Assistant Love Assistant

Assistant Love Assistant
AFTER MARRIAGE LELE PART 53: Special Angel & Jerry


__ADS_3

Rasa lelah yang terus tertatih tak ada bandingnya dengan Pengorbanan cinta yang berlebihan karna akan ada harga yang harus dibayar. Angel tidak peduli apa yang terjadi dengan keadaan dirinya selama bisa mempertahankan darah dagingnya di dalam tubuhnya. Sebisa mungkin Jerry memberikan kenyamanan bagi Angel. Sampai seperti apa Angel sanggup bertahan dan bagaimana Jerry menyikapinya?


...


Apartemen Keluarga Jerry Atkinson, Springfield, pukul 23.00.


Malam hari di Springfield terasa dingin menusuk karna beberapa Minggu ini sudah memasuki musim hujan. Pagi hari mendung gelap gulita namun ketika siang, matahari kembali menampakan dirinya menjadi sangat terik lalu kembali menggelap ketika matahari terbenam dan malamnya rintik hujan menghiasi kota tentram Springfield. Jerry baru saja kembali dari pekerjaannya karna ada rapat bulanan dan dia terpaksa menghadirinya. biasanya, apalagi sudah satu Minggu ini, dia lebih menitipkannya pada Jim karna kondisi Angel. dia tetap harus siaga menghadapi kalau kalau terjadi sesuatu pada istrinya itu. sementara Angel dengan sweater tebalnya setia di tempat tidur menunggu suaminya datang.


Kling!


Suara ponsel Angel berbunyi menandakan ada sebuah pesan masuk. Angel masih berbaring di tempat tidur sudah dua hari ini. Dia sering mengalami bercak darah tak normal dan sesekali demam serta kepalanya pening. Tak ayal sering mengalami kontraksi palsu di sertak flek kecil. Baru tadi pagi Angel melepas selang infus. Suster menyatakan kalau Angel sudah bisa makan tanpa asupan cairan makanan.


Jane terpaksa harus kembali tinggal bersama Angel dan Jerry karna mencemaskan keadaan anak perempuan semata wayangnya itu. Juan juga ikut karna takut terlalu lama. Larry terpaksa tetap tinggal di desa karna harus mengurus perkebunan mereka yang telah dikontrak bersama perusahaan argo bisnis. Larry dan Jane harus bekerja sama. Dia berdua bertekad hendak membuat warisan untuk anak anak mereka sebagai kenang kenangan jika Tuhan menghendaki mereka dipanggil. Sebuah pemikiran yang masa depan untuk anak anaknya. Mereka tidak peduli jika anak anak mereka telah sukses.


Malam itu Jane sudah tertidur bersama Juan. Jerry baru saja membuatkan teh camomile hangat untuk Angel. Untung saja Jerry datang dengan cepat karna Angel sudah dalam posisi duduk dan dia hendak meraih ponselnya. Namun, karna kondisinya tidak memungkinkan, dirinya terlalu lemah, Angel hendak terjatuh ke lantai. Jerry dengan sigap menaruh cangkir teh itu ke meja televisi dan menahan Angel agar tidak terjatuh.


"Kau ingin apa Angel?" Tanya Jerry menatap kedua mata lelah itu. Mata Angel masih sangat lancip namun di bagian bawahnya tampak memerah dan sedikit sembab. Setiap hari dia hendak menangis karna perutnya yang terus berguncang ketika menyantap makanan. Namun dia menahannya agar makanan tercena dengan baik untuk anak yang dikandungnya. Keletihannya terlihta ketika akhirnya sang air mata tak dapat tersimpan di kantung matanya. Air matanya saja sampai turun dengan sendirinya. Perjuangan seorang ibu yang hendak mempertahankan anaknya sebaik mungkin sampai masanya lahir.


"Sayang, kau masih lemah, tenanglah." Kata Jerry lagi.


"Ponselku berbunyi sayang." Kata Angel.


"Tidak bisa kah kau menungguku? Aku sudah sengsara melihatmu seperti ini sayang. Sampai apa kau tahu, aku ingin, aku ingin ..." Ujar Jerry namun Angel memotongnya.


"Jangan dikatakan! Itu sangat menyakitkan! Bagaimana bisa kau mau mengeluarkan anak kita yang belum kuat benar?!" Sambung Angel menatap tajam suaminya.


"Dia menyakitimu, mungkin benar kata kakakmu, kehamilan ini sungguh membuat kita menderita." Saut Jerry menundukan kepalanya bersedih mengapa sampai hati dia mengatakan hal ini. Padahal istrinya yang mengalaminya saja tidak pernah mengeluh.


"Semua akan berbuah manis sayang, tarik kembali kata kata mu! Kalau kau berpikir seperti itu, sama saja kau membunuh darah dagingmu sendiri." Balas Angel memegang lembut wajah Jerry. Jerry meraih tangan Angel dan membenarkan posisi mereka. Angel kembali duduk ke tengah tempat tidur dan Jerry di pinggir nya.


"Maafkan aku Angel! Aku terlalu mencintaimu! Jangan salahkan aku jika aku tetap lebih mencintaimu ketimbang anak kita nanti." Jerry mengecup tangan Angel.


"Sayang, ini hasil cinta kita, kau tidak boleh melupakannya." Angel mengarahkan tangan Jerry ke perut buncit Angel.


