Assistant Love Assistant

Assistant Love Assistant
ALA2 - Part 6. Catch You!


__ADS_3

Melompatlah sepintar tupai, dan berpikirlah secerdik kancil. Ya, Xelino menerapkan semua yang ia bisa untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, apakah Xelino berhasil? apa yang ia lakukan pada sekelumit permasalahan Carolyn yang sangat egois?


...


Sesampainya di rumah, ketika Carolyn sudah mengemas semua barangnya dia membersihkan dirinya. Setelah dia keluar dari kamar mandi yang terdapat di kamarnya, dia merasa ada sesuatu yang berbeda. Terdapat makan malam yang lengkap berada di meja sofanya. Dahinya mengernyit, mengapa makan malamnya ada di sini?


Carolyn segera mengganti jubah handuknya dengan pakaiannya. Dia hendak keluar tapi ketika dia membuka pintu kamarnya, pintu kamarnya telah terkunci.


"Apa apaan ini? Mommy! Cole! Laila! Ada apa ini?!!!" Teriak Carolyn dari dalam kamarnya. Seorang pelayan lain yang sedang membersihkan lantai atas mendengarnya.


"Ada apa Nona?" Tanya sang pelayan.


"Ada apa ada apa? Kenapa pintu kamarku terkunci?!" Bentak Carolyn.


"Itu Nona, kata Laila, tuan besar yang menyuruhnya mengunci kamar Nona dan memberikan makan malam di dalam," kata sang pelayan.


"WHAT?!! PANGGIL LAILA DAN COLE SEKARANG!!" teriak Carolyn lagi menjadi jadi. Pelayan tersebut langsung memanggil Laila karna tidak menemukan Cole di sekitar mansion.


"Nona muda, tenang Nona," kata Laila di luar kamarnya.


"Buka pintu kamarku sekarang!" Perintah Carolyn.


"Tuan tidak mengijinkanmu pergi ke Nederland, Nona. Kau harus di kamar sampai tiga hari ke depan. Maafkan saya nona!" Ujar Laila merasa tidak enak dengan Carolyn, tapi Gilbert lebih berkuasa


"WHAAATTTSS?!!! DADDDYYY!!! KAU BENAR BENAR JAAAHHAATT! MOMMY, MOMMY!!" kini Carolyn memanggil ibunya.


"Nyonya dan Tuan Besar sedang makan malam di bawah nona, katanya Nona makan saja di kamar," kata Laila memberitahu.


"Tidak mau! Argh! Katakan padanya aku tidak akan makan! Aku akan ke Nederland! Harus!!" Bantah Carolyn penuh penekanan.


Carolyn lalu kembali ke tengah kamarnya. Dia berjalan mondar mandiri dan menolak pinggangnya. Dia kesal sekali. Ayahnya benar benar menutup semua akses dirinya untuk membangun perusahaannya sendiri.


"Daddy you are so crazy! Kalau begini sama saja kau membunuhku pelan pelan, argh! Ini tidak boleh terjadi. Aku harus keluar dari kamar ini dan pergi ke tempat Casey! Aku tidak mau bekerja pada Bibi Rietha, tidak mau!! Apa yang akan dikatakan kelompok design ku?! Mereka semua langsung menjadi arsitek, senior arsitek bahkan meneruskan usaha ayah ibu mereka, sementara diriku? Anak Gilbert Delinsky? Percuma menyandang nama itu kalau aku hanya menjadi asisten? Kiamat! Semua orang akan merendahkan ku, seorang Carolyn Aneeta the queen of art interior! Tidak tidak tidak! Aku harus keluar, harus harus! Bagaimana caranya ya??" Carolyn terus berpikir.


Dia lalu meraih ponselnya. Dia menghubungi Casey dan menceritakan semua kejadiannya. Katanya Casey akan mencoba membantu tetapi Carolyn harus dengan cepat menaiki mobil agar ketika dia melarikan diri, dia bisa langsung pergi.


Carolyn juga menghubungi Lucas. Hanya Lucas yang selalu menurutinya. Asisten pribadinya merangkap bodyguard dan manager Carolyn sejak Carolyn dinyatakan sebagai duta perancang ruangan bertema go green terbaik sepanjang perjalanan dunia design. Sejak highschool, Carolyn sudah masuk dalam ranah design. Dia memang pintar sekali menggambar khususnya merancang beberapa interior yang cukup artistik dan futuristik. Karena bukan hanya menguasai tata letak, tetapi dia bisa menggambar bentuk 3D dan 4D nya sehingga penikmat design nya sudah bisa membayangkan apa yang hendak terjadi pada ruangan tersebut. Dengan berbagai kesibukan dan sayembara yang sering Carolyn ikuti, Lucas lah yang mengatur segala keperluan serta perlengkapan Carolyn sampai jadwal dan acara Carolyn.


