut kedatangan mereka dengan jabatan tangan dan senyuman hangat.


"Nyonya Atkinson, bagaimana kabar anda? Saya harap anda dalam keadaan baik." Sapa dokter Presley memberi salam.


Angel hanya mengangguk. Dia sangat gugup dan tak ayal mata lancip nya terpancar karna terlalu penasaran dengan hasilnya. Sepertinya hasilnya sudah terlihat dari berkas berkas yang sudah diamati dokter sejak tadi.


"Baik Dokter, namun memang tersirat kepanikan kepanikan yang sepertinya sangat wajar. Bukan begitu kan?" Jawab Jerry menanggapi pertanyaan sang dokter.


"Ya, anda tepat sekali. Pantas saja, anda memasuki peringkat direktur utama paling bijaksana di beberapa kota kota besar ini Tuan Atkinson." Saut Dokter Presley memberi pujian pada Jerry.


"Dokter bisa saja. Itu hanya penilaian seseorang." Jerry terkekeh.


"Ya, bahkan predikat anda dapat mengalahi Tuan Prime, Tuan Jovanca dan Kebangsawanan Kwan." Sang dokter terus memuji kelebihan Jerry yang memang hanya sedikit dimiliki seseorang.


"Sebaiknya kau hanya mengatakan di depanku dokter karna kalau mereka mendengar, aku tidak tahu apa yang akan mereka lakukan padamu. Mereka juga masih kerabat ku, haha!" Balas Jerry ikut bergurau.


"Ya ya ya, aku juga mengakui kehebatan mereka. Baiklah aku tidak perlu berbasa basi lagi untuk menenangkan hati istrimu yang mana dia sudah sangat ingin tahu. Dan maafkan aku Nyonya Atkinson kalau aku harus menyampaikan ini pada kalian." Kata Dokter Presley kemudian. Dia harus memberitahu apa yang sudah menjadi penelitian dan observasinya selama ini.


"Katakan dokter! Kami akan menerimanya." Balas Angel sudah sangat penasaran.


"Lihatlah dua gambar ini Tuan dan Nyonya!" Sang dokter memperlihatkan dua gambar janin berusia enam belas Minggu. Gambar pertama dan kedua tampak sama namun Jerry yang sangat jeli menangkap sebuah perbedaan pada sebuah garis tak beraturan yang menghubungkan otak ke mata sang bayi. Gambar pertama memiliki garis tak beraturan yang serabutan sedangkan gambar kedua hanya beberapa tersirat garis tak beraturan tersebut. Jerry mulai memicingkan matanya dan menatap dokter Presley.


"Apa maksud dari garis tak beraturan yang berbeda ini dok? Kami mohon jelaskan dengan sangat detil! Aku menunggu!" Pinta Jerry mulai tegas. Angel menatap bingung suaminya. Namun, dia menangkap aura aura yang akan menyakitkan dirinya dan pria yang dicintainya ini.


"Iya Tuan Jerry! Maafkan saya membicarakan ini. Sepertinya anak anda akan mengalami kebutaan dini ." jawab dokter Presley dengan menautkan kedua tangannya.


"Noooo!!!" Angel reflek berdiri dan menutup mulutnya. Jerry langsung meraih pinggang istrinya untuk kembali duduk. Angel sudah menangis dan masuk dalam rangkulan Jerry. Ternyata mimpinya benar benar mengisyaratkan sesuatu.


"Bagaimana bisa dok?" Selidik Jerry yang sejatinya juga sangat terkejut. kesalahan apa yang ia lakukan sehingga Tuhan kembali memberinya ujian seperti ini.


"Ya, semua memiliki faktor faktor sehingga hal ini dapat terjadi. Ketika awal awal pendarahan waktu itu terjadi, istri anda ditangani oleh seorang dokter kandungan biasa. Namun, dia mencurigai sesuatu ada sebuah kelainan pada kinerja otak yang akan terhubung pada salah satu indera anak anda. Jadi dokter tersebut langsung menyerahkannya pada saya. Dan benar ketika saja observasi lebih dalam dan menginjak kandungan yang semakin meningkat, saya menangkap keganjalan pada retina dan sel Syaraf mata janin anda yang mulai terbentuk sempurna. Hal ini dikarenakan aliran darah yang seharusnya diterima oleh sang janin tidak tersampaikan dengan baik. Penyebabnya seperti stres atau pernah mengalami depresi ketika awal kehamilan, terinfeksi virus dan sepertinya Nyonya Angel tidak mendapat asupan nutrisi makanan yang baik." dokter Presley mencoba menjelaskan dengan rinci dan mudah dimengerti.


Angel sudah menitikan air matanya dan menggenggam tangan Jerry dengan sangat erat.

__ADS_1


"Angel tidak bisa memakan apapun dok! Dan memang waktu awal kehamilan, dia agak memikirkan kepergian ayahku. Emm, apakah ada cara menanggulanginya?" Jerry berusaha menguatkan diri dan ikut mengeratkan pegangan tangan istrinya supaya tegar menerimanya.


"Penyembuhan dapat terjadi ketika janin sudah dilahirkan. Namun, saya tidak begitu yakin hanya kelainan ini yang dialami oleh janin anda Tuan Nyonya. Saya bisa memberikan obat dan vitamin yang menunjang namun dari pemeriksaan yang saya sudah teliti dengan matang, saya tidak yakin janin anda selamat sampai waktu harus dilahirkan." tambah Dokter Presley ikut prihatin dengan semua keadaan ini. dia hendak memberikan option lain namun Angel seperti sudah mengerti tujuan kemudian Dokter Presley.


"Aku ingin anak ini!" Kata Angel menggebrak meja dokter Presley dan beranjak dari duduknya. Dia langsung keluar dari ruangan membuat Jerry sedikit tidak enak pada sang dokter namun Presley begitu memakluminya.


"Tuan Atkinson, saya mengerti perasaan anda dan istri anda. Untuk membuat anda yakin, silahkan anda memeriksakannya lagi pada dokter kandungan spesialis lainnya atau anda langsung kepada dokter spesialis retina anak. Di Springfield ada satu dokter yang berada pinggiran Springfield di sebuah rumah sakit perbatasan yang besar itu. Dan juga ada di Japanis. Anda bisa mencobanya." kata Dokter Presley menyerahkan dua kartu nama kenalannya yang merupakan dokter kandungan sekaligus spesialis mata.


"Saya percaya pada anda Dokter Presley namun sebelumnya saya akan membuat istri saya mengerti terlebih dahulu. Saya permisi." Jerry mengerti perasaan istrinya. hatinya juga patah dan perih namun dia harus menguatkan istrinya dulu dan memberinya pengertian serta dia harus menerima apa yang menjadi keputusan istrinya.


...


...


...


...


...


diriku mau nyanyi lagu Kerispatih : tersentak aku seketika, seakan akan tak percaya .. hemm lanjutannya Uda ga nyambung ga Uda dilanjutin haha .. heemm Angel .. aku juga mau menangiss 😭😭


.


next part 42


masih seputar Angel dan Jerry dan mungkin sedikit selingan Rico dan Solane gaes 😍😍


Lexa Leon tak ku sembunyikan dulu sebentar yaa 😁😁


option apa yang hendak diberitahukan sang dokter pada Angel dan Jerry? apakah Angel akan menerimanya? atau menolaknya?


.


Pada akhirnya vii meminta dukungan dari kalian melalui LIKE dan KOMEN nya, lalu bisa juga kasih RATE dan VOTE di depan profil novel yaa vii tunggu semua dukungan kalian 😍😍

__ADS_1


.


Thanks for read and i love youuuuu 💕💕


__ADS_2