"Terimakasih sayang, kau begitu mencintai anak ku, anak kita." Tutur Jerry dengan matanya yang berkaca kaca.


"Karna ini sebagian dari dirimu dan diriku! Kita pasti bisa menghadapinya. Jangan seperti ini lagi ya. Kata kata mu menyakiti anak kita." Balas Angel lagi memberi peringatan. Angel seakan akan memberitahu Jerry kalau anaknya sudah dapat merasakan batin yang dirasakan orang tuanya.

__ADS_1


"Aku terlalu lemah melihat perjuangan dan pengorbanan mu ini Angel. Kau hanya perlu mendampingiku saja, aku sudah senang, tidak perlu sampai separah ini." Keluh Jerry mengusap matanya kasar. Dia tidak mau menangis di depan Angel. Angel sudah selelah ini, dia tidak boleh menambah beban istrinya ini.


"Kita akan bahagia Tuan Jerry, tenang lah!" Angel meraih dagu Jerry dan mendongakan kepalanya.


"You are really my angel, honey. You are really like angel. Aku tidak salah memilihmu menjadi teman hidupku. Aku, aku seperti selalu bersama seorang malaikat. Terimakasih malaikat ku." Jerry mengecup kening Angel. Dia juga meraih tangan Angel dan mengecupi punggung tangannya.


"Hanya ini yang bisa ku lakukan untuk membuktikan rasa cintaku padamu dan anak kita Jerry ku sayang." Angel tersenyum dengan bibir dan wajahnya yang begitu pucat.


"Aku tidak perlu pembuktian sayang, tanpa pemberitahuanmu, aku sudah tahu." Balas Jerry.


"Terimakasih juga sayang. Sekarang ambilkan ponselku, itu pasti Kak Leon dan Kak Lexa." Pinta Angel kemudian.


"Kau sangat merindukannya?" Tanya Jerry sembari meraih ponsel istrinya.


"Begitulah, hari ini mereka tepat satu tahun pernikahan sayang." Jawab Angel meraih ponselnya.


"Ya, sebentar lagi kita juga akan merayakannya." Balas Jerry. Dia pun membenarkan posisi duduknya agar bisa melihat bersama apa yang membuat istrinya semangat melihat pesan dari saudaranya di Legacy.


Jerry sudah duduk di samping Angel di atas tempat tidur. Jerry kembali meminta ponsel istrinya. Dia yang membuka ponsel Angel dan benar pesan ini kiriman dari Lexa dan Leon. Mereka sudah mengambil gambar dengan bunga yang Angel kirim. Angel meminta tolong pada sahabatnya Ana, untuk mengirimkan 15 bunga mawar yang segar dan terbaik ke Legacy dengan pengiriman paling cepat. Sekarang Ana yang mengurusi kebun bunga nya. Sesekali Ana juga ke kota menjenguk sahabat sekaligus majikannya itu .


"Mereka tampak bahagia sekali sayang." Kata Jerry.


"Lihat Angel, ini Lexa dan Leon bersama Dior dan Sherry. Ini Sherry yang sering bermain dengan Juan waktu itu kan?" Kata Jerry lagi ketika melihat foto Lexa dan Leon bersama Sherry dan Dior.


Angel melihat dengan tatapan sayu dan ingin sekali ia pejamkan namun dia berusaha mengangguk, merespon celotehan suaminya.


"Kemarin, Juan masih menanyakan Sherry, Angel. haha mereka berdua lucu sekali. Apa mereka sudah mengerti kata rindu? Haha." Jerry lucu mengingat Juan menceritakan tentang Sherry yang terus bercerita.


Angel mengangguk lagi dan akhirnya ia memejamkan matanya. Dia merasakan perut nya kembali sakit namun dia tidak mau membuat suaminya terus cemas. Mungkin ini hanya reaksi kontraksi palsu yang sering ia alami.


"Bagaimana setelah kau melahirkan selang tiga bulan, kita liburan ke Legacy, kita ajak Juan, Mommy Jane dan Daddy Larry. Oke sayang?" Tanya Jerry menunduk hendak memeriksa istrinya. Dia agak curiga karna Angel diam saja sejak bersandar. Namun memang benar batin seorang suami pada sang istri.


Angel sudah tak sadarkan diri dan Jerry merasa ada sesuatu yang basah di daerah tempat mereka duduk.


...


...

__ADS_1


...


...


...


Boleh nangis ga 😭😭😭


Uda ngebendung banget deh di kantong mata 😭😭😭


.


Next next part 53


Aku campur campur Anjer risol lele ya biar selesai barengan terus aku langsung mau ke season 2 wkwkwk 😁😁


Pokoknya dijamin tetap sambung menyambung menjadi satu itulah negara +62 haha 😅😅


Angel kenapa hayoo??


Jerry, bergegas dad !!


.


Beb, rekomen Novel Baper romance dari ku nii judulnya:


----- LOVE IN FRIENDSHIP -----


ketika sebuah persahabatan akan dikorbankan atau cinta yang dikorbankan untuk semuanya berjalan dengan baik?? cus diintip ya 😁


.


pada akhirnya Jangan lupa LIKE DAN KOMEN nyaa karna akan menambah semangat penulis untuk trus UP haha


Jangan lupa juga kasih RATE DAN VOTE di depan profil novel ya😍😍


.

__ADS_1


Thanks for read .. happy read and i love youu 💕


.


__ADS_2