"Besok kau harus bersiap di depan gerbang mengantarku ke bandara pukul 12 siang!" Perintah Carolyn pada sambungan telepon pada Lucas.


"Tapi Nona, ku dengar kau dihukum . Bagaimana bisa aku mengantarmu ke bandara?" Tukas Lucas sedikit takut.


"Kau dengarkan saja perintahku! Siapa yang menggajimu dan mempekerjakanmu?" Decak Carolyn memperingati.


"Kau nona!" Jawab Lucas merendah. Ya, memang selama ini Carolyn yang membayarnya dengan penghasilan sayembaranya tapi tetap saja Gilbert yang membawanya pada Carolyn.


"Nah! Jalankan saja, jangan pedulikan Daddy ku! Dia tidak bisa berbuat apa apa ketika aku sudah sampai di Nederland! Kalau perlu, kau ikut denganku, kau mengerti tidak?!"


"I i iya Nona, besok aku akan menunggumu,"


"Kau saja, jangan menyuruh anak buahmu yang tidak becus!"


"Iya nona!"


Carolyn menyeringai. Sejak dulu tidak ada yang bisa menghalanginya, siapapun itu! Dia menggenggam erat ponselnya dan menuju ke meja kerjanya. Dia menikmati makan malamnya dengan sangat anggun dan cantik.


...


Keesokan harinya, Gilbert benar benar dibuat bingung lagi bagaimana cara mengatasi Carolyn. Baru saja Laila melapor kalau Carolyn berhasil melarikan diri. Dia sudah pergi bersama Lucas. Cole sedang mengejar bersama anak buahnya. Jennifer juga sudah menghentikan Carolyn tetapi Carolyn malah mendorong ibunya. Walau agak kepikiran dan metasa bersalah mendorong ibunya, tapi dia tetap pergi bersama Lucas. Carolyn berlari sangat cepat melalui pintu samping sehingga ketika Carolyn menaiki mobil barulah para penjaga menyadarinya. Laila dan lainnya malah sibuk membantu Jennifer. Kaki Jennifer agak terkilir.


Bersamaan dengan Gilbert menunggu kabar dari Cole, Xelino memasuki ruangan bersama James. Dia hendak melaporkan hasil panen yang sebenarnya pada Gilbert dan hendak berkonsultasi mengenai umbi umbian yang ternyata banyak mengalami gagal panen.


"Selamat siang, tuan, maaf menganggu, kami ..." kata James tetapi terhenti karena melihat wajah Gilbert yang menunduk dan cukup bingung.


"Tuan Gilbert? Ada apa?" Tanya Xelino memberanikan diri. Gilbert tidak menyadari kedatangan mereka sampai dia mendengar suara Xelino.


Gilbert langsung mendongakan kepalanya.


"Xelino? Ah kenapa aku tidak kepikiran tentangmu! Sekarang juga, kau harus membantuku!" Pinta Gilbert sedikit memohon.


"Ada apa Tuan?!" Tanya Xelino.


"Hentikan Carolyn di bandara Springfield, dia hendak ke Nederland!" Kata Gilbert kemudian.


"Nederland? Bukannya bagus Tuan! Jadi dia tidak lagi menginginkan rumahku," tukas Xelino menaikan alisnya.


"Bukan begitu Xelino, kalau dia ke Nederland, dia akan bersama kakaknya dan kakaknya akan semakin membuat dirinya membangkang, manja dan semua yang ia inginkan akan terjadi. Sementara aku ingin dia bekerja keras, aku ingin merubah dirinya. Ayolah, bantu aku!" Gilbert setengah putus asa.


"Xelino, kau berani dengan anak Tuan Gilbert? Dia seram sekali seperti harimau! Aku saja tidak berani! Tapi jika kau membantu Tuan Gilbert, kau akan mendapat promosi darinya," bisik James meliriknya.

__ADS_1


"Ah iya kau benar juga," ujar Xelino menimbang nimbang.


"Xelino, apa yang kau inginkan akan kupenuhi, aku yakin hanya dirimu juga yang tidak akan mudah tertipu wajah manjanya. Anak itu bisa memanfaatkan semuanya!" Kata Gilbert lagi benar benar meminta tolong.


"Iya Xelino, dia memang sangat cantik," tambah James lagi.


"Diamlah! Aku bingung," decak Xelino masih berpikir.


"Xelino, tidak ada waktu lagi! Aku pastikan, Carolyn juga tidak akan menganggu kakek dan nenekmu, aku berjanji!" Gilbert benar benar mengharapkan Xelino mau membantunya.


"Kau yakin Tuan?"


"Yakin, pergilah! Gunakan semua caramu membawanya ke rumahku, kita bertemu di sana! Dia akan terbang pukul 1 siang ini!" Kata Gilbert meyakinkan Xelino.


"Sekarang pukul setengah 12 Xelino, kau harus bergegas!" James mengingatkan.


"Baiklah baiklah, aku akan pergi sekarang! Permisi Tuan,"


"Semangat!!"


Xelino keluar dari ruangan tapi kembali masuk lagi. Dia lupa kalau dia tidak boleh menunjukan mobil yang ia pinjam pada bibinya.


"Ada apa lagi?" Tanya James sedikit gemas dengan Xelino yang tegas tapi terkadang gundah.


"Aku pinjam mobilmu!" Xelino menengadahkan telapak tangannya.


"Pakai saja mobil kantor, Xelino, minta kuncinya pada Lidya!" Kata Gilbert mengerti maksud Xelino.


"Oh, baik tuan, permisi!" Ucap Xelino dan keluar meminjam mobil pada Lidya.


"Semoga Xelino bisa membawanya pulang!" Gumam Gilbert terduduk lemas.


"Pasti tuan! Bagaimana bisa Nona Carol melarikan diri dan sampai ke bandara?" Selidik James yang juga mengetahui kalau Carolyn dihukum.


"Ini semua karna Lucas! Aku akan menggantikannya!" Jawab Gilbert mengusap wajahnya.


"Hem, kurasa kalau Xelino bisa membawa Nona Carol kembali, dia bisa menjadikan anakmu lebih benar, Tuan, bagaimana menurutmu?" James memberikan saran.


"Kau benar James! Sepertinya tugas Xelino akan merangkap!" gumam Gilbert.


Gilbert meraih ponselnya menghubungi istrinya. Dia harus mengabari istrinya. Sementara itu James tidak jadi melapor. Dia melanjutkan tugas lainnya.


"Tuan, ijinkan aku masuk, aku harus menghentikan seorang dengan penyakit kolera! Kau tau kolera kan? Dia hendak ke Nederland dan dia tidak ada pengamanan!" pinta Xelino bersilat lidah.


"Dia siapamu?" selidik sang petugas mengernyitkan dahinya.


"Dia adikku, aku tidak bohong, kalau kau bisa, kau boleh mengikutiku, tapi kau sedang berjaga kan?" Xelino menaikan alisnya.


"Kau jangan menipuku ya?"


"Tidak! Aku akan kembali melewati tempat ini!"


Xelino pun diijinkan masuk. Dia melihat lihat memperhatikan sekeliling. Akhirnya Xelino melihat Carolyn. Carolyn mengenakan Coat panjang hitam dan Xelino sangat mengenali perawakannya. Xelino tersenyum dan berlari kecil ke arah Carolyn. Carolyn tampak sendiri dan mau berjalan ke ruang tunggu.


"Catch you! Ayo pulang!" Kata Xelino memegang pergelangan tangan Carolyn dan menariknya berjalan ke arah pintu utama. Carolyn tersentak dan mengikuti arah tarikan Xelino.


"Kau?! Kau?! Mau apa kau? Lepaskan aku! Aku tidak mau pulang!" Decak Carolyn mencoba melepaskan pegangan tangan Xelino tetapi sulit.


"Lepaskan aku! Lucas! Tolong aku! Tolong, siapa pun tolong aku, dia mah menculikku!!" Teriak Carolyn dan Xelino terdiam. Dia berbalik menatap tajam Carolyn.


"Diam! Tuan Gilbert menyuruhku untuk membawamu pulang! Kau tidak boleh ke Nederland!"


"Kau siapaku?! Aku tidak mau! Aku mau ke Nederland! TOLONGGG!!!" Carolyn makin menjadi jadi dan Xelino tidak peduli. Dia terus menarik tangan Carolyn sampai Lucas menghadangnya.


"Maaf Tuan, sebentar lagi pesawat ke Nederland akan berangkat. Kami harus segera terbang," kata Lucas menautkan tangannya dan masih berusaha sopan.


"Kau terbang saja sendiri! Aku harus membawa nona mu pulang!" balas Xelino hendak kembali berjalan.


"Tapi Nona Carolyn tanggung jawabku, Tuan!" kata Lucas lagi.


"Tanggung jawab apa? Aku akan menghubungi Tuan Gilbert sekarang kalau kau tidak percaya!" decak Xelino.


"Maaf tuan, jangan sampai aku menggunakan kekerasan," ucap Lucas melirik tajam Xelino.


"Hah? Kau mau apa? Dengan tangan satupun, aku bisa menghajarmu!" tantang Xelino.


Lucas lalu mendorong Xelino dan menarik tangan Carolyn menjauh dari Xelino.


"Sial, dia menipuku!" Decak Xelino dan dia dengan segera bangun lalu berlari mengejar Carolyn dan Lucas.

__ADS_1


Xelino berhasil kembali memegang tangan Carolyn.


"Aku sudah kesal tuan! Aku tidak mau bermain main, ini perintah Tuan Gilbert! Kalau kau mau protes, silahkan kau bertanya padanya!" Kata Xelino menunjuk Lucas dan menatapnya tajam. Tatapan Xelino benar benar membuat Lucas ciut, apalagi sudah dua kali Xelino mengatakan tentang Tuan Gilbert. Lucas jadi sedikit takut dan khawatir tentang pekerjaannya. Akhirnya Lucas diam dan tidak menghalangi Xelino membawa Carolyn. Sementara Carolyn terus meronta dan merajuk.


"Lepaskan aku keparat! Aku ingin ke Nederland! Lepaskan pria ********! Lepaskan! Tolong, aku diculik, tolongg!!" Carolyn terus merajuk bahkan berteriak.


Semua orang jelas sudah memperhatikan mereka. Apalagi dengan wajah Xelino yang sudah sangat geram karena perbuatan Lucas.


"Kubilang lepas, lepas!!" Kata Carolyn lagi menarik tangan Xelino dan menggigitnya.


"Argh! Kau? Kau benar benar seperti harimau!" Xelino menarik tangannya dan sedikit merintih.


"Masa bodoh! Sekarang rasakan pembalasanku! Aku akan ke Nederland!" Carolyn menatap Xelino dengan bengis.


"Tidak! Kau harus ikut pulang menemui ddadymu!"


"Coba saja!" Carolyn menyeringai.


"TOLOONNGGG!!! PRIA INI INGIN MENCULIKKU!! TOLONGGG!!!" teriak Carolyn sangat kencang dan memekakan telinga. Sontak semua orang menghampiri mereka.


"Ada apa ini?" tanya beberapa orang


"Dia, dia ..." Carolyn hendak berkata tapi Xelino lebih dulu.


"Aku adalah pacarnya tuan, nona sekalian," kata Xelino kemudian dan tersenyum.


"Apa?!" Carolyn menatap tajam Xelino.


"Ya, kau pacarku kan? Masa aku pacarmu mau menculikmu," ujar Xelino tetap tenang dan terus tersenyum.


"Ada apa ini sebenarnya?" Seorang petugas keamanan akhirnya menghampiri mereka.


"Tuan maafkan atas kekacauan ini, dia adalah pacarku," kata Xelino tiba tiba dan menarik tubuh Carolyn masuk dalam rangkulannya. Carolyn benar benar tidak menyangka Xelino mengatakan ini.


"Tidak tidak, aku bukan pacarnya!" Carolyn mencoba membantah tapi Xelino lebih cepat berbicara lagi.


"Dia pacarku, dia hamil," kata Xelino lagi.


Carolyn makin membelalakan matanya menatap Xelino.


"Hamil?" Beberapa orang sudah berbisik.


"Ya benar tuan, nona, pacarku sedang hamil dan dia mau ke Nederland untuk mengaborsinya, padahal aku mau bertanggung jawab, dia tega sekali kan? Aku bahkan ingin menikahinya tapi dia malah mau mengaborsi anak kita, oleh sebab itu aku menghentikannya pergi," kata Xelino menaikan alisnya.


"Aku bukan pacarnya dan aku tidak hamil!" Kata Carolyn sudah sangat kesal dan hendak menghempaskan tangan Xelino tapi Xelino menahannya dan malahan merangkul Carolyn lebih erat lagi.


...


...


...


...


...


kamu tau ga mba olyn kalo bapaknya jadi asisten terbaik karna tingkat kepercayaan dirinya yang begitu tinggi sampe langit gek lewat wakakak 😝😝


.


next part 7


bakalan perang kaga nii?


berhasilkah Xelino membawa Carolyn ke hadapan Gilbert?


bagaimana nasib Xelino selanjutnya?


.


Pada akhir nya Vii selalu ingetin jangan lupa kasih LIKE, KOMEN, karna ini merupakan wadah aku bisa tahu di mana letak kesalahan dan kelebihan untuk mood booster aku 😁😁


Dan boleh juga kasih RATE dan VOTE di depan profil novel .. kasih 5 bintang nya donggss 😍😍


.


pengumuman penjawab kuis cuap cuap terbaik di GC NT/MT dan GC WA yaa 😁😁


.

__ADS_1


Thx for read and i love you so much much more and again ❤❤


__ADS_2